Pertama Kalinya Bursa Saham AS dan Eropa Menguat Pasca Brexit

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 29 Juni 2016 | 10:13 WIB
Pertama Kalinya Bursa Saham AS dan Eropa Menguat Pasca Brexit
Bursa saham Wall Street di New York, Amerika Serikat [Shutterstock]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa (28/6/2016) ditutup naik sebesar 46 poin atau 0,95 persen ke level 4.882 setelah bergerak di antara 4.835-4.890. Sebanyak 158 saham naik, 137 saham turun, 91 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp 9.011 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) Rp 512 miliar.

Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe, Rabu (29/6/2016).

Pasar saham Amerika Serikat menguat untuk pertama kalinya sejak hasil referendum Inggris Raya di tengah optimisme bahwa para pembuat kebijakan berkomit-men untuk membatasi dampak dari Brexit. Indeks Standard & Poor’s 500 ditutup menguat 1,78 persen atau 35,55 poin ke 2.036,09. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 269,48 poin atau 1,57 persen ke 17.409,72 dan Nasdaq naik 2.13 persen. Pada perdagangan Selasa (28/6/2016), sektor energi, keuangan dan teknologi menjadi pendorong utama indeks S&P 500 dengan menguat lebih dari 2%. Adapun sektor perawatan kesehatan dan barang tersier menguat lebih dari 2 persen.

"Total volume perdagangan mencapai 8,4 miliar saham, 16 persen di atas rata-rata tiga bulan terakhir," kata Kiswoyo.

Pasar saham Eropa ditutup menguat setelah pelemahan dua hari beruntun yang terburuk sejak 2008, karena investor berspekulasi bahwa para pembuat kebijakan dapat mengambil tindakan untuk menopang pasar pasca-Brexit. Lloyds Banking Group Plc menjadi penopang utama penguatan sektor finansial di bursa Eropa. Har-greaves Lansdown Plc dan Aberdeen Asset Management Plc memimpin penguatan di sektor jasa keuangan dengan kinerja terbaik pada Stoxx 600. Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 2,6 persen ke level 316,7 pada penutupan perdagangan, dengan volume perdagangan mencapai 60 persen lebih besar dari rata-rata perdagangan 30 hari terakhir.

"FTSE 100 naik di 2.64 persen dan DAX naik di 1.93 persen," ujar Kiswoyo.

Sementara di Indonesia, Rancangan undang-undang (RUU) pengampunan pajak akhirnya selesai sesuai target. Sidang paripurna DPR juga bisa sekaligus mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan menjadi APBN-P 2016. Awalnya, pemerintah khawatir UU Pengampunan Pajak atau tax amnesty tak selesai tepat waktu. Hal ini bisa berpengaruh pada anggaran negara karena pemerintah memasukkan target penerimaan negara Rp165 triliun dari hasil tax amnesty pada asumsi APBN-P 2016.

"Pembahasan UU Tax Amnesty memang bisa dibilang tergolong lancar. DPR dan pemerintah hanya membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan sejak pembahasan. Dalam pembahasan terakhir di dalam Raker Komisi XI maupun dalam paripurna, dari sepuluh fraksi di DPR, hanya satu fraksi saja yaitu Partai Keadilan Sejahtera (yang tak setuju,red)," tutup Kiswoyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dampak Brexit Mereda, Dolar Mengalami Koreksi

Dampak Brexit Mereda, Dolar Mengalami Koreksi

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 07:52 WIB

Ini Ucapan Pertama Ratu Elizabeth Usai Inggris Keluar Uni Eropa

Ini Ucapan Pertama Ratu Elizabeth Usai Inggris Keluar Uni Eropa

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 19:57 WIB

Inggris Keluar Uni Eropa, Sadiq Khan Minta London Diberi Otonomi

Inggris Keluar Uni Eropa, Sadiq Khan Minta London Diberi Otonomi

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 17:06 WIB

Inggris Keluar Uni Eropa, Muslim dan Minoritas Jadi Objek Rasisme

Inggris Keluar Uni Eropa, Muslim dan Minoritas Jadi Objek Rasisme

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 14:21 WIB

Forextime: Brexit Jadi Mimpi Buruk Bagi Bank Sentral Jepang

Forextime: Brexit Jadi Mimpi Buruk Bagi Bank Sentral Jepang

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 12:30 WIB

Menkeu AS Pastikan Tak Ada Indikasi Krisis Pasca Brexit

Menkeu AS Pastikan Tak Ada Indikasi Krisis Pasca Brexit

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 12:00 WIB

Lembaga Pemeringkat Ramai-ramai Turunkan Peringkat Utang Inggris

Lembaga Pemeringkat Ramai-ramai Turunkan Peringkat Utang Inggris

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 11:17 WIB

WIKA Makin Gencar Memasuki Bisnis Properti

WIKA Makin Gencar Memasuki Bisnis Properti

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 10:43 WIB

Sentimen Negatif Brexit Masih Menerpa Bursa Saham AS dan Eropa

Sentimen Negatif Brexit Masih Menerpa Bursa Saham AS dan Eropa

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 10:32 WIB

Usai Brexit Ekonomi Inggris Bakal Alami Resesi

Usai Brexit Ekonomi Inggris Bakal Alami Resesi

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 08:29 WIB

Terkini

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:15 WIB

B-LOG Bukukan Kinerja Positif di 2025, Perkuat Arah Pertumbuhan Berkelanjutan

B-LOG Bukukan Kinerja Positif di 2025, Perkuat Arah Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit

Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:57 WIB

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:41 WIB

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:25 WIB

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:19 WIB

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:15 WIB

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:13 WIB

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:08 WIB