Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Kepala BKPM: Diaspora New York Jadi Duta Investasi

Adhitya Himawan

Jum'at, 01 Juli 2016 | 15:18 WIB
Kepala BKPM: Diaspora New York Jadi Duta Investasi
Dialog Investasi BKPM yang mengusung tema “Evaluasi dan Capaian Layanan Investasi Tiga Jam” di Jakarta, Kamis (9/6/2016). [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani yang kemarin (30/6/2016) melakukan pertemuan dengan diaspora profesional Indonesia di New York, Amerika Serikat menyampaikan peran penting diaspora sebagai ”duta” investasi Indonesia. Keberadaan diaspora Indonesia di New York diharapkan dapat berkontribusi bagi negara dan membantu menyebarkan berita positif mengenai peluang investasi di Indonesia serta reformasi kebijakan yang telah dilakukan.

Franky Sibarani menyampaikan bahwa potensi diaspora Indonesia sangat besar dan belum dimanfaatkan optimal.  ”Dengan 8 juta diaspora, remitansi TKI ke Indonesia mencapai 8 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) per tahun. Belum termasuk investasi, perdagangan, filantropi, dan alih teknologi. Sebagai pembanding, dengan “hanya” 3 juta diaspora, remitansi ke Filipina diperkirakan mencapai 25 miliar Dolar AS per tahun,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Jumat (1/7/2016).

Menurut Franky, dari sisi potensi remitansi ke Indonesia mencapai 60 miliar Dolar AS per tahun. Selain dari sisi potensi remitansi, diaspora memiliki peran yang strategis dengan berada dan tinggal di luar negeri. ” Kita perlu bergerak lebih cepat memanfaatkan potensi ini. Cina, India, bahkan Vietnam telah mengembangkan potensi diaspora sejak 1995, sementara Kongres I Diaspora Indonesia baru diselenggarakan tahun 2012,” jelasnya.

Lebih lanjut Franky menjelaskan bahwa di bawah koordinasi Menko Perekonomian, pemerintah sedang mempersiapkan landasan hukum dan kemudahan bagi diaspora untuk berbisnis di Indonesia. Beberapa hal yang sedang dibahas antara lain bagi diaspora berstatus WNI, paspor akan berlaku sebagai KTP.

”Selain itu, Kedutaan atau Konsulat RI akan menerbitkan kartu diaspora yang juga berfungsi sebagai NPWP, sehingga dapat dipergunakan untuk membeli properti di Indonesia. Diaspora berstatus WNA bisa mendapat fasilitas yang sama dengan WNI,” paparnya.

Franky menambahkan bahwa Investasi diaspora diklasifikasikan sebagai Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), bukan Penanaman Modal Asing (PMA), sehingga tidak ada aturan batasan kepemilikan modal asing. ”Untuk bekerja di Indonesia, pemegang kartu diaspora tidak diperlakukan sebagai TKA sehingga tidak memerlukan KITAS. Pemerintah sedang membahas tentang definisi dan kriteria warga negara eks-WNI yang dapat memperoleh fasilitas di atas,” imbuhnya.

Peran strategis diaspora diperlukan dalam persaingan menarik investasi semakin ketat. Saingan berat Indonesia adalah India, Vietnam, dan Myanmar. Franky menjelaskan bahwa BKPM aktif melakukan pemasaran investasi, bekerjasama dengan perwakilan RI, seperti halnya yang dilakukan dengan mengunjungi tiga kota di Amerika Serikat.

Amerika Serikat tergolong negara prioritas pemasaran investasi, dari data yang dimiliki oleh BKPM pada tahun 2015, nilai realisasi investasi AS mencapai 893 juta Dolar AS terdiri dari 261 proyek dengan didominasi oleh sektor-sektor pertambangan. Dari sisi komitmen, tercatat masuknya komitmen 4,8 miliar Dolar AS terdiri dari 76 proyek.

Untuk diketahui, BKPM pada tahun 2016 menargetkan capaian realisasi investasi bisa tumbuh 14,4 persen dari target tahun 2015 atau mencapai Rp594,8 triliun. Realisasi ini dikontribusi dari PMA sebesar Rp386,4 triliun atau naik 12,6 persen dari target PMA tahun lalu, serta dari PMDN sebesar Rp208,4 triliun naik 18,4 persen dari target PMDN tahun lalu. Untuk mencapai target tersebut, BKPM pada menetapkan 10 negara prioritas termasuk di antaranya Amerika Serikat, Australia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, RRT, Timur Tengah, Malaysia, dan Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKPM: Investor AS akan Kembangkan Produksi Lokomotif di Indonesia

BKPM: Investor AS akan Kembangkan Produksi Lokomotif di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 13:12 WIB

Genjot Investasi Diaspora Indonesia, BKPM Kunjungi New York

Genjot Investasi Diaspora Indonesia, BKPM Kunjungi New York

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 12:02 WIB

BKPM: Nilai Remitansi Diaspora Indonesia Capai 8 Miliar Dolar AS

BKPM: Nilai Remitansi Diaspora Indonesia Capai 8 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 16:38 WIB

BKPM: Investor AS Siap Danai Perusahaan Startup di Indonesia

BKPM: Investor AS Siap Danai Perusahaan Startup di Indonesia

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 11:45 WIB

BKPM Tawarkan Kemudahan Berinvestasi ke Pengusaha San Fransisco

BKPM Tawarkan Kemudahan Berinvestasi ke Pengusaha San Fransisco

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 12:18 WIB

BKPM: RI Ingin Bangun Konektivitas ke 140 Pengusaha Cina

BKPM: RI Ingin Bangun Konektivitas ke 140 Pengusaha Cina

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 18:49 WIB

Hari Ini Kepala BKPM Awali Roadshow Pemasaran Investasi di AS

Hari Ini Kepala BKPM Awali Roadshow Pemasaran Investasi di AS

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 12:09 WIB

BKPM Anggap Brexit Jadi Peluang Tingkatkan Investasi Inggris

BKPM Anggap Brexit Jadi Peluang Tingkatkan Investasi Inggris

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 14:33 WIB

BKPM: Investor Korsel akan Investasi Transportasi Laut

BKPM: Investor Korsel akan Investasi Transportasi Laut

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 13:56 WIB

BKPM: Investasi Melalui Layanan Klik Capai Rp63,3 Triliun

BKPM: Investasi Melalui Layanan Klik Capai Rp63,3 Triliun

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2016 | 14:32 WIB

Terkini

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:05 WIB

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:33 WIB

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:35 WIB

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:05 WIB

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:01 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:40 WIB

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:17 WIB

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:14 WIB

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:07 WIB

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:35 WIB

×