Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Forextime Sarankan Bank of Japan Perlu Segera Bertindak

Adhitya Himawan

Selasa, 26 Juli 2016 | 11:38 WIB
Forextime Sarankan Bank of Japan Perlu Segera Bertindak
Bank of Japan [Shutterstock]

Research Analyst Forextime Lukman Otunuga menyatakan bahwa sentimen terhadap ekonomi Indonesia terus membaik karena sederet data ekonomi yang positif menjadi pertanda stabilnya ekonomi nasional. Sejumlah indikator inti seperti penjualan ritel mengikuti tren positif. Sementara itu, pengesahan RUU pengampunan pajak yang diprediksi dapat meningkatkan pertumbuhan PDB Indonesia pun semakin memperkuat optimisme. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa pertumbuhan Indonesia membaik di kuartal ke-2 tahun 2016 ini sehingga optimisme keseluruhan membaik.

"Dengan meningkatnya selera risiko, investor bullish mengangkat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari Senin (26/7/2016). IHSG dapat semakin menguat apabila berkurangnya kegelisahan pasca Brexit dan optimisme terhadap intervensi bank sentral meningkatkan pesona aset berisiko," kata Lukman dalam keterangan resmi, Selasa (26/7/2016). 

Pasar saham global berkibar

Pasar saham menampilkan stabilitas pada hari Senin (26/7/2016). Hal ini didorong oleh peningkatan selera risiko karena meningkatnya optimisme terhadap intervensi bank sentral sejumlah negara untuk mengatasi permasalahan global. Saham Asia melonjak mendekati level tertinggi dalam sembilan bulan terakhir karena peningkatan ekspektasi bahwa Bank of Japan akan mengimplementasikan kebijakan stimulus lebih lanjut untuk menstabilkan ekonomi Jepang. Saham Eropa juga melejit karena laporan iklim usaha Ifo Jerman membaik sehingga kekhawatiran di Zona Euro pun sedikit berkurang. Wall Street ditutup pada hari Jumat dengan cukup baik dan dapat menguat di hari Senin karena momentum positif dari Eropa.

Semakin jelas bahwa harapan intervensi bank sentral telah memperkuat pasar saham untuk beberapa waktu terakhir ini. Walaupun reli pasar ini cukup mengesankan di jangka pendek, kita harus mempertanyakan seberapa lama tren peningkatan ini dapat bertahan sebelum faktor fundamental mulai membatasinya. Kegelisahan pasca Brexit memang mulai teratasi, namun ketidakpastian masih terus ada dan dapat merusak selera risiko. Pasar keuangan masih tetap terdistorsi sehingga menimbulkan kewaspadaan bank sentral. Topik perlambatan pertumbuhan global pun belum sirna sepenuhnya. Mengingat sejumlah faktor risiko tersebut, investor harus waspada dalam situasi reli pasar saham berkepanjangan ini.

Banyak alasan untuk apresiasi USD

Dolar Amerika Serikat (AS) juga mendapat alasan kuat untuk meningkat di bulan ini dengan semakin besarnya ekspektasi peningkatan suku bunga AS sebelum akhir tahun. Data AS di bulan Juli juga berulang kali melampaui ekspektasi sehingga menjadi dasar yang kuat bagi Fed untuk meningkatkan suku bunga. Selain itu, ketenagakerjaan di AS juga tetap baik di situasi ketidakstabilan global. Data manufaktur dan penjualan ritel mengarah pada pertumbuhan ekonomi. Dengan menurunnya kegelisahan Brexit seiring waktu, penghalang besar yang mencegah Fed mengambil tindakan pun mulai hilang.

"Investor akan memperhatikan rapat FOMC di hari Rabu pekan ini (27/7/2016) yang diperkirakan oleh tidak akan mengumumkan peningkatan suku bunga AS di bulan ini. Walaupun suku bunga kemungkinan tidak akan berubah, pernyataan rapat ini dapat memberi isyarat tentang kapan Fed akan mengambil langkah di tahun 2016 ini. Apabila terdengar nada hawkish, maka USD dapat semakin menguat lagi.

Bank of Japan perlu segera bertindak

Yen Jepang mengalami volatilitas tinggi pekan lalu karena fluktuasi spekulasi tentang langkah stimulus tambahan dari Bank of Japan untuk memperbaiki situasi ekonomi domestik saat ini. Walaupun BoJ sudah memutuskan tidak akan mengeluarkan kebijakan "helicopter money", BoJ akan meningkatkan stimulus dan mungkin memotong suku bunga menjadi semakin negatif demi mendorong pertumbuhan ekonomi. Sentimen terhadap Yen saat ini bearish dan USDJPY dapat semakin menguat mendekati 110 apabila BoJ mengambil tindakan di hari Jumat.

"Dari sudut pandang teknikal, USDJPY memerlukan breakout tegas di atas 106.50 untuk dapat membuka jalan menuju 107.50 atau bahkan lebih tinggi lagi," tutup Lukman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

G-20 Sepakat Perkuat Kerjasama Pascabrexit

G-20 Sepakat Perkuat Kerjasama Pascabrexit

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 11:16 WIB

Forextime Akui Sentimen Global Sempat Terpukul

Forextime Akui Sentimen Global Sempat Terpukul

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 15:19 WIB

Dolar AS Melorot Terhadap Yen

Dolar AS Melorot Terhadap Yen

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 09:36 WIB

Pascabrexit, BI Prediksi Ekonomi Global Tumbuh Lebih Lambat

Pascabrexit, BI Prediksi Ekonomi Global Tumbuh Lebih Lambat

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 19:54 WIB

Forextime Akui Ada Perbaikan Sentimen Ekonomi Terhadap Indonesia

Forextime Akui Ada Perbaikan Sentimen Ekonomi Terhadap Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 18:08 WIB

OJK Pandang Stabilitas Keuangan RI Bagus Pascabrexit

OJK Pandang Stabilitas Keuangan RI Bagus Pascabrexit

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 17:31 WIB

Dolar AS Naik Terhadap Yen Pascakudeta Gagal di Turki

Dolar AS Naik Terhadap Yen Pascakudeta Gagal di Turki

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 06:14 WIB

Salip Malaysia & Thailand, Indonesia Emerging Market Terbesar

Salip Malaysia & Thailand, Indonesia Emerging Market Terbesar

Bisnis | Sabtu, 16 Juli 2016 | 12:54 WIB

Investor Tunggu Arah Kebijakan Inggris, Pasar Eropa Melemah

Investor Tunggu Arah Kebijakan Inggris, Pasar Eropa Melemah

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2016 | 08:50 WIB

Mabes Polri Klaim Kecelakaan Lalu Lintas Mudik 2016 Menurun

Mabes Polri Klaim Kecelakaan Lalu Lintas Mudik 2016 Menurun

Ramadan1437h | Jum'at, 15 Juli 2016 | 06:35 WIB

Terkini

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

Melon 'Berwajah' Pejuang di Sleman, Cara Petani Muda Rayakan Kemerdekaan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

Diduga Ada Siswi Tertabrak di Jurangmangu, KRL Palmerah-Rangkasbitung Alami Gangguan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

Mensesneg Buka Suara soal Isu Reshuffle Kabinet Jelang 17 Agustus

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Promo Khusus KPR Renovasi BRI dengan Suku Bunga Spesial

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Stok Beras Bulog Capai 5,25 Juta Ton, Tersebar di Berbagai Gudang Indonesia

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis

WALHI: Sebutan "Bencana Alam" Tak Boleh Menutupi Kerusakan Ekologis

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah

Studi Ungkap Dampak Penuaan Mikroplastik terhadap Polutan di Tanah

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:55 WIB

×