Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BI: Dana Luar Negeri Biayai Ekonomi di Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 06 Oktober 2016 | 13:49 WIB
BI: Dana Luar Negeri Biayai Ekonomi di Indonesia
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara (kiri). (Antara)

Suara.com - Indonenesia tidak bisa bisa bangun sendiri tanpa dukungan negara lain, seperti Amerika Serikat. Seluruh pendanaan untuk pembangunan masih bergantung pada dana asing.

"Indonesia tidak bisa bangun sendiri kalau hanya menggunakan dana dari dalam negeri. Pasalnya, kredit dalam negeri secara total hanya memegang porsi 30 persen dari PDB Indonesia. Sementara kapasitas dana pensiun, asuransi, reksadana dan sejenisnya juga masih kecil," kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara di gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (6/10/2016).

Pada dasarnya bukan hanya Indonesia yang bergantung pada negeri Paman Sam ini. Namun seluruh negara di berbagai belahan dunia masih bergantung terhadap mata uang negeri Paman Sam.

Sehingga, pergerakan mata uang dolar AS pasti memberikan pengaruh terhadap ekonomi negara-negara lainnya di dunia.

"Suka tidak suka, perdagangan di dunia masih menggunakan mata uang dolar. Jadi siapa yang biayai ekonomi Indonesia? Yaitu dana luar negeri," katanya.

Dari sisi investasi pun, sebagian besar investasi di Indonesia, berbentuk Penanaman Modal Asing. Demikian juga, dengan kredit utang luar negeri, maupun portofolio arus modal masuk sebagian besar menggunakan dolar AS.

Pasalnya, sektor perbankan nasional memang saat ini hanya mampu berkontribusi 30 persen modal investasi terhadap produk domestik bruto nasional.

"Semua modal yang masuk ikut menggunakan mata uang dolar AS. Tak heran kalau semua negara termasuk Indonesia sangat bergantung kepada dolar AS. Jadi memang Indonesia tidak bisa membangun hanya menggunakan dana dalam negeri," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI Maklum Pertumbuhan Ekonomi Tak Memuaskan

BI Maklum Pertumbuhan Ekonomi Tak Memuaskan

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2016 | 13:29 WIB

BI Klaim Inflasi Bulan September 2016 Terkendali

BI Klaim Inflasi Bulan September 2016 Terkendali

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 20:28 WIB

Pengamat: 13 Paket Kebijakan Ekonomi Tidak Berjalan

Pengamat: 13 Paket Kebijakan Ekonomi Tidak Berjalan

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 03:48 WIB

BI Tegaskan Pemerintah Berhak Pungut Pajak dari E-Commerce

BI Tegaskan Pemerintah Berhak Pungut Pajak dari E-Commerce

Bisnis | Minggu, 25 September 2016 | 22:41 WIB

Pengguna Kartu Debit di Indonesia Capai 140 Juta

Pengguna Kartu Debit di Indonesia Capai 140 Juta

Bisnis | Minggu, 25 September 2016 | 21:27 WIB

Forextime: BI Pangkas Suku Bunga Acuan Menjadi 5 Persen

Forextime: BI Pangkas Suku Bunga Acuan Menjadi 5 Persen

Bisnis | Sabtu, 24 September 2016 | 02:04 WIB

Pembiayaan Pasar Keuangan Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Pembiayaan Pasar Keuangan Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 13:46 WIB

BI Waspada Rasio Utang Swasta Lebih Tinggi Dibanding Pemerintah

BI Waspada Rasio Utang Swasta Lebih Tinggi Dibanding Pemerintah

Bisnis | Senin, 19 September 2016 | 14:28 WIB

Anggota DPR: Cetak Uang Baru Tidak Urgen

Anggota DPR: Cetak Uang Baru Tidak Urgen

DPR | Minggu, 18 September 2016 | 12:07 WIB

BI Dorong Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia

BI Dorong Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 13:26 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB