Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.405,685
LQ45 632,547
Srikehati 308,939
JII 387,605
USD/IDR 17.712

BKPM Sebut Pengusaha Sepatu Korsel Segera Bangun Pabrik di Jepara

Adhitya Himawan

Minggu, 10 Juli 2016 | 13:44 WIB
BKPM Sebut Pengusaha Sepatu Korsel Segera Bangun Pabrik di Jepara
Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Satu lagi investor dari negeri ginseng telah menyatakan komitmen  berinvestasi di Indonesia di bidang industri sepatu dengan total investasi 150 juta Dolar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp2,08 triliun dengan asumsi kurs dolar AS sebesar Rp 13.900. Produsen sepatu ternama Korea Selatan tersebut berencana untuk menyerap tenaga kerja sebanyak 15.000 orang dengan lokasi pabrik di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Saat ini perusahaan sudah mendapatkan izin prinsip oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan segera akan melakukan pembangunan pabrik dan instalasi mesin.

Kepala BKPMl Franky Sibarani menyampaikan bahwa industri yang menyerap banyak tenaga kerja menjadi salah satu target promosi BKPM. “Ditengah kondisi perekonomian dunia yang sulit, upaya penciptaan tenaga kerja menjadi hal yang sangat penting dalam upaya untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi. BKPM akan terus melakukan langkah aktif untuk menarik investasi padat karya,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Minggu (10/7/2016).

Menurut Franky, upaya-upaya untuk menarik minat investasi dari sektor padat karya dari negara-negara prioritas pemasaran investasi terus dilakukan. “Korea Selatan, Tiongkok dan Jepang merupakan negara-negara yang memiliki eksposure investasi padat karya yang besar di Indonesia,” jelasnya. 

Franky menilai bahwa dengan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi perusahaan melihat Indonesia memiliki biaya tenaga kerja yang kompetitif. “Untuk hasil produksinya akan dialokasikan 100% persen untuk pasar ekspor,” sebutnya.

Lebih lanjut Franky mengemukakan bahwa BKPM akan menugaskan kantor perwakilan BKPM di Seoul untuk mengawal komitmen investasi yang telah disampaikan oleh investor asal Korea Selatan tersebut.

Jawa Tengah menjadi salah satu pilihan utama bagi investor di bidang industri-industri padat karya yang menanamkan modalnya di Indonesia. Beberapa hal yang mendorong hal tersebut adalah terkait kondisi infrakstruktur yang memadai serta ketersediaan tenaga kerja dengan cost yang competitive.

Sementara Kepala Kantor BKPM di Korea Selatan (IIPC Seoul) Imam Soejoedi menyampaikan dalam berbagai pertemuan dengan pemilik perusahaan diketahui bahwa perusahaan ini sangat serius dalam membangun pabrik di Indonesia. “Mereka meminta dukungan dari pemerintah pusat dan daerah dalam rangka merealisasikan pabrik di Kabupaten Jepara,” ungkap Imam.

Imam juga merekomendasikan kepada perusahaan tersebutagar sebagian bahan baku seperti sol sepatu dan aksesoris lainnya bisa mengambil dari produk lokal. “Ini penting agar value chain dan vakue added juga dirasakan oleh daerah/provinsi dimana perusahan berinvestasi. Kami dari IIPC Seoul, KBRI dan BKPM akan terus mengawal agar rencana tersebut dapat diwujudkan segera,” pungasnya.

Dari data BKPM, untuk periode triwulan pertama 2016, Korea Selatan berada di peringkat keenam dari daftar asal investasi ke Indonesia dengan nilai investasi mencapai 188 juta Dolar AS terdiri dari 435 proyek dan menyerap 28.349 tenaga kerja. Investasi yang masuk dari Korea Selatan tahun lalu mencapai 1,2 miliar Dolar AS tumbuh sebesar 7,6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sejak 2010-2015 nilai investasi yang masuk dari Korea Selatan mencapai angka 8 miliar Dolar AS. Dalam periode tersebut sektor yang masuk didominasi oleh sektor industri logam mencapai 45 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKPM: Perusahaan AS Kepincut Investasi Energi Baru di Indonesia

BKPM: Perusahaan AS Kepincut Investasi Energi Baru di Indonesia

Bisnis | Selasa, 05 Juli 2016 | 11:03 WIB

Kepala BKPM: Diaspora New York Jadi Duta Investasi

Kepala BKPM: Diaspora New York Jadi Duta Investasi

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 15:18 WIB

BKPM: Investor AS akan Kembangkan Produksi Lokomotif di Indonesia

BKPM: Investor AS akan Kembangkan Produksi Lokomotif di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 13:12 WIB

Genjot Investasi Diaspora Indonesia, BKPM Kunjungi New York

Genjot Investasi Diaspora Indonesia, BKPM Kunjungi New York

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 12:02 WIB

BKPM: Nilai Remitansi Diaspora Indonesia Capai 8 Miliar Dolar AS

BKPM: Nilai Remitansi Diaspora Indonesia Capai 8 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 16:38 WIB

BKPM: Investor AS Siap Danai Perusahaan Startup di Indonesia

BKPM: Investor AS Siap Danai Perusahaan Startup di Indonesia

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 11:45 WIB

BKPM Tawarkan Kemudahan Berinvestasi ke Pengusaha San Fransisco

BKPM Tawarkan Kemudahan Berinvestasi ke Pengusaha San Fransisco

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 12:18 WIB

BKPM: RI Ingin Bangun Konektivitas ke 140 Pengusaha Cina

BKPM: RI Ingin Bangun Konektivitas ke 140 Pengusaha Cina

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 18:49 WIB

Hari Ini Kepala BKPM Awali Roadshow Pemasaran Investasi di AS

Hari Ini Kepala BKPM Awali Roadshow Pemasaran Investasi di AS

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 12:09 WIB

BKPM Anggap Brexit Jadi Peluang Tingkatkan Investasi Inggris

BKPM Anggap Brexit Jadi Peluang Tingkatkan Investasi Inggris

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 14:33 WIB

Terkini

Pemerintah Gandeng Swasta Akselerasi Ekosistem Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8%

Pemerintah Gandeng Swasta Akselerasi Ekosistem Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8%

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:38 WIB

Bakal Ada Demo, DPR Tetap Gelar Rapat Paripurna Hari Ini

Bakal Ada Demo, DPR Tetap Gelar Rapat Paripurna Hari Ini

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Apakah Boleh Mencabut Uban? Ini Efek Samping yang Wajib Kamu Waspadai

Apakah Boleh Mencabut Uban? Ini Efek Samping yang Wajib Kamu Waspadai

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Lahir di Akhir Agustus Zodiaknya Apa? Begini Sifat dan Karakternya Menurut Astrologi

Lahir di Akhir Agustus Zodiaknya Apa? Begini Sifat dan Karakternya Menurut Astrologi

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Demo Besar Hari Ini, Awas Rupiah dan IHSG Bisa Keok

Demo Besar Hari Ini, Awas Rupiah dan IHSG Bisa Keok

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Disdik Tangerang Imbau Siswa Dijemput Selama Rencana Aksi 2728 Agustus

Disdik Tangerang Imbau Siswa Dijemput Selama Rencana Aksi 2728 Agustus

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Jangan Sampai ke Mana-mana, Pemprov Jateng Minta Kepala Daerah Selesaikan Aduan Warga

Jangan Sampai ke Mana-mana, Pemprov Jateng Minta Kepala Daerah Selesaikan Aduan Warga

Jawa Tengah | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:22 WIB

BI Optimalkan Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

BI Optimalkan Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:13 WIB

5 Sunscreen Tanpa Niacinamide untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Sunscreen Tanpa Niacinamide untuk Kulit Kering dan Sensitif

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:02 WIB

3 Zodiak Paling Dibenci, Benarkah Punya Sifat Menyebalkan?

3 Zodiak Paling Dibenci, Benarkah Punya Sifat Menyebalkan?

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:00 WIB

×