Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Sri Mulyani Jamin Pemotongan Anggaran Tak Jegal Program Prioritas

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 24 Agustus 2016 | 14:43 WIB
Sri Mulyani Jamin Pemotongan Anggaran Tak Jegal Program Prioritas
Menteri Keuangan Sri Mulyani. [Antara/Rosa Panggabean]

Komisi VI DPR hari ini menggelar rapat kerja dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN( untuk membahas right issue serta rencana BUMN membentuk Holding BUMN.

Namun, karena Menteri BUMN Rini Soemarni masih tidak diizinkan untuk mengikuti raker dengan Komisi VI, posisi Rini digantikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Dalam rapat tersebut, Sri sempat ditanya terkait rencana pemerintah memotong anggaran K/L sebesar Rp133,8 triliun dalam APBN-P 2016 oleh Rieke Diah Pitaloka dari fraksi PDI Perjuangan.

Rieke mendukung langkah pemotongan anggaran untuk menyelamatkan BUMN. Akan tetapi ada beberapa pagu di Kementerian Lembaga (KL) yang harus dipertahankan.

"Ada pos di KL yang harus dipertahankan, terutama yang terkait dengan program untuk rakyat, pengurangan kemiskinan, pembangunan infrastruktur dan sejenisnya," kata Rieke di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (24/8/2016).

Menanggapi hak tersebut, Sri menjamin bahwa program prioritas terutama PMN BUMN tidak akan mengalami pemotongan. "Jadi, di beberapa kementerian, anggaran akan dikelola secara multiyears," katanya. 

Selain itu, sebelum melakukan pemotongan pihaknya akan berkonsultasi dengan DPR yang merupakan mitra kerja Kementerian Keuangan.

"Pemotongan anggaran akan dibahas dengan komisi terkait, terutama komisi XI. Kami akan melakukan mengikuti mekanisme yang ada. Sehingga kami jamin program prioritas tidak akan terganggu," tegasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Mandiri Terbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I

Bank Mandiri Terbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 13:55 WIB

DPR Minta Sri Mulyani Pantau Penyertaan Modal Negara ke BUMN

DPR Minta Sri Mulyani Pantau Penyertaan Modal Negara ke BUMN

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 13:39 WIB

Pertama Kali Rapat Di DPR, Sri Mulyani Banjir Pujian

Pertama Kali Rapat Di DPR, Sri Mulyani Banjir Pujian

News | Rabu, 24 Agustus 2016 | 12:44 WIB

Komisi VI Gelar Raker, Menteri BUMN Rini Masih Diboikot

Komisi VI Gelar Raker, Menteri BUMN Rini Masih Diboikot

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 11:59 WIB

Jika Defisit APBN Lebih Dari 3 Persen PDB, Jokowi Bisa Lengser

Jika Defisit APBN Lebih Dari 3 Persen PDB, Jokowi Bisa Lengser

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 10:08 WIB

Bank Mandiri Berikan 3 Unit Motor Siaga Kesehatan di Belu

Bank Mandiri Berikan 3 Unit Motor Siaga Kesehatan di Belu

Press Release | Rabu, 24 Agustus 2016 | 08:17 WIB

DPR Kritik Penerimaan Negara via Tax Amnesty Jauh Dibawah Target

DPR Kritik Penerimaan Negara via Tax Amnesty Jauh Dibawah Target

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 14:05 WIB

Sri Mulyani Diminta Tak Persulit Implementasi Tax Amnesty

Sri Mulyani Diminta Tak Persulit Implementasi Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:44 WIB

Pertamina Lubricants Sokong Pabrik Gula PT SMS

Pertamina Lubricants Sokong Pabrik Gula PT SMS

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 12:52 WIB

Anak Usaha RNI Lebarkan Sayap Bisnis ke Afrika

Anak Usaha RNI Lebarkan Sayap Bisnis ke Afrika

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 11:02 WIB

Terkini

IHSG Terus Lari Kencang 2% di Sesi I, 537 Saham Menghijau

IHSG Terus Lari Kencang 2% di Sesi I, 537 Saham Menghijau

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:15 WIB

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:30 WIB

Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?

Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:02 WIB

Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan Kampus

Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Lingkungan Kampus

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:59 WIB

Dari Kilang hingga Minyak, Ini Isi Diplomasi Energi Prabowo ke Rusia

Dari Kilang hingga Minyak, Ini Isi Diplomasi Energi Prabowo ke Rusia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:56 WIB

Pentingnya SKU: Cara Mengurus Surat Keterangan Usaha dan Keuntungannya bagi UMKM

Pentingnya SKU: Cara Mengurus Surat Keterangan Usaha dan Keuntungannya bagi UMKM

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:49 WIB

KKP Dorong Nelayan Jualan Online, Peluang Cuan dari E-Commerce Terbuka Lebar

KKP Dorong Nelayan Jualan Online, Peluang Cuan dari E-Commerce Terbuka Lebar

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:42 WIB

Emas Antam Lagi Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2,86 Juta per Gram

Emas Antam Lagi Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2,86 Juta per Gram

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:22 WIB

BI Intervensi di Pasar Valas, Rupiah Berdarah-darah ke Level Rp17.124

BI Intervensi di Pasar Valas, Rupiah Berdarah-darah ke Level Rp17.124

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 11:10 WIB