Sertifikasi Tenaga Kerja Diperlukan untuk Dongkrak SDM

Adhitya Himawan

Senin, 17 Oktober 2016 | 19:42 WIB
Sertifikasi Tenaga Kerja Diperlukan untuk Dongkrak SDM
Kementerian Ketenagakerjaan R.I bekerjasama dengan PT Jakarta International Expo (JIExpo) menggelar Bursa Kerja Nasional Job Fair Expo 2015 di Jakarta, Jumat (9/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3i), Syahrial Yusuf mengatakan bahwa lemahnya kompetensi tenaga kerja Indonesia merupakan persoalan serius yang  mendesak dan perlu dibenahi. Menurut pendiri LP3i, Syahrial Yusuf, salah satunya solusi adalah melalui akselerasi penerapan sertifikasi ketenagakerjaan. 

"Lewat sertifikasi dan uji kompetensi ini dapat menjadikan pekerja lebih fokus dan memiliki bukti keahlian tertentu, apalagi kita sudah memasuki era global. Ini sangat penting untuk diterapakan. Kami siap memberikan kajian kami kepada Menteri Pendidikan," ujar Syahrial di Jakarta, Senin (17/10/2016).  

Syahrial meminta pemerintah untuk serius benahi kondisi tenaga kerja Indonesia. karena sebagian pihak dinilai produksi pengangguran terdidik di Indonesia.

“Kami khawatir bahwa kampus hanya akan memproduksi pengangguran intelektual. Untuk menuntaskan masalah ini, kami menerapkan sistem pedidikan yang nantinya bisa langsung diterapkan oleh mahasiswa jika sudah tamat. Namanya Link and Match, jika dia passionnya di bidang A, kami akan bantu kerucutkan, jadi langsung bisa aplikasikan ilmunya," papar Syahrial yang dikenal sebagai Tokoh Pendidikan dan Pemberantas Pengangguran. 

Syahrial cukup kaget bila peringkat daya saing global Indonesia pada tahun 2016 anjlok 4 level menjadi peringkat 41 ketimbang tahun sebelumnya yang mencapai peringkat ke-37 dan ironisnya lagi skornya sebesar 4.52 pun masih tak beranjak alias stagnan.

“Memang pemerintah telah banyak lakukan reformasi, hanya saja ada yang belum disentuh. Harusnya pemerintah memberi fokus lebih untuk alokasi perhatian soal kompetensi tenaga kerja. Apalah arti industri bila SDM kurang mempuni, ini bisa sebabkan kurangnya produktivitas,” ungkapnya.

Salah satu faktor penyebab terbesar dinilai Syahrial bersumber pada rendahnya kompetensi tenaga kerja Indonesia. Tak cukup itu saja, fakta juga menunjukkan masih besarnya ketimpangan keahlian pekerja dengan industri kerja yang tak sesuai atau dengan kata lain lulusan perguruan tinggi.

"Banyak yang materi yang diajarkan tak sesuai dengan keterampilan yang ada pada industri terkait. Besaran aspek nilai efisiensi tenaga kerja Indonesia yang berperingkat 108 dari 138 negara yang di nilai, nyatanya masih tertinggal jauh dengan negara lainnya, bahkan negara se-level ASEAN pun kalah jauh, seperti Singapura peringkat 2, Malaysia di peringkat 24,  Brunei  ke 47, Vietnam ke 63, dan seterusnya," tuturnya.

LP3i juga memiliki fasilitas yang bernama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang keberadaanya ada di bawah naungan resmi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat tersebut juga bisa dipakai ke tingkat internasional, sehingga tenaga kerja akan semakin kompetitif. Sertifikasi yang ditawarkan bermacam-macam, seperti Sertifikasi Komputer, Sertifikasi Akuntansi, dan sebagainya.

“Ini harapan kami untuk membenahi SDM dan pendidikan di Indonesia. Kami harap lewat sertifikasi dan uji kompetensi bisa menunjang ketersediaan tenaga kerja mempuni siap pakai,” tutup Syahrial yang sudah berkecimpung di dunia pendidikan selama 27 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebih 2 Juta Tenaga Kerja di Indonesia Terserap Tahun Ini

Lebih 2 Juta Tenaga Kerja di Indonesia Terserap Tahun Ini

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 00:05 WIB

Waspadai Praktik Penipuan Penerimaan Tenaga Kerja

Waspadai Praktik Penipuan Penerimaan Tenaga Kerja

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 01:22 WIB

Inilah 5 Jalur Pengiriman TKI Ilegal ke Malaysia versi BNP2TKI

Inilah 5 Jalur Pengiriman TKI Ilegal ke Malaysia versi BNP2TKI

News | Senin, 03 Oktober 2016 | 17:02 WIB

Komisi IX DPR Gelar RDP dengan BNP2TKI

Komisi IX DPR Gelar RDP dengan BNP2TKI

DPR | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:57 WIB

Malaysia Akhirnya Komitmen Lindungi TKI

Malaysia Akhirnya Komitmen Lindungi TKI

Bisnis | Sabtu, 24 September 2016 | 00:19 WIB

Penduduk Usia Produktif Indonesia 2040 Diprediksi 195 Juta Orang

Penduduk Usia Produktif Indonesia 2040 Diprediksi 195 Juta Orang

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 07:31 WIB

Jokowi: Masyarakat Indonesia akan Malas Jika Disubsidi

Jokowi: Masyarakat Indonesia akan Malas Jika Disubsidi

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 19:53 WIB

RUU Jasa Konstruksi Perketat Izin Kerja Pekerja Asing

RUU Jasa Konstruksi Perketat Izin Kerja Pekerja Asing

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 16:33 WIB

Kualitas Pekerja Konstruksi di Indonesia Masih Rendah

Kualitas Pekerja Konstruksi di Indonesia Masih Rendah

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 15:09 WIB

Indonesia-CEPA Segera Teken Kerja Sama Tenaga Kerja

Indonesia-CEPA Segera Teken Kerja Sama Tenaga Kerja

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 19:38 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×