Kurtubi: Pemilik Baru Newmont Tetap Harus Bangun Smelter

Adhitya Himawan

Selasa, 12 Juli 2016 | 11:26 WIB
Kurtubi: Pemilik Baru Newmont Tetap Harus Bangun Smelter
Lokasi penambangan PT Newmont Nusa Tenggara. [ptnnt.co.id]

Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi mengingatkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tetap bersikap tegas terhadap Newmont agar tetap melanjutkan rencananya membangun smelter. Pergantian kepemilikan usaha tidak boleh menjadi alasan untuk menunda, apalagi menghentikan rencana pembangunan smelter di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut.

"Akuisisi itu sudah berlangsung, makanya mau tak mau harus tetap kita hormati. Tapi pemerintah tetap harus tegas. Kewajiban membangun smelter Newmont tetap harus dikenakan kepada pemiliknya yang baru," kata Kurtubi saat dihubungi Suara.com, Selasa (12/7/2016).

Politisi Partai Nasdem tersebut menegaskan sebagai anggota DPR RI dari Dapil NTB, dirinya merasa memiliki kewajiban agar pengelolaan pertambangan mineral oleh PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) bisa memberikan manfaat yang maksimal kepada rakyat NTB itu sendiri. Oleh sebab itu, ia menentang ide pendirian smelter Newmont dilakukan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. "Sebab kita harus memprioritaskan pemerataan pembangunan berdasarkan pemanfaatan hasil kekayaan sumber daya alam (SDA). Kalau tetap dibangun di Gresik, semangat pemerataan pembangunan itu tidak akan tercapai," ujar Kurtubi.

Selain itu, ia juga menyarankan pemerintah memiliki konsep pengembangan industri terpadu yang bisa memanfaatkan produk turunan dari smelter Newmont jika berhasil dibangun. Ia mencontohkan perlunya industri kabel. Jika pabrik dan berbagai sarana industri kabel dipersiapkan dikawasan sekitar smelter Newmont, akan bisa menciptakan pusat industri baru yang pasti diiringi penciptaan lapangan kerja dan percepatan pertumbuhan ekonomi NTB.

"Tinggal dikoordinasikan dengan pemerintah daerah di NTB terkait pembebasan lahannya. NNT tidak punya alasan untuk enggan membangun smelter. Kekurangan pasokan listrik harus bisa diatasi dengan memperbesar kapasitas pembangkit listrik yang saat ini ada di lokasi pertambangan. Kalaupun ada kelebihan produksi listrik, NNT bisa menjualnya kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar bisa dijual kembali kepada masrakat untuk konsumsi listrik sehari-hari. NNT pasti untung, tidak mungkin rugi. Jadi tidak ada alasan lagi tidak mau bangun smelter," tutup Kurtubi.

Arifin Panigoro, pemilik baru NNT yang kini menguasai 82,2 persen saham melalui MedcoEnergi Group menyatakan telah berkomitmen membangun smelter. Kapasitas dari fasilitas pemurnian biji mineral yang akan dibangun tersebut mencapai 500.000 ton. Saat ini, produksi tembaga di lapangan Batu Hijau, Nusa Tenggara Barat sendiri sekitar 400.000 ton.

Arifin mengatakan, investasi yang akan digelontorkan untuk pembangunan smelter itu antara 500 juta Dolar AS -600 juta Dolar AS. Adapun lokasi smelter itu sendiri masih dipertimbangkan. Arifin masih mempertimbangkan smelter akan dibangun di NTB ataukan di Banten.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi Nasdem Sayangkan Akuisisi Newmont Oleh Swasta

Politisi Nasdem Sayangkan Akuisisi Newmont Oleh Swasta

Bisnis | Selasa, 12 Juli 2016 | 08:11 WIB

Penjualan Saham Newmont Milik Pemprov NTB Dinilai Tepat

Penjualan Saham Newmont Milik Pemprov NTB Dinilai Tepat

Bisnis | Senin, 04 Juli 2016 | 08:42 WIB

Arifin Panigoro Kini Jadi Pemilik Newmont

Arifin Panigoro Kini Jadi Pemilik Newmont

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 17:31 WIB

Komisi VII: Banyak Perusahaan Tambang Tak Patuhi Regulasi

Komisi VII: Banyak Perusahaan Tambang Tak Patuhi Regulasi

Bisnis | Senin, 16 Mei 2016 | 08:46 WIB

HIPMI Dukung BUMN Ambil Alih Saham Newmont

HIPMI Dukung BUMN Ambil Alih Saham Newmont

Bisnis | Selasa, 19 April 2016 | 13:18 WIB

Kurtubi Tolak SKK Migas Berubah Menjadi BUMN Khusus

Kurtubi Tolak SKK Migas Berubah Menjadi BUMN Khusus

Bisnis | Selasa, 12 April 2016 | 16:27 WIB

Dicecar Soal Newmont, Arifin Panigoro Masih Bungkam

Dicecar Soal Newmont, Arifin Panigoro Masih Bungkam

Bisnis | Selasa, 12 April 2016 | 14:11 WIB

Soal Akuisisi Newmont, Medco Belum Lapor Kementerian ESDM

Soal Akuisisi Newmont, Medco Belum Lapor Kementerian ESDM

Bisnis | Senin, 11 April 2016 | 13:47 WIB

Nasdem: Pengelolaan Blok Masela Tak Cerminkan Kedaulatan RI

Nasdem: Pengelolaan Blok Masela Tak Cerminkan Kedaulatan RI

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2016 | 18:43 WIB

Komisi VII DPR Dukung Keputusan Kilang Darat Blok Masela

Komisi VII DPR Dukung Keputusan Kilang Darat Blok Masela

Bisnis | Rabu, 23 Maret 2016 | 16:31 WIB

Terkini

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:51 WIB

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:50 WIB

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:49 WIB

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:47 WIB

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:44 WIB

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:42 WIB

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 10:37 WIB

5 Webtoon Naver Raih Penghargaan Today's Korean Comics 2026, Ini Daftarnya

5 Webtoon Naver Raih Penghargaan Today's Korean Comics 2026, Ini Daftarnya

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:30 WIB

5 Wisata Sejarah di Semarang, Paket Lengkap Edukasi hingga Spot Foto Estetik

5 Wisata Sejarah di Semarang, Paket Lengkap Edukasi hingga Spot Foto Estetik

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB

×