Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Di Kuningan, 'Saling Nitipkeun' Benahi Rumah Tak Layak Huni

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Sabtu, 08 Oktober 2016 | 05:32 WIB
Di Kuningan, 'Saling Nitipkeun' Benahi Rumah Tak Layak Huni
Rumah Subsidi di kawasan Curug Tangerang, Banten. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Ada budaya yang unik di Kuningan ketika ada orang yang sedang membangun rumah. Budaya tersebut dengan istilah 'saling nitipkeun' atau arisan bangun rumah.

"Di kami ada budaya begini, kalau ada tetangga bikin rumah, tetangga lainnya, misalnya, titip semen 10 sak. Nanti pada saat dia, si tetangga tadi, mau bangun rumah, baru yang itu (tetangga yang dititipi semen), bayar. Bahasa sundanya saling nitipkeunlah," tutur Bupati Kuningan Acep Purnama di Pendopo Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat (7/10/2016) malam.

Hal itu dikatakanya saat menerima kunjungan Direktur Perumahan Swadaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Raden Jhonny Fajar Sofyan Subrata. Jhonny berkunjung untuk meninjau program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kuningan. Program ini adalah bantuan pemerintah pusat untuk pembenahan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Dalam kesempatan ini, Acep menerangkan, ada 648 permintaan untuk program BSPS yang tersebar di enam desa. ‎Bantuan ini mulai berjalan pada tahun ini dan sudah hampir rampung seluruhnya.

Acep mengatakan, ‎berdasarkan data yang dimilikinya, ada 14ribu rumah yang tidak layak huni di Kuningan. Sebanyak 6 ribu rumah sudah terselesaikan dan sisa 8 ribu unit rumah yang masih berstatus tidak layak huni. Dia pun berharap dengan program BSPS dan bantuan dari pemerintah daerah, masalah rumah tidak layak huni di Kuningan selesai secara tuntas pada tahun 2020.

"Karenanya, kami targetkan tahun ini 1000-1500 rumah yang selesai," kata dia.

Selain bantuan BSPS ini, Acep mengatakan pemerintah daerah Kabupaten Kuningan juga memberikan bantuan untuk pembangunan rutilahu. Katanya, Program ini sudah berjalan sejak 2005 dan berjalan tiap tahun. Program ini menggunakan APBD dengan bantuan Rp 4juta per rumah.

"Setiap taun kami alokasikan anggaran APBD Rp2 miliar untuk 500 rumah. Namun sekali lagi kami menyadari tdak mungkin cukup. Tapi prinsipnya untuk stimulan untuk menyemanagati tetangga, keluarga, teman-teman untuk membantu karena ini sifatnya renovasi," tuturnya.

‎Pemerintah menargetkan 95 ribu unit rumah untuk program BSPS. Rinciannya, 94 ribu unit ditujukan untuk peningkatan kualitas rumah sedangkan seribu unit untuk pembangunan rumah baru.‎

Ada sejumlah persyaratan untuk penerima bantuan BSPS ini. Di antaranya, WNI, memiliki atau menguasai tanah namun belum memiliki rumah, memiliki/menempati rumah satu-satunya dengan kondisi tidak layak huni, serta belum pernah memeroleh bantuan rumah dari pemerintah, berpenghasilan sebanyak-banyaknya 30 persen di atas upah minimum provinsi setempat,

Kemudian, diutamakan yang sudah memiliki keswadayaan dan berencana membangun atau meningkatkan kualitas rumahnya, bersedia bertanggungjawab dalam pemanfaatan BSPS, serta bersedia membentuk kelompok dan bersedia mengikuti ketentuan BSPS.

Adapun jumlah bantuan yang diberikan dalam program ini dibagi dua bagian, yakni peningkatan kualitas maksimal Rp15 juta, dan pembangunan baru maksimal Rp 30 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jumlah Rumah Subdidi yang Telah Dibangun di Sumut 7.845 Unit

Jumlah Rumah Subdidi yang Telah Dibangun di Sumut 7.845 Unit

Bisnis | Rabu, 28 September 2016 | 04:36 WIB

Kementerian PUPR Telah Beri Bantuan PSU Untuk 27.283 Unit Rumah

Kementerian PUPR Telah Beri Bantuan PSU Untuk 27.283 Unit Rumah

Bisnis | Kamis, 15 September 2016 | 10:53 WIB

Penurunan Suku Bunga BI Pengaruhi Target Satu Juta Rumah

Penurunan Suku Bunga BI Pengaruhi Target Satu Juta Rumah

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 10:58 WIB

Rumah-rumah Bersubsidi Tidak Boleh untuk Kegiatan Investasi

Rumah-rumah Bersubsidi Tidak Boleh untuk Kegiatan Investasi

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 15:11 WIB

Subsidi Perumahan Jaga Daya Beli MBR untuk Miliki Rumah Layak

Subsidi Perumahan Jaga Daya Beli MBR untuk Miliki Rumah Layak

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 14:58 WIB

Menteri Basuki Minta Ada Standar Pembangunan Perumahan Bersubsidi

Menteri Basuki Minta Ada Standar Pembangunan Perumahan Bersubsidi

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 15:32 WIB

Sektor Rumah Tangga Jadi Tumpuan Dongkrak Kredit Perbankan

Sektor Rumah Tangga Jadi Tumpuan Dongkrak Kredit Perbankan

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 03:12 WIB

Pemerintah Pangkas Izin Rumah Subsidi Dari 33 Menjadi 11 Izin

Pemerintah Pangkas Izin Rumah Subsidi Dari 33 Menjadi 11 Izin

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 08:16 WIB

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XIII Mudahkan Rumah Subsidi

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XIII Mudahkan Rumah Subsidi

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 08:38 WIB

BPD Sulutgo Ikut Salurkan KPR Sejahtera FLPP

BPD Sulutgo Ikut Salurkan KPR Sejahtera FLPP

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 14:55 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×