Penduduk Usia Produktif Indonesia 2040 Diprediksi 195 Juta Orang

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Rabu, 14 September 2016 | 07:31 WIB
Penduduk Usia Produktif Indonesia 2040 Diprediksi 195 Juta Orang
Presiden Jokowi memimpin rapat kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/9/2016). [Dok Setpres]

Pada era persaingan saat ini, Indonesia sesungguhnya memiliki kekuatan yang cukup besar yaitu 60 persen dari penduduk Indonesia adalah anak muda. “Ini kekuatan, kalau kita bisa mengelola, kalau kita bisa memanfaatkan dari potensi kekuatan ini,” ucap Presiden Joko Widodo ketika memberikan pengantar pada Rapat Terbatas yang membahas tentang pendidikan dan pelatihan vokasi di Kantor Presiden, Selasa (13/9/2016).

Bahkan jumlah tersebut akan terus meningkat hingga mencapai 195 juta penduduk usia produktif di tahun 2040 yang akan datang. “Angka yang besar ini akan bisa menjadi potensi penggerak produktivitas nasional kita, apabila kita bisa menyiapkan mulai dari sekarang. Namun sebaliknya jika tidak disiapkan dengan baik juga akan menjadi potensi masalah, utamanya potensi pengangguran usia muda,” kata Presiden.

Untuk itu, ucap Presiden, kita betul-betul harus fokus menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, sehingga kita bisa  melakukan lompatan kemajuan, mengejar ketertinggalan dengan negara-negara yang lain.

“Kita harus mampu membalik piramida kualifikasi tenaga kerja yang saat ini mayoritas masih berpendidikan SD dan SMP menjadi tenaga kerja yang terdidik dan terampil. Saya juga minta dilakukan evaluasi terhadap pengangguran usia muda,” ucap Presiden.

Presiden menjelaskan bahwa pada tahun 2010 tingkat pengangguran usia 15-19 tahun berada pada level 23,23 persen dan kemudian meningkat menjadi 31,12 persen di akhir tahun 2015.

“Dan ditinjau dari latar belakang pendidikan, proporsi pengangguran terbesar adalah mereka lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebesar 9,84 persen. Angka ini lebih tinggi dari pengangguran lulusan SMA 6,95 persen, SMP 5,76 persen dan bahkan SD 3,44 persen. Dari 7,56 juta total pengangguran terbuka, 20,76 persen berpendidikan SMK (data BPS, 2015),” tutur Presiden.

Oleh karena itulah Presiden minta dilakukan perombakan dan langkah-langkah perbaikan yang kongkret terhadap sistem pendidikan dan pelatihan vokasi.

“Lakukan reorientasi  pendidikan dan pelatihan vokasi ke arah demand driven sehingga kurikulum, materi pembelajaran, praktik kerja, pengujian serta sertifikasi bisa sesuai dengan permintaan dunia usaha dan industri. Libatkan dunia usaha dan industri karena mereka lebih paham kebutuhan tenaga kerjanya,” ujar Presiden.

Selain itu juga, Presiden meminta agar pendidikan dan pelatihan fokus pada pengembangan SMK di sektor-sektor unggulan seperti maritim, pariwisata, pertanian dan industri kreatif. “Semuanya harus terintegrasi dan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan vokasi, mulai dari SMK, kursus-kursus di BLK,” kata Presiden.

Presiden juga menginstruksikan agar dipermudah aturan-aturan pembukaan sekolah-sekolah keterampilan swasta. “Ini semuanya harus terintegrasi sehingga betul-betul tadi apa yang saya sampaikan bisa kita kejar,” imbuh Presiden.

Hadir dalam rapat kali ini di antaranya ialah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Ristek dan Teknologi M Nasir, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hanif Dhakiri, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: UU Pemilu Baru Tak Boleh Ada Kepentingan Jangka Pendek

Jokowi: UU Pemilu Baru Tak Boleh Ada Kepentingan Jangka Pendek

News | Rabu, 14 September 2016 | 07:26 WIB

Jokowi Tak Puas Kontribusi Laut ke PDB Nasional Dibawah 30 Persen

Jokowi Tak Puas Kontribusi Laut ke PDB Nasional Dibawah 30 Persen

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 07:20 WIB

Misbakhun Minta Presiden Jokowi Perkuat Peran Bappenas

Misbakhun Minta Presiden Jokowi Perkuat Peran Bappenas

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 07:06 WIB

Jokowi Gusar Dwelling Time Pelabuhan Belawan Lebih dari Seminggu

Jokowi Gusar Dwelling Time Pelabuhan Belawan Lebih dari Seminggu

Bisnis | Selasa, 13 September 2016 | 14:17 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum di Filipina Terkait Mary Jane

Jokowi Hormati Proses Hukum di Filipina Terkait Mary Jane

News | Selasa, 13 September 2016 | 14:00 WIB

Jokowi Resmikan Terminal Petikemas Kalibaru Tanjung Priok

Jokowi Resmikan Terminal Petikemas Kalibaru Tanjung Priok

Bisnis | Selasa, 13 September 2016 | 08:28 WIB

Jokowi akan Resmikan Pelabuhan New Priok Kalibaru Pagi Ini

Jokowi akan Resmikan Pelabuhan New Priok Kalibaru Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 13 September 2016 | 06:26 WIB

Menteri Desa Klaim Jokowi Serius Bangun Daerah Perbatasan

Menteri Desa Klaim Jokowi Serius Bangun Daerah Perbatasan

Bisnis | Senin, 12 September 2016 | 13:05 WIB

Jokowi Janji Selesaikan Masalah Jamaah Haji Ilegal di Arab Saudi

Jokowi Janji Selesaikan Masalah Jamaah Haji Ilegal di Arab Saudi

News | Senin, 12 September 2016 | 10:38 WIB

Tahun Ini Jokowi Rayakan Idul Adha di Serang Banten

Tahun Ini Jokowi Rayakan Idul Adha di Serang Banten

News | Senin, 12 September 2016 | 10:28 WIB

Terkini

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:07 WIB

Ratusan Cita Rasa Daerah Berkumpul, Festival Kuliner Nusantara Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Ratusan Cita Rasa Daerah Berkumpul, Festival Kuliner Nusantara Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:06 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba DPRD Jatim, Gerindra Malah Ungkap Polisi Minta Uang Rp50 Juta

Bantah Intervensi Kasus Narkoba DPRD Jatim, Gerindra Malah Ungkap Polisi Minta Uang Rp50 Juta

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:05 WIB

990 Menit Tampil Penuh, Media Malaysia Beberkan Alasan Pemain Ini Layak Dilirik John Herdman

990 Menit Tampil Penuh, Media Malaysia Beberkan Alasan Pemain Ini Layak Dilirik John Herdman

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:05 WIB

Hutan Keramat Tabet, Cara Warga Lereng Slamet Menjaga Diri dari Ancaman Longsor

Hutan Keramat Tabet, Cara Warga Lereng Slamet Menjaga Diri dari Ancaman Longsor

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:05 WIB

Cara Membersihkan Rak Kulkas yang Lengket dan Berbau, Cuma Pakai Cuka!

Cara Membersihkan Rak Kulkas yang Lengket dan Berbau, Cuma Pakai Cuka!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:05 WIB

7 Cara Memilih Pembalut yang Nyaman dan Aman, Panduan Penting untuk Kesehatan Organ Intim

7 Cara Memilih Pembalut yang Nyaman dan Aman, Panduan Penting untuk Kesehatan Organ Intim

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:05 WIB

British Style untuk Sehari-hari, Ini Cara Memadukan Motif Kotak-Kotak hingga Knitwear

British Style untuk Sehari-hari, Ini Cara Memadukan Motif Kotak-Kotak hingga Knitwear

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:03 WIB

Putusan MK Jadi Rujukan, Polri Mulai Usut Dugaan Ijazah Palsu Gibran

Putusan MK Jadi Rujukan, Polri Mulai Usut Dugaan Ijazah Palsu Gibran

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:01 WIB

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Masih Terjaga, Pede Kuat Sampai Akhir Tahun

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Masih Terjaga, Pede Kuat Sampai Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:00 WIB

×