Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kemenperin Pacu Pengembangan Industri Elektronika

Adhitya Himawan

Rabu, 18 Mei 2016 | 15:04 WIB
Kemenperin Pacu Pengembangan Industri Elektronika
Menteri Perindustrian Saleh Husin meresmikan pabrik baru televisi PT Sharp Electronics Indonesia di KIIC, Karawang, Jawa Barat, Rabu (18/5/2016). [Kementerian Perindustrian]

Suara.com - Industri elektronika nasional terus didorong agar terus berinovasi menyesuaikan kebutuhan konsumen. Pelaku industri juga didesak menjadikan Indonesia sebagai basis produksi berorientasi ekspor serta jadi bagian rantai produksi utama global.

Kementerian Perindustrian pun memacu pengembangan industri elektronika dalam negeri dengan memberikan berbagai kemudahan usaha baik fiskal maupun nonfiskal.

Merujuk Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) tahun 2015-2035, pemerintah telah menetapkan industri elektronika dan telematika termasuk di dalam industri prioritas karena merupakan salah satu sektor dengan tingkat pertumbuhan cukup tinggi.

“Diharapkan, industri elektronika di dalam negeri terus berkembang dan menjadi bagian dari supply chain (rantai pasokan) produk elektronika dunia,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin melalui keterangan tertulis saat menghadiri acara peresmian pabrik baru televisi PT Sharp Electronics Indonesia di Karawang International Industrial City (KIIC), Karawang, Jawa Barat, Rabu (18/5/2016).

Di Indonesia, saat ini, terdapat sekitar 250 perusahaan yang menghasilkan produk elektronika dan komponen baik untuk komponen ekspor maupun pasar dalam negeri.

Dalam upaya mencapai sasaran tersebut, Saleh menegaskan bahwa pemerintah berupaya sekuat tenaga untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif termasuk mendukung berkembangnya industri elektronika nasional, seperti pengembangan kebijakan tarif dan perpajakan, serta pengamanan pasar domestik melalui pengembangan dan pelaksanaan standardisasi bagi produk-produk elektronika baik standar yang terkait dengan keselamatan dan unjuk kerja maupun standar penandaan.

Sharp Investasi Rp3,9 Triliun

Presiden Direktur Sharp Electronics Indonesia Fumihiro Irie mengatakan, Sharp mulai memproduksi televisi di Indonesia pada tahun 1971 dengan jenis tv tabung hitam putih. Perusahaan ini terus berkembang dengan menghasilkan peralatan listrik rumah tangga (home appliances) dan industri audio video, diantaranya televisi, lemari es, freezer dan mesin cuci.

Pabrik baru televisi LED Sharp ini berkapasitas produksi 60 ribu unit per bulan atau 720 ribu unit per tahun. Hingga saat ini, nilai investasinya mencapai Rp 3,9 triliun dan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 3.756 orang. Sedangkan pabrik baru ini menciptakan penambahan tenaga kerja sebanyak 1.856 orang.

"Kami juga akan terus berinovasi memenuhi selera konsumen. TV LED Sharp dilengkapi fitur audio atau sistem speaker karena konsumen di Indonesia menyukai TV sebagai hiburan yang komplet," ujarnya dalam kesempatan yang sama. Kandungan lokal produk Sharp Electronics Indonesia telah mencapai 40 persen dengan melibatkan sebanyak 15 perusahaan komponen lokal.

Turut hadir Direktur Industri Elektronika dan Telematika Ditjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Zakiyudin, Kepala Dinas Disperindag Jawa Barat Hening Widiatmoko dan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan, dan Energi Kabupaten Karawang Hanafi.

Dengan keberhasilan Sharp Electronics Indonesia mengembangkan industri dan terus menambah investasinya di Indonesia, Menperin menyampaikan, hal ini menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara pilihan yang menarik dan tepat untuk berinvestasi. Seiring dengan jumlah produksi yang sedemikian besar, Menperin juga meminta Sharp mengembangkan pusat penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Investasi USD 10 Juta, BEST Kembangkan Produksi Elektronik Dalam Negeri

Investasi USD 10 Juta, BEST Kembangkan Produksi Elektronik Dalam Negeri

Foto | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:30 WIB

Siasat Tutupi Pelat Nomor Kendaraan Tak Lagi Ampuh, Kamera ETLE  Kini Identifikasi Wajah Pengendara

Siasat Tutupi Pelat Nomor Kendaraan Tak Lagi Ampuh, Kamera ETLE Kini Identifikasi Wajah Pengendara

Otomotif | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:36 WIB

LG Bawa Tren Housewarming Ala Korea ke Indonesia, Pamer Teknologi AI Rumah Tangga Super Canggih

LG Bawa Tren Housewarming Ala Korea ke Indonesia, Pamer Teknologi AI Rumah Tangga Super Canggih

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:00 WIB

Pabrik Kulkas Terbesar di Indonesia Resmi Beroperasi, Kapasitas Tembus 2 Juta Unit

Pabrik Kulkas Terbesar di Indonesia Resmi Beroperasi, Kapasitas Tembus 2 Juta Unit

Tekno | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:40 WIB

Polisi Incar Pengendara yang Suka Akali Kamera ETLE di Operasi Patuh 2026

Polisi Incar Pengendara yang Suka Akali Kamera ETLE di Operasi Patuh 2026

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 20:21 WIB

SIM Digital Resmi Berlaku, Kartu Fisik Kini Hanya Jadi Cadangan

SIM Digital Resmi Berlaku, Kartu Fisik Kini Hanya Jadi Cadangan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 18:10 WIB

Bahaya Deepfake AI Mengancam Dokumen Digital, Tanda Tangan Elektronik Jadi Solusi Aman

Bahaya Deepfake AI Mengancam Dokumen Digital, Tanda Tangan Elektronik Jadi Solusi Aman

Tekno | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:33 WIB

Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel

Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel

Video | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:00 WIB

Harga Barang Elektronik Naik Tajam, Penjualan Pedagang Turun 50 Persen

Harga Barang Elektronik Naik Tajam, Penjualan Pedagang Turun 50 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:19 WIB

Terkini

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:00 WIB

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:15 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:55 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB