Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Bangun 5 Bandara, Bank Mandiri Beri Kredit Sindikasi Rp4 Triliun

Adhitya Himawan

Senin, 03 Oktober 2016 | 16:25 WIB
Bangun 5 Bandara, Bank Mandiri Beri Kredit Sindikasi Rp4 Triliun
Dewan Direksi Bank Mandiri. [Antara/Hafidz Mubarak]

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan kredit sindikasi sebesar Rp4 triliun untuk pembangunan lima bandara pada triwulan IV/2016.

Direktur Perbankan Korporasi Mandiri Royke Tumilaar di Jakarta, Senin (3/10/2016), mengatakan Mandiri akan menjadi pimpinan sindikasi tersebut yang akan disalurkan ke PT Angkasa Pura I sebagai pembangun proyek lima bandara.

"Total sindikasi untuk lima bandara tersebut Rp4 triliun, Bandara Kulonprogo di DI Yogyakarta yang segera (kami) salurkan," ujar dia.

Kredit sindikasi itu untuk pembangunan bandara baru maupun pengembangan bandara yang sudah ada. Kelima bandara itu adalah Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Kulonprogo Yogyakart, Terminal 3 Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Sindikasi tersebut akan melibatkan debitur lain seperti PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI).

Royke menyebutkan kredit sindikasi lainnya yang akan terealisasi di triwulan IV 2016 adalah proyek pembangunan jalan tol di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi.

"Kita harap bisa mulai di triwulan IV, bersama Bandara baru di Kulonprogo," kata dia.

Secara keseluruhan, kata Royke, permintaan kredit infrastruktur di semester II 2016 terus meningkat. Selain proyek transportasi, Mandiri juga menyiapkan kredit untuk proyek pembangkit listrik di triwulan IV.

Untuk pembangkit listrik, kata Royke, perseroan telah menyediakan komitmen pembiayaan hingga Rp20 triliun.

Total, Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit infrastruktur dapat tumbuh 20 persen secara tahunan (yoy) di akhir tahun. Sedangkan total kredit perseroan ditargetkan tumbuh 10-11 persen.

Berdasarkan portofilo Mandiri, komitmen kredit infrastruktur hingga akhir Agustus 2016 sebesar Rp92,8 triliun atau tumbuh 40 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Dari nilai komitmen Rp92,8 triliun, pinjaman yang sudah dicairkan hingga Agustus 2016 sebesar Rp49,4 triliun, atau meningkat sekitar 19 persen dari periode sama tahun lalu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Makin Menggeliat

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Makin Menggeliat

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:18 WIB

Bank Mandiri Beri Layanan Wholesale dan Retail Banking Buat KAI

Bank Mandiri Beri Layanan Wholesale dan Retail Banking Buat KAI

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 13:09 WIB

Mandiri Sekuritas Ekspansi Bisnis ke Singapura

Mandiri Sekuritas Ekspansi Bisnis ke Singapura

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 18:15 WIB

BRI Bangun Layanan Finansial Digital Bersama Penggiat Startup

BRI Bangun Layanan Finansial Digital Bersama Penggiat Startup

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 13:54 WIB

Mandiri DPLK Layani Pensiunan Aetra Air

Mandiri DPLK Layani Pensiunan Aetra Air

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 23:37 WIB

Bank Mandiri Layani Transaksi Investasi Reksa Dana Danareksa

Bank Mandiri Layani Transaksi Investasi Reksa Dana Danareksa

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 23:30 WIB

Bank Mandiri Kucurkan Kredit Rp1 Triliun Pada PT KAI

Bank Mandiri Kucurkan Kredit Rp1 Triliun Pada PT KAI

Bisnis | Rabu, 28 September 2016 | 21:26 WIB

BRI Jalin Kerjasama Bisnis dengan Pos Indonesia

BRI Jalin Kerjasama Bisnis dengan Pos Indonesia

Bisnis | Rabu, 28 September 2016 | 00:06 WIB

Terkini

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:31 WIB

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:53 WIB

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:48 WIB

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB