Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak pengusaha taksi konvensional untuk mulai mengembangkan teknologinya dengan metode pelayanan berbasis online.
Pasalnya, hal ini diyakini akan memperingan beban operasional perusahaan.
"Pertama, mereka (Pengemudi Taksi) tidak harus berkeliling-keliling mencari penumpang kan. Jadi cost mereka akan rendah," kata Budi saat ditemui di Plaza UOB, Jakarta Selatan, Senin (10/10/2016).
Kedua, lanjut Budi, jika taksi konvesional berbasis online, hal ini tidak hanya menguntungkan perusahaan saja, tetapi juga memberikan keuntungan kepada masyarakat lantaran bisa mendapatkan akses transportasi dengan cepat.
"Namanya taksi ini kan bagus sekali, itu memberikan kesempatan bagi semua masyarakat mudah mencapainya dan bagi anak muda ini legitimate karena itu dunianya mereka. Oleh karenanya saya secara pribadi, secara institusi sayang sekali kepada online ini. Harus kita dukung, harus kita support, supaya mereka itu eksis di sini," katanya.
Budi pun mengaku, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan taksi konvesional dan online agar bisa berjalan beriringan. Ia pun berharao, koordinasi yang dilakukannya saat ini bisa berjalan dengan baik.
"Mudah-mudahan komunikasi ini jalan baik buat kita dan Organda gentle menerima," tegasnya.