Kementerian PUPR Libatkan HIPMI untuk Garap Proyek Infrastruktur

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 14 Oktober 2016 | 11:17 WIB
Kementerian PUPR Libatkan HIPMI untuk Garap Proyek Infrastruktur
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama fungsionaris HIPMI Anggawira, di Jakarta, Rabu (12/10/2016). [Dok HIPMI]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengaku mendapat amanat dari presiden Joko Widodo untuk  membangun 3 infrastruktur prioritas.

“Kementerian pekerjaan umum diamanahi 3 dari 5 bidang infrastruktur  yaitu transportasi yang meliputi pembangunan jalan dan jembatan, kemudian air yang meliputi ketahanan pangan, air bersih, sanitasi, dan pengelolaan banjir. Pokoknya semua yang berhubungan dengan water resources management, dan yang ketiga housing and setlement yaitu pembangunan perumahan dan pemukiman,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ketika menjadi pembicara dalam acara Diklatnas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) angkatan IV di Gedung Panca Gatra Lemhamnas RI, Jakarta Rabu, (12/10/2016). 

Saat ini, sambung Basuki, Indonesia sudah memasuki era kompetisi keterbukaan.  “Apa yang harus kita menangkan dari kompetisi  itu?,” tanya Basuki kepada peserta Diklatnas HIPMI yang berjumlah 110 orang.  “Untuk bisa memenangkan kompetisi di era keterbukaan ini, kita harus memberikan services yang lebih baik, lebih murah, dan juga cepat. Dalam era MEA ini meskipun terlihat para pemimpin negara saling berjabat tangan, dan ramah tamah namun tetap ada aroma persaingan di dalamnya dan kita juga termasuk sedang bersaing dengan negara- negara ASEAN lainnya,” lanjut Basuki dalam keterangan tertulis, Jumat (14/10/2016).

Meski memiliki semangat persaingan yang tinggi, Basuki mengaku bahwa kementeriannya masih menghadapi beberapa kendala. “Tantangan yang kami hadapi dalam pembangunan infrastruktur antaralain  disparitas antar wilayah dan kawasan masih tinggi. Seperti pembangunan di wilayah Jawa yang sudah maju dibandingkan wilayah Timur dan pulau-pulau terluar Indonesia. Untuk mengatasi disparitas tersebut Kementerian PUPR juga turut membangun wilayah Indonesia Timur dan pulau terluar Indonesia. Selanjutnya daya saing nasional masih belum kuat karena keterebatasan dukungan infrastruktur termasuk konektivitas. Yang ketiga adalah masalah urbanisasi yang tinggi serta pemanfaatan sumber daya yang belum optimal dalam mendukung kedaulatan pangan dan energi,” katanya menjelaskan. 

Ajak Pihak Swasta

Untuk mengoptimalkan pembangunan infrastruktur di seluruh daerah dalam negeri, PUPR membuka peluang bagi pihak swasta untuk terlibat dalam proyek infrastruktur. “Dalam kebijakan pemerintah, kita memberikan peluang yang seluas- luasnya kepada swasta. Kalai secara economy visible, dan secara financial visible, maka swasta kita dorong masuk,” katanya. 

Namun, bila pihak swasta belum mampu, maka Kementerian PUPR akan memberi  bantuan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). 

“Kalau melalui KPBU belum masuk juga, penugasan akan diberikan kepada BUMN, kalau BUMN tidak bisa, baru APBN. APBN sebenarnya merupakan opsi terakhir untuk membangun infrastruktur tersebut,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BPP HIPMI Bidang Organisasi Anggawira menyatakan sangat menyambut baik peluang yang diberikan oleh Kementerian PUPR kepada pihak swasta. Anggawira menyatakan bahwa HIPMI siap untuk terlibat dan memberi kontribusi bagi pembangunan infrastruktur Indonesia. “Teman- teman HIPMI menyambut baik peluang ini. Seperti yang Pak Basuki bilang tadi bahwa saat ini ada 3 sektor prioritas yang tengah dikebut yaitu perumahan dan pemukina, pengelolaan air, dan pembangunan jalan. Kami siap mensupport percepatan proses pembangunan tiga sektor ini,” tutupnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Cara Pemerintah Perbaiki Kualitas Skema Pembiayaan Perumahan

Ini Cara Pemerintah Perbaiki Kualitas Skema Pembiayaan Perumahan

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 21:19 WIB

Bencana Timbulkan Kerugian Kerusakan Infrastruktur

Bencana Timbulkan Kerugian Kerusakan Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 21:12 WIB

Proyek Infrastruktur di Sulut Butuh Pekerja Konstruksi Terampil

Proyek Infrastruktur di Sulut Butuh Pekerja Konstruksi Terampil

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 21:07 WIB

Ini Alasan Pengusaha Enggan Garap Proyek Pemerintah

Ini Alasan Pengusaha Enggan Garap Proyek Pemerintah

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:07 WIB

Kontribusi BUMN ke Perekonomian Diklaim Makin Besar

Kontribusi BUMN ke Perekonomian Diklaim Makin Besar

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:02 WIB

Menteri PUPR Larang BUMN Garap Proyek Dibawah Rp50 Miliar

Menteri PUPR Larang BUMN Garap Proyek Dibawah Rp50 Miliar

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:51 WIB

SDA Tak Merata, Kesejahteraan Masyarakat Tak Merata

SDA Tak Merata, Kesejahteraan Masyarakat Tak Merata

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:42 WIB

Sendi Perekonomian Bangsa Indonesia Dinilai Lemah

Sendi Perekonomian Bangsa Indonesia Dinilai Lemah

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:08 WIB

Lelang Penyediaan Perumahan Ditarget 53 Persen Telah Kontrak

Lelang Penyediaan Perumahan Ditarget 53 Persen Telah Kontrak

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 18:03 WIB

Swasta Diberi Peluang Ikut Serta Dalam Pembangunan Infrastruktur

Swasta Diberi Peluang Ikut Serta Dalam Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 17:50 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB