Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

6 Strategi Cerdas Mengatur Keuangan Pribadi

Madinah | Suara.com

Selasa, 07 Juni 2016 | 12:41 WIB
6 Strategi Cerdas Mengatur Keuangan Pribadi
Ilustrasi [Shutterstock]

Suara.com - Di tengah-tengah gaya hidup sebagian orang saat ini yang cenderung boros dan menganggap tidak terlalu masalah jika uangnya habis hari ini, karena bulan depan juga akan mendapatkan uang kembali dari gaji perbulan atau pemasukan lainnya, menjadi alasan orang kurang tertib mengatur urusan keuangan. Gaji yang berjumlah besar atau keuntungan yang juga cukup besar yang Anda dapatkan dari hasil bekerja atau menjadi wirausaha, tetap saja harus bisa anda kelola dengan baik jika suatu saat nanti, Anda ingin hidup dengan keadaan finansial yang juga maksimal.  

Jika masih hidup sendiri, justru mengatur keuangan sendiri akan jauh lebih mudah, karena anda belum memikirkan biaya pendidikan untuk anak dan juga keperluan penting lainnya untuk keluarga. Anda perlu belajar mengelola keuangan pribadi dari sekarang, karena nanti setelah berumah tangga, sudah pasti akan banyak pengeluaran yang harus dianggarkan, supaya semuanya bisa terbayarkan. Namun, untuk mengelola keuangan sendiri saja rasanya masih terasa sulit jika memang selalu mengacuhkan hal tersebut.

Cobalah beberapa strategi ini untuk membuat anggaran keuangan pribadi anda. Strategi ini bisa berguna untuk anda yang masih single atau sudah berkeluarga. berikut uraiannya:

Mengetahui Keadaan Keuangan

Ketahuilah mengenai portofolio keuangan anda. Apa saja yang menjadi kewajiban pengeluaran tiap bulannya. Berapa biaya hidup anda rata-rata perbulannya. Jika anda suka menabung, berapa uang tabungan yang berhasil dikumpulkan hingga saat ini. jika punya pengeluaran lain seperti kewajiban membayar utang kartu kredit, anda juga perlu tahu berapa cicilan yang dikeluarkan tiap bulannya. Dengan mengetahui berapa rupiah dari setiap pengeluaran di atas, anda akan lebih mudah untuk mengatur keuangan nantinya.

Rajin Menabung

Rumus dari finansial yang sehat adalah memiliki banyak tabungan, atau anggaran untuk tabungan harus lebih besar dari yang lainnya, setidaknya 30% dari penghasilan bulanan. Karena kebutuhan anda dan keluarga nantinya akan lebih besar lagi, tabungan yang dikumpulkan dari sekarang hingga nanti akan sangat berguna. Sebaiknya pisahkan antara rekening tabungan, dengan rekening yang sering ditarik uangnya untuk kebutuhan sehari-hari. Menabung adalah hal pertama yang harus dilakukan, baru sisanya untuk memenuhi keperluan sehari-hari.

Belajar Budgeting

Dalam Manajemen, Budgeting ini sangat diperlukan untuk mengetahui dan membedakan mana yang merupakan pendapatan, penghasilan juga keuntungan. Anda bisa belajar budgeting untuk keuangan pribadi terlebih dulu. Rencanakan anggaran untuk sesuatu yang benar-benar dibutuhkan bukan sekedar yang diinginkan saja. Catatlah hal utama yang menjadi kebutuhan anda. Hal lainnya yang tidak terlalu penting seperti membeli aksesoris, perhiasan, tas, sepatu hingga perawatan, rasanya tidak usah dianggarkan. Jika setelah kewajiban terpenuhi dan anda memiliki sisa uang yang cukup, baru anda gunakan untuk keperluan tersebut.

 Mencatat Pengeluaran

 Setiap harinya tentu ada pengeluaran yang anda lakukan, terutama para karyawan atau anak kuliah. Makan siang, membeli bensin untuk kendaraan, membeli jajanan dan lain sebagainya, sebaiknya catat pada catatan kecil. Hal ini dilakukan untuk mengetahui, berapa jumlah pengeluaran anda tiap harinya, termasuk hari ini. hasilnya bisa digunakan untuk mengambil keputusan pengeluaran di hari berikutnya.

Hindari Adanya Utang

Akan sangat tidak nyaman jika hidup dengan banyak utang, baik ke pihak perorangan maupun pihak lembaga keuangan atau perusahaan pembiayaan tertentu. Sebelum mengambil keputusan untuk berutang, anda pikirkan dulu apakah pendapatan pribadi anda akan mampu membayar cicilan atas utang yang dipinjam dari pihak tertentu? Jika tidak mampu, sebaiknya jangan pernah ingin berutang dan tidak usah mengharapkan sesuatu barang dengan cara itu. Bersabarlah terlebih dulu dan menabung dengan lebih banyak lagi.

  1. Mengikuti Investasi

Sebelum mengikuti Investasi, anda perlu waspada dengan layanan investasi “bodong” yang bertujuan untuk menipu nasabahnya. Perhatikan lembaga investasi tersebut sudah resmi atau tidak. Jika investasinya tidak memberatkan dan tidak meminta macam-macam, maka anda bisa mengikuti program investasi ini. investasi yang terbaik dan terpercaya sejak dulu adalah investasi emas. Membeli emas pada saat harga rendah dan menjualnya pada saat harga tinggi. Ini salah satu cara untuk teraturnya keuangan anda, bahkan bisa menambah pundi-pundi tabungan.

Rajin Menabung dan Hindari Berhutang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Hal Penghambat Sukses Keuangan

5 Hal Penghambat Sukses Keuangan

Bisnis | Senin, 06 Juni 2016 | 12:39 WIB

Trik Menemukan Peluang Usaha

Trik Menemukan Peluang Usaha

Bisnis | Jum'at, 03 Juni 2016 | 10:58 WIB

Tips Hemat Membeli Gadget

Tips Hemat Membeli Gadget

Bisnis | Kamis, 02 Juni 2016 | 12:55 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB