Misbakhun Meminta Sri Mulyani Apresiasi Pegawai Pajak

Adhitya Himawan

Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:49 WIB
Misbakhun Meminta Sri Mulyani Apresiasi Pegawai Pajak
Menteri Keuangan Sri Mulyani. [suara.com/Oke Atmaja]

Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengapresiasi kinerja Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mampu menjaga inflasi sehingga terkendali dengan baik. Sri Mulyani juga dinilai mampu berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dengan pengendalian daerah supaya inflasi terkendali. Selain inflasi, Misbakhun juga memberikan pujian terhadap pencapaian Pertumbuhan Ekonomi 5,04 persen, Nilai Tukar Rupiah yang mulai menguat, dan bunga SPN (Surat Perbendaharaan Negara) yang stabil pada semester pertama tahun 2016.

Misbakhun juga mengapresiasi konsistensi Bu Menkeu untuk menjaga belanja infrastruktur di Kementrian dan Lembaga tetap dalam realisasi yang terus meningkat di tahun 2016 lebih baik dari tahun 2015.

“Ini menunjukkan bahwa Bu Menkeu ingin menjaga amanat Presiden Jokowi untuk membangun infrastruktur sebagai prioritas pembangunan sebagaimana yang menjadi program Nawacita,” kata Misbakhun dalam keterangan tertulis, Kamis (13/10/2016).

Kendati demikian, Misbakhun mengingatkan SMI agar mengkoordinasikan dengan Bank Indonesia di sisa waktu yang ada melalui fungsi koordinasi untuk menjaga laju inflasi agar terjaga dengan baik. Jangan sampai nanti di kemudian hari hingga akhir tahun ada situasi-situasi yang membuat inflasi jadi tidak terkendali.

Misbakhun juga meminta Bu Menkeu supaya memperhatikan animo belanja masyarakat jelang Hari Natal pada November-Desember mendatang. Menurutnya, dengan melihat  asumsi makro semua dalam acuan yang cukup baik, pertumbuhan sampai semester pertama selesai 5,04, inflasi 3,1, rupiah juga terkendali. Terkait rupiah, Misbakhun juga meminta tolong Bu Menkeu karena berkaitan dengan dana tax amnesty (TA) yang begitu besar.

"Ini juga harus dilakukan koordinasi dengan pihak otoritas moneter. Pembayaran-pembayaran dari TA kemarin itu membuat sektor private cukupdi pegang oleh pemerintah, walaupun dalam situasi yang sulit, tapi pemerintah tetap memegang likuiditas yang sangat besar. Sementara, sambung dia, sektor swasta harus berkorban membayar uang tebusan, dsb. Itu kan diluar perkiraan belanja mereka, sehingga itu perlu kebijaksanaan pemerintah untuk lebih  bisa mengatur spending-nya dengan baik sehingga bisa menumbuhkan pertumbuhan di sektor private.

"Realisasi belanja ini kalau saya melihat, yang Pemerintah perlu berhati-hati adalah mengenai serapan yang sampai saat ini, kalau KL 55,8%, belanja non KL 62,9%, sementara tinggal 2 bulan setengah lagi, maka jangan sampai kemudian terjadi kejar-kejaran di akhir tahun untuk mengatasi sisa belanja yang ada," ungkapnya.

Mengenai good governance, Bu  Menkeu selama ini kan selalu bicara soal governance. Pada faktanya, governance menjadi abai, dan kemudian menghabiskan sisa belanja supaya di tahun dépannya tidak terpotong.

Misbakhun pun sempat menyinggung defisit yang sudah terkontrol dengan baik, realisasi masih 1,79, berarti pemerintah benar-benar melakukan upaya manajemen risiko fiskal dengan disiplin fiskal yang ketat dan penuh kehati-hatian.

"Saya akui cukup bagus, sehingga semuanya dalam kontrol fiskal yang terkendali," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNI Himpun Dana Tebusan Tax Amnesty Rp7,6 Triliun

BNI Himpun Dana Tebusan Tax Amnesty Rp7,6 Triliun

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 20:14 WIB

IPW Prediksi Investasi Properti Lebih Dari Rp70 Triliun

IPW Prediksi Investasi Properti Lebih Dari Rp70 Triliun

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 02:28 WIB

Cerita Tukang Sayur Ikut Tax Amnesty

Cerita Tukang Sayur Ikut Tax Amnesty

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2016 | 19:12 WIB

Uang Tersimpan di Rumah Warga Capai Rp150 Triliun

Uang Tersimpan di Rumah Warga Capai Rp150 Triliun

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2016 | 17:22 WIB

Tax Amnesty untuk Agar Indonesia Mandiri Pendanaan

Tax Amnesty untuk Agar Indonesia Mandiri Pendanaan

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2016 | 14:03 WIB

Dari Tax Amnesty, Kantor Pajak Curup Himpun Rp5 Miliar

Dari Tax Amnesty, Kantor Pajak Curup Himpun Rp5 Miliar

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2016 | 02:49 WIB

Dana Tax Amnesty di Maybank Indonesia Masih Sedikit

Dana Tax Amnesty di Maybank Indonesia Masih Sedikit

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 14:00 WIB

Periode Dua Tax Amnesty, Dana Tax Amnesty Tembus Rp3.666 triliun

Periode Dua Tax Amnesty, Dana Tax Amnesty Tembus Rp3.666 triliun

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:50 WIB

Ikut Tax Amnesty, Hercules Datangi Kantor Dirjen Pajak

Ikut Tax Amnesty, Hercules Datangi Kantor Dirjen Pajak

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 20:13 WIB

Dituduh Pengemplang Pajak, Ini Respon Sandiaga

Dituduh Pengemplang Pajak, Ini Respon Sandiaga

News | Selasa, 04 Oktober 2016 | 16:10 WIB

Terkini

5 Ciri-Ciri Bedak Padat Sudah Kedaluwarsa atau Jamuran yang Bahaya untuk Kulit

5 Ciri-Ciri Bedak Padat Sudah Kedaluwarsa atau Jamuran yang Bahaya untuk Kulit

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Bentala Sella: Romansa Unik antara Dokter dan Pengusaha Sayur Hidroponik

Bentala Sella: Romansa Unik antara Dokter dan Pengusaha Sayur Hidroponik

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Pasokan Gas Terbatas, Pekanbaru Terancam Pemadaman Listrik Bergilir hingga 4 Jam

Pasokan Gas Terbatas, Pekanbaru Terancam Pemadaman Listrik Bergilir hingga 4 Jam

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Legenda Liverpool: Pecat Michael Carrick, Pilih Unai Emery sebagai Pengganti

Legenda Liverpool: Pecat Michael Carrick, Pilih Unai Emery sebagai Pengganti

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:09 WIB

AXIS Manfaatkan Futsal Pelajar untuk Gaet Pelanggan Muda, Hadirkan Kuota hingga 2 GB per Hari

AXIS Manfaatkan Futsal Pelajar untuk Gaet Pelanggan Muda, Hadirkan Kuota hingga 2 GB per Hari

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa

Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali

Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:02 WIB

×