Pertama di Dunia, BRIsat Era Baru Industri Perbankan

Tomi Tresnady | Suara.com

Minggu, 19 Juni 2016 | 07:00 WIB
Pertama di Dunia, BRIsat Era Baru Industri Perbankan
Ilustrasi satelit [dreams design/freedigitalphotos.net]

Suara.com - Direktur Utama PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Asmawi Syam menyatakan peluncuran satelit milik perseroan BRIsat mengawali era baru industri perbankan, khususnya era industri perbankan digital.

"BRIsat membawa era baru dalam dunia perbankan, dan juga langkah awal dalam industri finansial secara global," katanya dalam sambutan pascapeluncuran BRIsat, yang disiarkan langsung oleh laman resmi perusahaan antariksa Arianespace, di Jakarta, Minggu (19/6/2016)/

Pernyataan Asmawi itu merujuk pada BRIsat, yang menurut Asmawi, merupakan satelit perbankan yang dimiliki dan dioperasikan pertama kali di dunia oleh perusahaan perbankan.

Asmawi mengatakan BRIsat senilai Rp3,375 triliun itu akan menjadi kebanggaan Indonesia, dan menjadi simbol sarana prasarana penting bagi BRI untuk memperluas layanan perbankan ke seluruh masyarakat dan wilayah kepulauan di Indonesia.

Direktur Konsumer BRI Sis Apik Wijayanto mengatakan BRIsat akan mempermudah bank dengan laba terbesar di Indonesia itu untuk mendiversifikasi produk perbankan, khususnya produk yang memerlukan teknologi mutakhir.

BRIsat juga akan mempermudah BRI untuk mendorong finansial inklusi, yakni menyebarkan akses dan produk finansial ke seluruh masyarakat dan seluruh wilayah.

Selain itu, kata Sis, BRIsat akan meningkatkan efisiensi BRI dengan estimasi penurunan 40 persen dari total biaya operasional penyewaan satelit. Sebelum ada BRIsat, BRI merogoh kocek Rp500 miliar per tahun untuk menyewa satelit.

"Percepat unit kerja baru BRI karena otomatis pengendalian satelit ada dibawah BRI, tidak tergantung perusahaan lain," ujarnya.

Dalam pengoperasian BRIsat, BRI mengerahkan 53 teknisinya yang sudah dilatih di perusahaan manufaktur satelit, Space System Lorel, Amerika Serikat.

Merujuk data yang dilansir Arianespace, setelah beroperasi, BRIsat akan menyediakan teknologi untuk kegiatan perbankan yang diperlukan lebih dari 10.600 kantor cabang BRI, 236 ribu gerai jaringan elektronik dan 53 juta nasabah BRI.

BRIsat akhirnya resmi meluncur ke orbit pada Minggu pagi ini pukul 04.39 WIB, atau Sabtu (18/6) pukul 17.30 WIB waktu Kourou, French Guyana, Amerika Selatan. BRIsat dibawa oleh roket peluncur Ariane 5 dari Bandar Antariksa Guyana di Kourou.

BRIsat menurut rencana BRI akan mengorbit di atas Pulau Papua, Indonesia. Orbit tujuannya adalah Geostationary dengan titik koordinat 150.5 derajat Lintang Timur.

Setelah menemukan orbit, dan penyerahan resmi dari SSL ke BRI, BRIsat akan efektif beroperasi memfasilitasi layanan perbankan dengan estimasti waktu 50 hari pascapeluncuran, atau pada pekan kedua Agustus 2016, menurut Asmawi Syam sebelumnya.

BRIsat sebelumnya sempat mengalami tiga kali penundaan peluncuran karena kerusakan teknis pada roket peluncur dan gangguan cuaca. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satelit BRIsat Resmi Meluncur ke Orbit

Satelit BRIsat Resmi Meluncur ke Orbit

Bisnis | Minggu, 19 Juni 2016 | 06:07 WIB

Peluncuran Satelit BRI Kembali Ditunda

Peluncuran Satelit BRI Kembali Ditunda

Bisnis | Sabtu, 18 Juni 2016 | 05:35 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB