Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Luhut Ingin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Dimulai di 2017

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Selasa, 11 Oktober 2016 | 20:07 WIB
Luhut Ingin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Dimulai di 2017
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya, Luhut Binsar Panjaitan (suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Luhut Binsar Pandjaitan mengakui dirinya telah melapor kepada Presiden Joko Widodo terkait kerjasama ekonomi dengan Jepang. Kunjungan ke Jepang gua menindaklanjuti kesepakatan Presiden Jokowi dengan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe.

“Saya tadi melapor pada presiden, selesai kunjungan ke Jepang sesuai perintah presiden untuk menindaklanjuti hasil-hasil kesepakatan Presiden jokowi dengan PM Abe. Jadi saya ketemu dengan PM Abe maupun menteri-menterinya Dari pertemuan2 itu ada beberapa agenda yang kita follow up segera. Jadi ada working team yang bekerja di sini maupun di Jepang,” kata Luhut kepada sejumlah wartawan di Istana, Jakarta, Selasa (11/10/2016).

Luhut menambahkan, salah satu hal yang sudah disetujui oleh Presiden Jokowi dan PM Abe adalah menyangkut kerjasama ekonomi maritim. Saat ini Indonesia dan Jepang sedang berusaha menerjemahkan bentuk kerjasama yang dikehendaki, termasuk dalam eksplorasi minyak di Natuna dan kemudian kerjasama ekonomi di Pulau Sabang, Aceh, serta pembangunan Pelabuhan Patimban, pelabuhan yang ada di Jawa Barat dan saat ini sedang dibangun.

Terkait proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya yang ditawarkan kepada Jepang, Luhut menegaskan proyek ini sebenarnya sudah disepakati beberapa waktu. Luhut mengaku akan membicarakan masalah ini dengan Menteri BUMN Rini Soemarno. “Mereka (Pemerintah Jepang, red) mau lakukan join survei antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang,” tegas Luhut.

Luhut mengakui proyek kereta api cepat 200 km antara Jakarta-Surabaya akan memiliki dampak ekonomi yang luar biasa. “Sehingga kita berharap kalau boleh sih first quarter 2017, paling lambat secod quarter 2017 bisa kita mulai," jelas Luhut.

Mengenai pelua Cina ikut serta dalam proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya, Luhut belum bisa memastikan. Menurutnya, kalau memang Jepang memberikan kondisi yang lebih bagus mengapa tidak. “Sejarahnya hubungan indonesia dan Jepang bagus dan kita juga jangan terlalu membesar-besarkan sepertinya Cina paling banyak masuk indonesia. Tidak betul itu. karena investasi terbesar di indonesia sekarang masih jepang. Cina pada posisi tiga atau empat,” tutup Luhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut Berharap Jepang Garap Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya

Luhut Berharap Jepang Garap Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 04:05 WIB

Indonesia Kirim Surat ke Jepang Minta Garap Kereta Cepat JKT-SBY

Indonesia Kirim Surat ke Jepang Minta Garap Kereta Cepat JKT-SBY

News | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 03:01 WIB

Begini Jurus Luhut Atasi Dwelling Time di Pelabuhan Tanjung Priok

Begini Jurus Luhut Atasi Dwelling Time di Pelabuhan Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 16:22 WIB

Awasi Dwelling Time, Luhut Tempatkan Mata-mata di Tiap Pelabuhan

Awasi Dwelling Time, Luhut Tempatkan Mata-mata di Tiap Pelabuhan

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 15:09 WIB

Luhut Ingin Sektor ESDM Tampung Dana Tax Amnesty

Luhut Ingin Sektor ESDM Tampung Dana Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 14:53 WIB

Luhut Ajak Arcandra Ke Jepang Bahas Blok Masela

Luhut Ajak Arcandra Ke Jepang Bahas Blok Masela

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 14:24 WIB

Luhut Mengaku Terima Pujian di AS Terkait Tax Amnesty

Luhut Mengaku Terima Pujian di AS Terkait Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 14:20 WIB

Luhut Akui Ada Kemungkinan Archandra Jadi Menteri ESDM Lagi

Luhut Akui Ada Kemungkinan Archandra Jadi Menteri ESDM Lagi

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 13:33 WIB

Luhut Minta Pembenahan Sektor ESDM dengan Kerja Cepat

Luhut Minta Pembenahan Sektor ESDM dengan Kerja Cepat

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 13:09 WIB

Luhut Optimis Pulau Jawa Sepenuhnya Terhubung Jalan Tol di 2019

Luhut Optimis Pulau Jawa Sepenuhnya Terhubung Jalan Tol di 2019

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 19:08 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB