Muara Wisesa 'Ngotot' Reklamasi Pulau G Sudah Sesuai Aturan

Adhitya Himawan, Nikolaus Tolen

Sabtu, 02 Juli 2016 | 14:19 WIB
Muara Wisesa 'Ngotot' Reklamasi Pulau G Sudah Sesuai Aturan
Konferensi pers Agung Podomoro Land terkait penghentian reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta, Sabtu (2/7/2016). [Suara.com/Nikolaus Tolen]
Pimpinan PT Muara Wisesa Samudera menegaskan bahwa perusahaannya sudah melalui proses yang telah ditentukan sebelum memulai pengerjaan proyek reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta. Hai itu disampaikan Halim Kumala untuk merespon tudingan Menteri Koordinator  Kemaritiman dan Sumber Daya,  Rizal Ramli. Ramli menyebut proyek reklamasi Pulau G sebuah pelanggaran berat yang dialkulan PT.Muara Wisesa.
 
"Ide reklamasi sudah dari  tahun 1990 di Teluk Jakarta, minusnya kecil kalau sekarang," kata CEO PT MWS, Halim Kumala di Hotel Pullman Central Park, Jalan S Parman, Jakarta Barat, Sabtu (2/7/2016).
 
Selanjutnya, Halim menambahkan proyek reklamasi juga dikaji lagi pada Tahun 1995 dan terkahir  Tahyn 2012. Alhasil, kajian yang dilakukan oleh Profesor Hang Tuah itu membuahkan 17 pulau buatan.
 
"1995 dikaji juga, 2012 dikaji lagi sedemikian rupa keluarlah 17 pulau. Oleh Prof Hang Tuah, kajian meliputi aspek topografi, hidro-oseanografi, hidrologi, dan hidrodinamika," katanya.
 
Halim menjelaskan bahwa dari kajian tersebut, menyimpulkan bahwa elevasi muka air banjir relatif tidak akan naik. Selain itu, Halim menegaskan bahwa tinggi gelombang di pantai juga turun.
 
"17 pulau jadi pemecah ombak. Suhu air di PLTU turun dan lebih optimal. Lalu kecepatan air laut meningkat di kanal vertikal dan sedimen berkurang," kata Halim.
 
Untuk diketahui, keputusan menghentikan reklamasi Pulau G diambil dalam rapat koordinasi Kementrian Koordinasi Kemaritiman dengan beberpa kementerian yang lainnya. Rizal Ramli mengatakan izin reklamasi Pulau G dibatalkan karena banyak pelanggaran. 
 
Salah satunya karena pembangunan pulau tersebut berada di atas kabel-kabel PLN. Selain itu, pembangunan Pulau G disebut mengganggu akses perahu nelayan. Pelanggaran lainnya adalah teknis pembangunan pulau yang dinilai serampangan dan berpotensi merusak biota laut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Proyek Pulau G Distop, Padahal Sudah Beri Rusun Daan Mogot

Proyek Pulau G Distop, Padahal Sudah Beri Rusun Daan Mogot

News | Jum'at, 01 Juli 2016 | 16:56 WIB

Pembangunan Pulau G Dihentikan, Ahok: Saya Mah Ngikut Saja

Pembangunan Pulau G Dihentikan, Ahok: Saya Mah Ngikut Saja

News | Jum'at, 01 Juli 2016 | 10:35 WIB

Pulau G Dihentikan Permanen, Ahok: Saya Nggak Tahu

Pulau G Dihentikan Permanen, Ahok: Saya Nggak Tahu

News | Kamis, 30 Juni 2016 | 17:47 WIB

Anak Aguan Dicecar KPK Soal Perannya Dalam Raperda Reklamasi

Anak Aguan Dicecar KPK Soal Perannya Dalam Raperda Reklamasi

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 17:09 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×