Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Maluku Harus Mainkan Peran di Blok Masela

Angelina Donna | Suara.com

Sabtu, 28 Mei 2016 | 16:33 WIB
Maluku Harus Mainkan Peran di Blok Masela
Menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (12/10). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli mengatakan Maluku harus memainkan peran dan memanfaatkan peluang terkait pengembangan Blok Masela.

Rizal Ramli ketika memberikan Kuliah Umum di Universitas Pattimura Ambon, Sabtu (28/5/2016), menegaskan, pengembangan Blok Masela harus menjadi motor pengembangan wilayah dan pembangunan industri nasional.

Bukan hanya persoalan darat atau laut semata, tetapi menjadi momentum untuk mengubah paradigma mengelolaan SDA di Indonesia.

"Kita harus tinggalkan ekspor gas alam semata. Harus dibuatkan industri untuk memberikan nilai tambah," kata Rizal Ramli.

Dalam keterangan kepada pers itu, Rizal Ramli didampingi Wagub Maluku Zeth Sahuburua, Rektor Universitas Pattimura Prof Dr Marthinus J Saptenno, Direktur Acrhipelago Solidarity Foundation Engelina Pattiasina dan Anggota DPD RI Nono Sampono.

Rizal Ramli mendapat sambutan hangat sejak tiba di Maluku pada Jumat (27/5). Menko Rizal mendapat penyambutan secara adat ketika hendak memasuki Kota Ambon. Rizal Ramli dan rombongan dikelilingi dengan kain gandong.

Selain di Unpatti, Menko Rizal juga menyempatkan diri berkunjung ke Universitas Darussalam Ambon.

Selama memberikan kuliah umum, ribuan orang yang memadati aula Unpatti tampak serius menyimak paparan mengenai Blok Masela. Bahkan, tepuk tangan silih berganti bergema dalam ruangan yang biasanya digunakan wisuda.

"Ale rasa beta rasa. Apa yang Maluku rasakan, kami pun ikut merasakan. Maluku pahit, saya yang merasakan pahit," kata Rizal.

"Maluku sedih, kami merasa bersedih. Maluku bahagia, kami bahagia," kata Rizal yang disambut tepuk tangan.

Rizal Ramli mengatakan, persoalan darat atau laut Blok Masela terlalu sederhana karena yang sangat penting sumber daya alam digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.

Dia mengatakan dua hal yang membuat Indonesia tertinggal karena mengekspor sumber daya alam tanpa memberikan nilai tambah.

Justru negara importir yang menikmati hasil besar karena membangun industri. Blok Masela harus diikuti dengan pembangunan industri, termasuk industri turunan.

"Keuntungan yang diperoleh berlipat ganda jika membangun industri, belum lagi dengan adanya dampak tidak langsung," kata Rizal Ramli.

Rizal mengatakan, dengan pengelolaan yang tepat, Maluku akan menjadi daerah maju karena Blok Masela akan melahirkan satu kota baru. Untuk itu, dia mengharapkan Maluku mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Blok Masela Dibangun di Darat Berikan Dampak Besar

Jokowi: Blok Masela Dibangun di Darat Berikan Dampak Besar

Bisnis | Senin, 04 April 2016 | 21:05 WIB

Kilang Darat Blok Masela Tak Bisa Otomatis Memajukan Maluku

Kilang Darat Blok Masela Tak Bisa Otomatis Memajukan Maluku

Bisnis | Jum'at, 01 April 2016 | 19:06 WIB

BUMD Pengelola PI Blok Masela Masih Dibicarakan

BUMD Pengelola PI Blok Masela Masih Dibicarakan

Bisnis | Senin, 28 Maret 2016 | 18:51 WIB

Jokowi Perlu Waspadai Klaim Blok Masela dari Negara Lain

Jokowi Perlu Waspadai Klaim Blok Masela dari Negara Lain

Bisnis | Senin, 28 Maret 2016 | 15:49 WIB

Harus Ada Mitigasi Risiko Dalam Pengembangan Blok Masela

Harus Ada Mitigasi Risiko Dalam Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Sabtu, 26 Maret 2016 | 19:16 WIB

Menteri Rini Tegaskan BUMN Siap Terlibat Kelola Blok Masela

Menteri Rini Tegaskan BUMN Siap Terlibat Kelola Blok Masela

Bisnis | Sabtu, 26 Maret 2016 | 13:21 WIB

HIPMI Desak Pengembangan Blok Masela Libatkan Pengusaha Lokal

HIPMI Desak Pengembangan Blok Masela Libatkan Pengusaha Lokal

Bisnis | Jum'at, 25 Maret 2016 | 16:51 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB