Antam Dukung Relaksasi Ekspor Terbatas Bijih Mineral

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 07 September 2016 | 20:11 WIB
Antam Dukung Relaksasi Ekspor Terbatas Bijih Mineral
Kantor Pusat PT Aneka Tambang (Antam) Tbk di Jakarta Selatan, Minggu (3/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

PT Aneka Tambang (Antam) Tbk  mengumumkan bahwa Perusahaan menyambut positif dan siap mendukung rencana relaksasi ekspor mineral secara terbatas yang digagas oleh Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Direktur Utama ANTAM, Tedy Badrujaman mengatakan bahwa sebagai BUMN yang merupakan kepanjangan tangan negara dalam pengelolaan sumber daya mineral, Antam berkomitmen untuk mendukung kebijakan hilirisasi mineral Pemerintah. "Hal ini dibuktikan dengan telah berdirinya Pabrik FeNi I, II dan III di Pomalaa, Sulawesi Tenggara, Pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) di Tayan, Kalimantan Barat, dan pabrik Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia di Pulogadung, Jakarta," kata Tedy di Jakarta, Rabu (7/9/2016).

"Meski demikian, ANTAM memiliki produksi bijih hasil tambang yang merupakan by product tambang yang belum ekonomis untuk mensuplai pabrik Antam ataupun pabrik dalam negeri lainnya. Padahal ini sangat bernilai di luar negeri sehingga bisa ada tambahan pemasukan bagi negara dan pendanaan bagi proyek pertumbuhan apabila dapat diekspor, dibandingkan hanya sebagai waste tanpa nilai ekonomis," ujar Tedy. 

Bijih mineral memiliki beberapa karakteristik yang tidak  seluruhnya dapat diolah di dalam negeri dikarenakan keragaman teknologi pengolahan masing-masing karakteristik mineral bijih dan tingkat keekonomian yang ditentukan oleh besaran investasi dan biaya produksi. Adapun pemanfaatan bijih mineral yang belum diolah tersebut dapat dilakukan melalui ekspor bijih mineral mengingat keterbatasan kapasitas pabrik pemrosesan di dalam negeri. 

Bila Antam diberi kepercayaan untuk mengekspor kembali, maka Antam akan mengalokasikan bijih nikel kadar tinggi   untuk seluruh smelter dalam negeri dengan harga yang lebih murah dari harga pada saat ini. Sedangkan, untuk bijih nikel yang tidak dapat dikonsumsi di dalam negeri akan diekspor. Bijih sisa ini mempunyai kadar yang lebih bagus dari bijih nikel dari Filipina sehingga bila bijih nikel dari Indonesia masuk ke pasar ekspor maka akan mensubstitusi bijih nikel dari Filipina.
 
Dengan jumlah cadangan dan sumber daya nikel sejumlah 988,30 juta wmt yang terdiri dari 580,20 juta wmt bijih nikel kadar tinggi dan 408,10 juta wmt bijih nikel kadar rendah, ANTAM akan mampu untuk memasok kebutuhan smelter dalam negeri.
 
"Dengan demikian harga nikel akan tetap stabil dan minat investor akan tetap tinggi seperti saat ini,” tambah Tedy.
 
Untuk memanfaatkan cadangan dan sumber daya nikel yang dimiliki, selain melakukan penjualan   bijih domestik, saat ini Antam tengah melaksanakan pembangunan pabrik feronikel berkapasitas 13.500 ton nikel dalam feronikel (TNi) di Halmahera Timur, Maluku Utara yang direncanakan selesai pada tahun 2018. Untuk mengoptimalkan nilai tambah potensi bauksit yang dimiliki, saat ini ANTAM berkerjasama dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum) sedang melaksanakan pembangunan pabrik Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Tahap 1 berkapasitas 1 juta ton di   Mempawah, Kalimantan Barat yang direncanakan selesai pada tahun 2019. "Melalui pengoperasian SGAR, Antam dan Inalum dapat mengolah cadangan bauksit yang ada sehingga Inalu akan memperoleh pasokan bahan baku aluminium dari dalam negeri sehingga mengurangi ketergantungan terhadap impor alumina sekaligus menghemat devisa," tutup Tedy.
 
Dalam pengolahan bijih emas, kegiatan hilirisasi Antam telah selesai hingga menghasilkan produk akhir emas batangan serta memasarkannya. Antam memiliki tambang dan pabrik pengolahan emas di Pongkor, Jawa Barat dan Cibaliung, Banten, serta pabrik pengolahan dan pemurnian Logam Mulia berstandar internasional London Bullion Market Association (LBMA) yang merupakan satu-satunya fasilitas pengolahan dan pemurnian logam mulia di Indonesia yang menjamin kualitas kemurnian produk emas ANTAM 99,99 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Laba Bersih Antam Semester I 2016 Capai Rp11 Miliar

Laba Bersih Antam Semester I 2016 Capai Rp11 Miliar

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 18:45 WIB

Penjualan Bijih Nikel Antam Capai 644.125 Wet Metric Ton

Penjualan Bijih Nikel Antam Capai 644.125 Wet Metric Ton

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 14:04 WIB

Selama Ini Pemerintah Dinilai Terlalu Memanjakan Freeport

Selama Ini Pemerintah Dinilai Terlalu Memanjakan Freeport

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 18:49 WIB

Komisi VII: Banyak Perusahaan Tambang Tak Patuhi Regulasi

Komisi VII: Banyak Perusahaan Tambang Tak Patuhi Regulasi

Bisnis | Senin, 16 Mei 2016 | 08:46 WIB

Antam & Inalum Sepakat Bangun Bersama Smelter Alumina

Antam & Inalum Sepakat Bangun Bersama Smelter Alumina

Bisnis | Kamis, 14 April 2016 | 20:54 WIB

Smelter Alumina di Kalbar Bisa Hasilkan Ekspor 765 Juta Dolar AS

Smelter Alumina di Kalbar Bisa Hasilkan Ekspor 765 Juta Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 01 April 2016 | 17:56 WIB

BKPM Inspeksi Pembangunan Smelter Alumina Pertama di Indonesia

BKPM Inspeksi Pembangunan Smelter Alumina Pertama di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 01 April 2016 | 12:48 WIB

HIPMI Wanti-Wanti Hilirisasi Pertambangan Jangan Kandas

HIPMI Wanti-Wanti Hilirisasi Pertambangan Jangan Kandas

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2016 | 18:43 WIB

Ini Dalih Pemerintah Pembangunan Smelter Masih Jalan di Tempat

Ini Dalih Pemerintah Pembangunan Smelter Masih Jalan di Tempat

Bisnis | Rabu, 16 Desember 2015 | 15:35 WIB

Terkini

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:11 WIB

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:05 WIB

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:39 WIB

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:23 WIB

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:25 WIB

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:39 WIB

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:52 WIB

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB