Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Mendag Jadikan Pasar Rakyat Indikator Inflasi Nasional

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 07 Oktober 2016 | 19:28 WIB
Mendag Jadikan Pasar Rakyat Indikator Inflasi Nasional
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Pasar Rakyat Krendetan di Purworejo, Jawa Tengah, Jumat (7/10/2016). [Antara/Hendra Nurdiyansyah]

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menilai pasar rakyat merupakan salah satu indikator nasional dalam pergerakan tingkat kestabilan harga/inflasi. “Tidak boleh dilupakan, pasar rakyat merupakan ujung tombak pemasaran hasil produksi petani, nelayan, peternak, dan produk UKM sekaligus tempat penyediaan kebutuhan pokok masyarakat,” tegas Mendag dalam keterangan tertulis, Jumat (7/10/2016).

Hal ini disampaikan Mendag Enggar pada kunjungan kerja ke sejumlah pasar rakyat di dua kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kebumen dan Purworejo, Jawa Tengah, hari ini, Jumat (7/10). Kunjungan ke Pasar Giwangretno di Kabupaten Kebumen dan Pasar Krendetan di Kabupaten Purworejo ini untuk memantau amanat program nawacita, yaitu revitalisasi pasar.

Untuk itu, Mendag berkomitmen terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui upaya revitalisasi pasar rakyat. “Dengan revitalisasi pasar rakyat, maka pasar rakyat akan berada dalam kondisi yang baik. Dengan kondisi pasar yang baik diharapkan dapat membantu masyarakat untuk menjual hasil produksi yang baik juga,” jelas Mendag.

Pasar Giwangretno merupakan pasar rakyat yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Kebumen yang mendapatkan bantuan dana revitalisasi Pasar Rakyat melalui Tugas Perbantuan dari Kemendag pada 2015 senilai Rp 10 miliar. Pasar yang memiliki luas lahan sebesar 3.768 m2 ini ditempati 392 pedagang dengan omzet Rp 3 miliar per bulan.

Pasar Giwangretno ini merupakan pasar yang beroperasi pada hari Selasa dan Jumat. Namun demikian, di hari-hari lainnya masih terlihat aktivitas penjualan dan pembelian oleh beberapa pedagang.

Komoditas yang diperdagangkan antara lain bahan pokok, sayur mayur, buah-buahan, lauk pauk, kelontong, dan produk sandang. Pada 2016, Pasar Giwangretno memperoleh bantuan sarana usaha dagang berupa meja boks sebanyak 262 unit dan meja serbaguna sebanyak 30 unit. Bantuan lainnya yang akan diberikan secara bertahap yaitu meja berjualan dan gantungan sebanyak 48 unit.

Selain itu, juga akan dilakukan operasi pasar (OP) gula ex Primkopol sebanyak 4.190 kg bagi 29 pedagang dengan harga beli Rp 11.500/kg. OP yang sama juga akan digelar di Pasar Tumenggungan sebanyak 3.490 kg bagi 30 pedagang.

Sementara itu, Pasar Krendetan merupakan pasar rakyat yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo. Pasar ini mendapatkan bantuan dana revitalisasi Pasar Rakyat melalui Tugas Perbantuan dari Kemendag pada 2015 senilai Rp 6 miliar. Pasar yang memiliki luas bangunan sebesar 5.019 m2 ini ditempati 285 pedagang dengan omzet Rp 1 miliar per bulan. Komoditas yang diperdagangkan antara lain bahan pokok, sayur mayur, buah-buahan, lauk pauk, kelontong, dan produk sandang.

Pasar Krendetan Purworejo merupakan pasar yang beroperasi di hari Rabu dan Sabtu. Di pasar ini, Kemendag akan memberikan bantuan secara bertahap fasilitas yang diperlukan bagi para pedagang, yaitu meja boks 236 unit, meja serbaguna 25 unit, dan meja rombong 5 unit.

Sedangkan untuk OP gula di Purworejo dialokasikan 15 ton yang disebar di dua pasar, yaitu Pasar Suronegaran dan Krendetan dengan harga beli Rp 11.500/kg.

Dialog dengan Petani dan Peternak

Pada kunjungan kerja kali ini, Mendag Enggar bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman juga mengunjungi sentra produksi jagung di Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen. Keduanya bertatap muka dengan para petani dalam rangka panen raya serta persiapan tanam jagung 5.000 hektare di tahun 2017.

Dalam sambutannya, Mendag meminta para petani untuk tidak khawatir dalam menanam jagung karena jagung merupakan salah satu dari tujuh komoditas yang dijamin harganya oleh Pemerintah. “Jika harga jagung lebih rendah dari harga batas bawah, maka akan diserap oleh Bulog,” imbuh Mendag.

Tidak hanya itu, kedua Menteri juga meninjau Kelompok Tani Ternak Rukun Maju Makmur di Desa Sitiadi, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Pada dialog tersebut, Kelompok Tani Ternak Rukun Makmur Jaya meminta dukungan kepada kedua Menteri untuk pengembangan eduwisata di daerah tersebut.

Sedangkan Mendag, pada pertemuan itu, menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah tengah menggodok rencana persiapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk peternak dan petani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendag: PPN dan PPDN Kembangkan Produk Potensial Daerah

Mendag: PPN dan PPDN Kembangkan Produk Potensial Daerah

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 16:21 WIB

Little Bandung Store Hadir di Malaysia

Little Bandung Store Hadir di Malaysia

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 16:15 WIB

Diaspora Indonesia Promosikan Kopi dan Batik di AS

Diaspora Indonesia Promosikan Kopi dan Batik di AS

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 16:03 WIB

90 Pengusaha Arab Saudi akan Hadiri TEI 2016

90 Pengusaha Arab Saudi akan Hadiri TEI 2016

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 15:56 WIB

Perubahan DNI Telah Membuka 141 Bidang Usaha

Perubahan DNI Telah Membuka 141 Bidang Usaha

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 20:47 WIB

Keterbukaan dan Daya Saing Jadi Kunci Masa Depan Ekonomi RI

Keterbukaan dan Daya Saing Jadi Kunci Masa Depan Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 20:39 WIB

BI Klaim Inflasi Bulan September 2016 Terkendali

BI Klaim Inflasi Bulan September 2016 Terkendali

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 20:28 WIB

Kemendag Siapkan 1.000 Kamar Hotel untuk Buyer TEI 2016

Kemendag Siapkan 1.000 Kamar Hotel untuk Buyer TEI 2016

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 20:21 WIB

Uang Kuliah, Rokok dan Pulsa Sumbang Inflasi September 2016

Uang Kuliah, Rokok dan Pulsa Sumbang Inflasi September 2016

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 12:58 WIB

BPS Catat Inflasi September 2016 0,22 persen

BPS Catat Inflasi September 2016 0,22 persen

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 12:28 WIB

Terkini

Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN

Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:31 WIB

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:20 WIB

Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg

Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:15 WIB

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:07 WIB

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:00 WIB

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:59 WIB

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:35 WIB

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:57 WIB

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:50 WIB