Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

PLN Operasikan Pembangkit Listrik Kedua di Program 35 Ribu MW

Adhitya Himawan

Minggu, 31 Juli 2016 | 23:56 WIB
PLN Operasikan Pembangkit Listrik Kedua di Program 35 Ribu MW
Pembangkit Jawa Bali Unit Pembangkit Paiton (PT PJB UP Paiton) di Probolinggo, Jawa TImur, Kamis (17/3). [Antara]

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mulai mengoperasikan pembangkit listrik kedua sebagai bagian program pembangunan 35.000 MW di Jeranjang, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Direktur Regional Bisnis Sulawesi dan Nusa Tenggara PLN Machnizon Masri dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (31/7/2016) mengatakan, proyek 35.000 MW kedua yang beroperasi itu merupakan pembangkit bergerak (mobile power plant/MPP) berbahan bakar gas dengan kapasitas 2x25 MW.

"Satu unit mesin MPP Jeranjang berkapasitas 25 MW mulai beroperasi setelah melalui uji coba tegangan untuk memastikan keandalan mesin dan penyesuaian terhadap sistem yang ada," katanya.

Menurut dia, pada tahap awal, memang baru satu unit MPP Jeranjang berkapasitas 25 MW yang masuk sistem, namun dalam waktu tidak terlalu lama, satu unit 25 MW lainnya akan menyusul untuk dilakukan uji coba keandalan mesin.

Sebelumnya, PLN mengoperasikan PLTG Gorontalo berkapasitas 100 MW sebagai pembangkit listrik pertama program 35.000 MW sejak Januari 2016.

Machnizon mengatakan, pengoperasian MPP Jeranjang tersebut memenuhi janji PLN kepada Presiden Joko Widodo saat peletakan batu pertama (groundbreaking) MPP Jeranjang pada 11 Juni 2016.

Saat itu, Presiden meminta MPP Jeranjang beroperasi sebelum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVI yang diselenggarakan di Lombok, NTB pada 30 Juli hingga 6 Agustus 2016.

"Kami siap menyokong kebutuhan listrik selama pergelaran acara MTQ berlangsung," ujarnya.

Dengan masuknya MPP Jeranjang 50 MW, lanjutnya, maka diperkirakan rasio elektrifikasi sistem Lombok akan meningkat dari 73,83 persen per April 2016 menjadi 78,16 persen pada Desember 2016.

Kelistrikan NTB terdiri dari tiga sistem yang terpisah yaitu Lombok, Sumbawa, dan Bima.

Sistem Lombok merupakan yang terbesar dengan beban puncak mencapai 212 MW dan daya mampu pasok 219 MW per Juni 2016. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjualan Listrik PLN Tumbuh 6,36 Persen di Semester I 2016

Penjualan Listrik PLN Tumbuh 6,36 Persen di Semester I 2016

Bisnis | Sabtu, 30 Juli 2016 | 05:09 WIB

Ditanya Reshuffle, Menteri ESDM: Saya Nggak Tahu

Ditanya Reshuffle, Menteri ESDM: Saya Nggak Tahu

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 13:12 WIB

Menteri ESDM Sindir PLN Berulang Kali Lakukan Kesalahan

Menteri ESDM Sindir PLN Berulang Kali Lakukan Kesalahan

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 12:51 WIB

Disentil Sudirman, PLN: Kita Baik Saja, Anak Nggak Boleh Durhaka

Disentil Sudirman, PLN: Kita Baik Saja, Anak Nggak Boleh Durhaka

Bisnis | Senin, 25 Juli 2016 | 18:28 WIB

Diingatkan PLN Bukan Mesin Pencetak Uang, Rini: Itu Dasarnya Apa?

Diingatkan PLN Bukan Mesin Pencetak Uang, Rini: Itu Dasarnya Apa?

Bisnis | Senin, 25 Juli 2016 | 17:51 WIB

PLN Mulai Gunakan Tenaga Sampah Sebagai Sumber Energi Listrik

PLN Mulai Gunakan Tenaga Sampah Sebagai Sumber Energi Listrik

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 19:34 WIB

Pendapatan PLN di 2015 Tumbuh 12,44 Persen

Pendapatan PLN di 2015 Tumbuh 12,44 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 12:23 WIB

PLN Dapat Pinjaman Dana Talangan Subsidi Listrik Rp15 Triliun

PLN Dapat Pinjaman Dana Talangan Subsidi Listrik Rp15 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 00:48 WIB

3 Bank BUMN Salurkan Kredit Sindikasi Rp15 Triliun ke PLN

3 Bank BUMN Salurkan Kredit Sindikasi Rp15 Triliun ke PLN

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 16:59 WIB

PLN akan Bangun Sendiri PLTU Jawa 5 di Serang

PLN akan Bangun Sendiri PLTU Jawa 5 di Serang

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 19:02 WIB

Terkini

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:44 WIB

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:43 WIB

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:33 WIB

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:37 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:59 WIB

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB