Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dea Valencia, Gadis Miliuner Pemilik Batik Kultur

Adhitya Himawan

Jum'at, 22 Juli 2016 | 21:03 WIB
Dea Valencia, Gadis Miliuner Pemilik Batik Kultur
Dea Valencia, pengusaha pemilik merek Batik Kultur di Jakarta, Kamis (22/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Bagi sebagian orang, mungkin sulit membayangkan bahwa seorang gadis muda belia sudah bisa menjadi pengusaha sukses dengan penghasilan milyaran. Apalagi jika capaian tersebut diperoleh dengan keringat sendiri tanpa warisan kekayaan harta orang tua.

Namun Dea Valencia Budiarto membuktikan bahwa hal itu bukan sesuatu yang mustahil untuk dicapai. Jika banyak orang berusia muda yang baru lulus dari universitas (fresh graduate) memiliki pendapatan bulanan pada kisaran jutaan, hal ini tak berlaku bagi Dea. Di usia 22 tahun, Dea telah menjadi wirausahwan sukses dengan berdagang batik dengan merek Batik Kultur.

“Saya benar-benar belajar dari awal sejak saya mulai jatuh cinta dengan batik. Jadi semua motif batik yang saya jual designnya adalah hasil karya saya sendiri. Tentu banyak yang saya adaptasi dari model batik lawasan. Awal tahun 1900-an, banyak orang Belanda yang belajar membatik.Mereka adaptasi beberapa dari dongeng Belanda. Nah, ini yang saya modernisasi,” kata Dea dalam wawancara khusus dengan Suara.com di acara Astra Startup Challenge di Jakarta, Kamis (21/7/2016).

Dea mulai menjalankan bisnis batik sejak usia 16 tahun di tahun 2011. Setahun pertama, ia menjual batik lawasan. Seiring berjalan waktu, ia mulai menjual batik tidak lagi dalam bentuk kain, tetapi sudah menjadi baju Ketidaksanggupannya membeli batik yang ia inginkan justru menjadi awal mula kesuksesannya.

Seiring berjalannya waktu, ketika awal produksi Batik Kultur hanya membuat 20 potong pakaian, kini bisnis Dea mampu memproduksi 800 potong Batik Kultur setiap bulan Dengan harga Rp 250.000 - 1,2 juta, nilainya setara dengan Rp3,5 miliar per tahun atau Rp300 juta per bulan.

Dea memulai Batik Kultur benar-benar dari nol. Bahkan ia sendiri yang menjadi model Batik Kultur. Beruntunglah, wajah Dea yang cantik mempermudah jalannya untuk tampil di hadapan kamera. Bahkan Dea sendiri yang mendesain produk Batik Kultur padahal ia mengaku tak bisa menggambar. Untuk itu,  Dea memiliki seorang rekan yang bisa diandalkan untuk mentranfer imajinasinya tentang pola batik menjadi sebuah gambar.

Kini Batik Kultur bahkan telah diekspor ke beberapa negara. Beberapa customer dari Norwegia, Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Australia, Singapura dan Hongkong sudah melakukan pemesanan. “Cuma produksinya untuk ekspor dalam jumlah besar belum dilakukan. Karena kemampuan produksi kami masih kurang untuk memenuhi permintaan dari konsumen dalam negeri,” jelas Dea.

Tak cuma batik, Batik Kultur pun merambah ke tenun ikat. Khusus yang satu ini, Dea harus membelinya di Jepara, tepatnya di Desa Troso yang merupakan sentra tenun ikat. Jika dulu hanya membeli beberapa meter kain, kini sekali kulakan Dea membeli tak kurang dari 400 meter tenun ikat.

Sebagai alumni program studi Sistem Informasi Universitas Multimedia Nusantara, Dea paham betul kekuatan internet untuk pemasaran. Batik Kultur 95 persen memanfaatkan jaringan internet dalam urusan permasalahan.

Dea menjadikan Facebook dan Instagram sebagai katalog dan media komunikasi dengan konsumennya. Dari sana, referensi untuk Batik Kultur menyebar dari mulut ke mulut. Integrasi dunia maya dan dunia nyata menyukseskan bisnis Dea.

Bagi Dea, kesuksesan bisnis tak diukur dari berapa banyak produknya terjual atau berapa banyak customer yang dimiliki. Termasuk soal pendapatan usaha, menurutnya itu bukanlah hal yang utama. “Bagi saya justru berapa banyak orang yang bisa saya berdayakan untuk bekerja di bisnis yang saya miliki ini. Saya bangga awalnya saya hanya punya seorang karyawan, kini saya punya 85 karyawan. Bahkan 40 diantara mereka adalah diffabel. Untuk saya, ini tolak ukur yang lebih penting,” jelas Dea.

Saat ini Batik Kultur baru memiliki 1 galeri penjualan di Semarang, Jawa Tengah, kota asal kelahiran Dea. Namun dalam waktu dekat, ia akan mendirikan 1 galeri lagi di Ibu Kota Jakarta. “Karena memang pemesanan pembelian online terbanyak kami dari Jakarta,” tutup Dea.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Haidar Bagir, Berdakwah Sekaligus Berbisnis Lewat Mizan Group

Haidar Bagir, Berdakwah Sekaligus Berbisnis Lewat Mizan Group

Bisnis | Sabtu, 16 Juli 2016 | 08:18 WIB

Herman Pratikto, Pebisnis Jasa Pendidikan BSI

Herman Pratikto, Pebisnis Jasa Pendidikan BSI

Bisnis | Sabtu, 09 Juli 2016 | 10:40 WIB

Gilang Bogy, Desainer Kaleng Coca-Cola Gambar Timnas Jerman

Gilang Bogy, Desainer Kaleng Coca-Cola Gambar Timnas Jerman

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 12:46 WIB

Kisah Malala Yousafzai, Korban Kekerasan Taliban Jadi Miliuner

Kisah Malala Yousafzai, Korban Kekerasan Taliban Jadi Miliuner

Lifestyle | Kamis, 30 Juni 2016 | 09:15 WIB

William Liu, Dari Hobi Grafis Jadi Bisnis Lewat Creo House

William Liu, Dari Hobi Grafis Jadi Bisnis Lewat Creo House

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2016 | 09:03 WIB

Sandiaga Uno, Pengusaha Besar yang Lahir Dari "Kecelakaan"

Sandiaga Uno, Pengusaha Besar yang Lahir Dari "Kecelakaan"

Bisnis | Selasa, 14 Juni 2016 | 17:55 WIB

Adang Wijaya, Pebisnis Sukses Lewat Isi Angin Nitrogen

Adang Wijaya, Pebisnis Sukses Lewat Isi Angin Nitrogen

Bisnis | Senin, 06 Juni 2016 | 10:23 WIB

Basriwadi, Mendulang Rezeki via Madu Hutan Danau Sentarum

Basriwadi, Mendulang Rezeki via Madu Hutan Danau Sentarum

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2016 | 07:29 WIB

Bahlil Lahadalia, Anak Kuli Bangunan yang Jadi Pengusaha Sukses

Bahlil Lahadalia, Anak Kuli Bangunan yang Jadi Pengusaha Sukses

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2016 | 06:00 WIB

Trisya Suherman, Penemu Bisnis Spa dengan Peralatan Bambu

Trisya Suherman, Penemu Bisnis Spa dengan Peralatan Bambu

Bisnis | Kamis, 19 Mei 2016 | 14:24 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×