Forextime Sarankan Bank of Japan Perlu Segera Bertindak

Adhitya Himawan

Selasa, 26 Juli 2016 | 11:38 WIB
Forextime Sarankan Bank of Japan Perlu Segera Bertindak
Bank of Japan [Shutterstock]

Research Analyst Forextime Lukman Otunuga menyatakan bahwa sentimen terhadap ekonomi Indonesia terus membaik karena sederet data ekonomi yang positif menjadi pertanda stabilnya ekonomi nasional. Sejumlah indikator inti seperti penjualan ritel mengikuti tren positif. Sementara itu, pengesahan RUU pengampunan pajak yang diprediksi dapat meningkatkan pertumbuhan PDB Indonesia pun semakin memperkuat optimisme. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa pertumbuhan Indonesia membaik di kuartal ke-2 tahun 2016 ini sehingga optimisme keseluruhan membaik.

"Dengan meningkatnya selera risiko, investor bullish mengangkat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari Senin (26/7/2016). IHSG dapat semakin menguat apabila berkurangnya kegelisahan pasca Brexit dan optimisme terhadap intervensi bank sentral meningkatkan pesona aset berisiko," kata Lukman dalam keterangan resmi, Selasa (26/7/2016). 

Pasar saham global berkibar

Pasar saham menampilkan stabilitas pada hari Senin (26/7/2016). Hal ini didorong oleh peningkatan selera risiko karena meningkatnya optimisme terhadap intervensi bank sentral sejumlah negara untuk mengatasi permasalahan global. Saham Asia melonjak mendekati level tertinggi dalam sembilan bulan terakhir karena peningkatan ekspektasi bahwa Bank of Japan akan mengimplementasikan kebijakan stimulus lebih lanjut untuk menstabilkan ekonomi Jepang. Saham Eropa juga melejit karena laporan iklim usaha Ifo Jerman membaik sehingga kekhawatiran di Zona Euro pun sedikit berkurang. Wall Street ditutup pada hari Jumat dengan cukup baik dan dapat menguat di hari Senin karena momentum positif dari Eropa.

Semakin jelas bahwa harapan intervensi bank sentral telah memperkuat pasar saham untuk beberapa waktu terakhir ini. Walaupun reli pasar ini cukup mengesankan di jangka pendek, kita harus mempertanyakan seberapa lama tren peningkatan ini dapat bertahan sebelum faktor fundamental mulai membatasinya. Kegelisahan pasca Brexit memang mulai teratasi, namun ketidakpastian masih terus ada dan dapat merusak selera risiko. Pasar keuangan masih tetap terdistorsi sehingga menimbulkan kewaspadaan bank sentral. Topik perlambatan pertumbuhan global pun belum sirna sepenuhnya. Mengingat sejumlah faktor risiko tersebut, investor harus waspada dalam situasi reli pasar saham berkepanjangan ini.

Banyak alasan untuk apresiasi USD

Dolar Amerika Serikat (AS) juga mendapat alasan kuat untuk meningkat di bulan ini dengan semakin besarnya ekspektasi peningkatan suku bunga AS sebelum akhir tahun. Data AS di bulan Juli juga berulang kali melampaui ekspektasi sehingga menjadi dasar yang kuat bagi Fed untuk meningkatkan suku bunga. Selain itu, ketenagakerjaan di AS juga tetap baik di situasi ketidakstabilan global. Data manufaktur dan penjualan ritel mengarah pada pertumbuhan ekonomi. Dengan menurunnya kegelisahan Brexit seiring waktu, penghalang besar yang mencegah Fed mengambil tindakan pun mulai hilang.

"Investor akan memperhatikan rapat FOMC di hari Rabu pekan ini (27/7/2016) yang diperkirakan oleh tidak akan mengumumkan peningkatan suku bunga AS di bulan ini. Walaupun suku bunga kemungkinan tidak akan berubah, pernyataan rapat ini dapat memberi isyarat tentang kapan Fed akan mengambil langkah di tahun 2016 ini. Apabila terdengar nada hawkish, maka USD dapat semakin menguat lagi.

Bank of Japan perlu segera bertindak

Yen Jepang mengalami volatilitas tinggi pekan lalu karena fluktuasi spekulasi tentang langkah stimulus tambahan dari Bank of Japan untuk memperbaiki situasi ekonomi domestik saat ini. Walaupun BoJ sudah memutuskan tidak akan mengeluarkan kebijakan "helicopter money", BoJ akan meningkatkan stimulus dan mungkin memotong suku bunga menjadi semakin negatif demi mendorong pertumbuhan ekonomi. Sentimen terhadap Yen saat ini bearish dan USDJPY dapat semakin menguat mendekati 110 apabila BoJ mengambil tindakan di hari Jumat.

"Dari sudut pandang teknikal, USDJPY memerlukan breakout tegas di atas 106.50 untuk dapat membuka jalan menuju 107.50 atau bahkan lebih tinggi lagi," tutup Lukman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

G-20 Sepakat Perkuat Kerjasama Pascabrexit

G-20 Sepakat Perkuat Kerjasama Pascabrexit

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 11:16 WIB

Forextime Akui Sentimen Global Sempat Terpukul

Forextime Akui Sentimen Global Sempat Terpukul

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 15:19 WIB

Dolar AS Melorot Terhadap Yen

Dolar AS Melorot Terhadap Yen

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 09:36 WIB

Pascabrexit, BI Prediksi Ekonomi Global Tumbuh Lebih Lambat

Pascabrexit, BI Prediksi Ekonomi Global Tumbuh Lebih Lambat

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 19:54 WIB

Forextime Akui Ada Perbaikan Sentimen Ekonomi Terhadap Indonesia

Forextime Akui Ada Perbaikan Sentimen Ekonomi Terhadap Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 18:08 WIB

OJK Pandang Stabilitas Keuangan RI Bagus Pascabrexit

OJK Pandang Stabilitas Keuangan RI Bagus Pascabrexit

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 17:31 WIB

Dolar AS Naik Terhadap Yen Pascakudeta Gagal di Turki

Dolar AS Naik Terhadap Yen Pascakudeta Gagal di Turki

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 06:14 WIB

Salip Malaysia & Thailand, Indonesia Emerging Market Terbesar

Salip Malaysia & Thailand, Indonesia Emerging Market Terbesar

Bisnis | Sabtu, 16 Juli 2016 | 12:54 WIB

Investor Tunggu Arah Kebijakan Inggris, Pasar Eropa Melemah

Investor Tunggu Arah Kebijakan Inggris, Pasar Eropa Melemah

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2016 | 08:50 WIB

Mabes Polri Klaim Kecelakaan Lalu Lintas Mudik 2016 Menurun

Mabes Polri Klaim Kecelakaan Lalu Lintas Mudik 2016 Menurun

Ramadan1437h | Jum'at, 15 Juli 2016 | 06:35 WIB

Terkini

PBSI Apresiasi Festival SenengMinton 2026, Gali Potensi Bulu Tangkis Sejak Usia Dini

PBSI Apresiasi Festival SenengMinton 2026, Gali Potensi Bulu Tangkis Sejak Usia Dini

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 20:05 WIB

Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan

Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 20:05 WIB

Saan Mustopa: Reforma Agraria Bukan Cuma Soal Konflik, Petani Jadi Prioritas

Saan Mustopa: Reforma Agraria Bukan Cuma Soal Konflik, Petani Jadi Prioritas

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:04 WIB

KPK Geledah Kanwil BPN Jatim: Periksa Honda Jazz hingga Angkut Tas Hitam Misterius Terkait Suap HGB

KPK Geledah Kanwil BPN Jatim: Periksa Honda Jazz hingga Angkut Tas Hitam Misterius Terkait Suap HGB

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 20:02 WIB

Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar

Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 19:58 WIB

Market Share Tergerus Mobil China, Daihatsu Perkuat Fokus ke Pasar Mobil di Luar Jawa

Market Share Tergerus Mobil China, Daihatsu Perkuat Fokus ke Pasar Mobil di Luar Jawa

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 19:57 WIB

Ada Kaesang dan Jokowi, PSI Pede Hadapi Kenaikan Ambang Batas Parlemen

Ada Kaesang dan Jokowi, PSI Pede Hadapi Kenaikan Ambang Batas Parlemen

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:56 WIB

Tanpa Penonton Bukan Masalah, Kendal Tornado FC Siap Hadapi Barito Putera

Tanpa Penonton Bukan Masalah, Kendal Tornado FC Siap Hadapi Barito Putera

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 19:53 WIB

Bungkam Cibiran Tanpa Dendam, Ini Wejangan Sejuk Kades Pemilah Sampah di Bekasi kepada Sang Anak

Bungkam Cibiran Tanpa Dendam, Ini Wejangan Sejuk Kades Pemilah Sampah di Bekasi kepada Sang Anak

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:53 WIB

Suahasil Jamin Utang Kopdes Merah Putih Rp 37,7 T Lunas Besok, Dibayar dari APBN

Suahasil Jamin Utang Kopdes Merah Putih Rp 37,7 T Lunas Besok, Dibayar dari APBN

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 19:52 WIB

×