Jokowi Tegaskan Tax Amnesty Adalah Awal Reformasi Perpajakan RI

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Selasa, 06 September 2016 | 11:51 WIB
Jokowi Tegaskan Tax Amnesty Adalah Awal Reformasi Perpajakan RI
Presiden Jokowi dalam forum KTT G-20 di Cina, Senin (5/9/2016). [Biro Pers Istana]

Presiden Joko Widodo baru saja mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang diselenggarakan di Hangzhou International Expo Center, Republik Rakyat Tiongkok, Senin (5/9/2016). Saat menjadi pembicara utama pada sesi kedua KTT G20, Presiden menyampaikan bahwa kebutuhan akan kerja sama internasional dalam perpajakan berguna untuk menghindari adanya penghindaraan pajak dan mendorong kebijakan pajak yang kondusif di masing-masing negara anggota G20. 

“Ke depan semua mengatakan bahwa perpajakan harus dirombak. Kita pun juga sama. Kita sudah mendahalui dengan tax amnesty. Tax amnesty ini adalah arah menuju reformasi perpajakan kita, jangan dianggap ini berdiri sendiri. Tidak,” ucap Presiden kepada jurnalis asal Indonesia di lobby hotel Dahua Boutique sebelum berangkat menuju bandara Internasional Xiaoshan Hangzhou, Cina. 

Presiden menjelaskan bahwa program tax amnesty telah mengikuti trend dunia yang menginginkan adanya pembaharuan total di bidang perpajakan. “Jangan sampai misalnya Undang-Undang KUP (Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan) kita, Undang-Undang PPh kita, Undang-Undang PPn kita ini ditinggal oleh  trend dunia yang sudah menuju ke arah pembaharuan total. Ini  juga harus diikuti, agar kita tidak ditinggal,” jelas Presiden. 

Di KTT G20, Presiden juga menyampaikan bahwa ekonomi Indonesia adalah ekonomi terbuka dan pentinya pertumbuhan ekonomi yang inklusif ke depannya. “Jadi kita ingin mendukung upaya-upaya ekonomi melalui kerja sama antar negara, melalui kerja sama antara anggota-anggota G20. Dan kita sendiri ingin agar implementasi itu segera kita kerjakan secepat-cepatnya karena tanpa itu kita akan betul-betul ditinggal,” ucap Presiden. 

Revolusi Industri Baru dan Ekonomi Digital 

Dari pelaksanaan KTT G20 ini, Presiden melihat ada dua yang perlu diwaspadai agar tidak tertinggal oleh negara lain, yakni tentang revolusi industri baru dan ekonomi digital. “Revolusi industri baru mulai digaungkan oleh negara-negara besar. Kita harus melihat peluang itu dan juga kita harus mengambil peran. Bagaimana kita juga jangan sampai ditinggal,” ucap Presiden. 

Terkait ekonomi digital, Presiden mengatakan bahwa dirinya ingin agar segera terimplementasikan. “Semua sekarang sudah terus berbicara mengenai ekonomi digital dan terus mengimplementasikan apa yang secepatnya bisa dikerjakan. Kitapun juga sama, Kita akan secepat-cepatnya mengikuti trend dunia ini agar tidak ditinggal,” kata Presiden. 

Oleh karena itu, selama berada di Cina, Presiden menyempatkan diri berkunjung ke sebuah perusahaan raksasa e-commerce Alibaba dan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri telekomunikasi Huawei. “Dan kita lihat sendiri di Indonesia sebetulnya sudah ada market place lokal, market place indonesia yang juga bisa dipakai sebagai sebuah pondasi menuju ke sebuah digital ekonomi dunia yang saling bergandengan,” imbuh Presiden. 

Presiden tidak menginginkan pasar Indonesia yang begitu besar ditinggal begitu saja. Demikian pula dengan channeling yang berkaitan dengan supply chain dunia harus terhubungkan. “Berkaitan dengan misalnya logistik platformnya Alibaba. Retail platform Alibaba ini juga harus kita sambung-sambungkan sehingga bermanfaat, utamanya bagi ekonomi-ekonomi yang berada di kampung, produk-produk yang berada di desa-desa, yang bisa dipasarkan tidak dalam ruang lingkup nasional tapi juga internasional. Itulah gunanya menchannelkan market place Indonesia dengan sistem platform logistic. Ini di sisi digital ekonomi,” ujar Presiden. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia-Argentina Jajaki Kerja Sama Ekonomi dan Olah Raga

Indonesia-Argentina Jajaki Kerja Sama Ekonomi dan Olah Raga

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 11:45 WIB

Indonesia dan Italia Sepakat Tingkatkan Nilai Perdagangan

Indonesia dan Italia Sepakat Tingkatkan Nilai Perdagangan

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 11:39 WIB

Presiden Jokowi Tegaskan Dunia Tak Boleh Biarkan Terorisme

Presiden Jokowi Tegaskan Dunia Tak Boleh Biarkan Terorisme

News | Selasa, 06 September 2016 | 11:30 WIB

Inilah 17 Tujuan Global Agenda 2030

Inilah 17 Tujuan Global Agenda 2030

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 11:23 WIB

Di KTT G-20, Presiden Jokowi Minta Kebijakan Proteksi Dihapus

Di KTT G-20, Presiden Jokowi Minta Kebijakan Proteksi Dihapus

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 11:15 WIB

Jokowi Klaim Indonesia Contoh Negara yang Aktif Perangi Korupsi

Jokowi Klaim Indonesia Contoh Negara yang Aktif Perangi Korupsi

News | Selasa, 06 September 2016 | 11:01 WIB

Jokowi: Perlu Sistem Perpajakan Internasional yang Transparan

Jokowi: Perlu Sistem Perpajakan Internasional yang Transparan

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 10:55 WIB

Jokowi Tegaskan Indonesia Bangun Ekonomi Terbuka & Inklusif

Jokowi Tegaskan Indonesia Bangun Ekonomi Terbuka & Inklusif

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 10:47 WIB

Jokowi: Masyarakat Indonesia akan Malas Jika Disubsidi

Jokowi: Masyarakat Indonesia akan Malas Jika Disubsidi

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 19:53 WIB

Di Cina, Jokowi Bilang RI Buka Pintu Investasi Infrastruktur

Di Cina, Jokowi Bilang RI Buka Pintu Investasi Infrastruktur

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 19:37 WIB

Terkini

Makan Telur Mentah Apakah Aman untuk Kesehatan? Ini Faktanya

Makan Telur Mentah Apakah Aman untuk Kesehatan? Ini Faktanya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:57 WIB

Sassuolo Tahan AC Milan 1-1, Jay Idzes Masih Absen karena Cedera

Sassuolo Tahan AC Milan 1-1, Jay Idzes Masih Absen karena Cedera

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Warna Keberuntungan 12 Shio Oktober 2026: Shio Babi Pakai Hitam agar Rezeki Lancar

Warna Keberuntungan 12 Shio Oktober 2026: Shio Babi Pakai Hitam agar Rezeki Lancar

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:26 WIB

Diskon Wingstop 40% Bersama BRI, Berlaku Hingga Akahir Tahun

Diskon Wingstop 40% Bersama BRI, Berlaku Hingga Akahir Tahun

Bri | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Bezzecchi Juara di Mandalika, Aprilia Cetak Sejarah

Bezzecchi Juara di Mandalika, Aprilia Cetak Sejarah

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Di Tengah Konflik Global, Andrea Bocelli Buktikan Musik Punya Kekuatan Menyatukan

Di Tengah Konflik Global, Andrea Bocelli Buktikan Musik Punya Kekuatan Menyatukan

Entertainment | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan

Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun

Niat Menolong Rekan, Dua Penggali Sumur di Muara Enim Tewas Diduga Terpapar Gas Beracun

Sumsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×