Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Walau Sering Banjir, Kemang Tetap Menarik Buat Investor Properti

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 18 Oktober 2016 | 16:45 WIB
Walau Sering Banjir, Kemang Tetap Menarik Buat Investor Properti
Walau sering banjir, Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, tetap dilirik investor properti. [Antara/Reno Esnir]

Meski sudah biasa didatangi banjir saat diguyur hujan deras, banjir besar di kawasan Kemang yang terjadi pada akhir Agustus 2016 lalu, mengejutkan banyak pihak. Di beberapa titik, seperti di jalan Kemang Raya, tinggi air mencapai hampir satu meter sehingga tak bisa dilewati kendaraan bermotor. Banjir bahkan menenggelamkan beberapa mobil di parkir basement sejumlah pertokoan di sana.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, pernah menyebutkan, banjir besar di Kemang tersebut akibat curah hujan sangat tinggi yang meluapkan Kali Krukut, dan ditambah di sepanjang badan Kali Krukut sekarang juga terlalu banyak bangunan yang berdiri. Akibatnya, lebar Kali Krukut pun menyusut, dari awalnya 20-25 meter kini menjadi 5 meter.

"Karena itu, normalisasi Kali Krukut sudah menjadi keharusan bagi Pemprov DKI untuk mengantisipasi banjir-banjir berikutnya di kawasan elit ini," kata Basuki di Balai Kota, Jakarta, bulan lalu.

Langkah Pemprov DKI Jakarta berikutnya adalah melakukan pendataan sertifikat kepemilikan bangunan komersial di bantaran kali dan resapan air untuk kemudian ditertibkan. Pemprov DKI juga tak akan mengeluarkan izin untuk bangunan di kawasan yang seharusnya menjadi daerah tampungan air. Selain itu perbaikan drainase juga akan terus dilakukan sehingga air bisa lebih banyak teralirkan dan genangan tak muncul lagi. 

Upaya yang dianggap tidak populis dan berpotensi menggerus elektabilitasnya menjelang pilgub itu, merupakan konsistensinya sebagai kepala daerah untuk mengatasi persoalan banjir yang dihadapi warga Jakarta setiap saat. "Terus kami lakukan. Kami mau bereskan Kali Krukut," ujar Basuki.

Tak Semua Kawasan Kemang Banjir

Dengan langkah-langkah yang akan dilakukan Pemprov DKI tersebut, sebenarnya masyarakat tak perlu lagi cemas akan risiko banjir di kawasan Kemang di masa mendatang. Apalagi, banjir hanya terjadi di beberapa titik saja. Masih banyak kawasan Kemang yang tidak terkena banjir  sehingga tentu saja masih layak huni.

Kemang masih pantas menjadi kawasan pilihan untuk tempat tinggal karena lokasinya yang strategis, tak jauh dari pusat kota dan mudah diakses. Penghuni yang tinggal dikawasan ini bisa mendapatkan semua kebutuhan hidup seperti kuliner, keperluan rumah tangga, pendidikan, hiburan, bisnis, perkantoran, dan layanan publik, di sini. Bahkan hingga sekarang masih bermunculan tempat-tempat hang out dan hunian baru seperti apartemen di Kemang.

Banjir di sebagian wilayah Kemang, tentunya tidak menyurutkan minat investor untuk memilih wilayah ini sebagai lahan garapannya. Seperti daerah lain di Jakarta yang juga terdampak banjir, Kelapa Gading, Kemang tetap memiliki potensi besar, baik untuk investor maupun untuk konsumen yang mencari tempat tinggal. Kemang tetap menjadi primadona.

"Kemang menjadi daerah yang menarik karena banyak ekspatriat (warga asing yang tinggal sementera di sebuah negara untuk melakukan kegiatan bisnis, red) yang tinggal disana. Akibatnya pasaran sewa disana menjadi tinggi dan potensial sebagai daerah untuk investasi properti," kata Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghada saat dihubungi Suara.com, Selasa (18/10/2016).

Sayangnya, Kemang sejak semula bukan daerah yang didesain untuk dibangun sebagai kawasan komersial. Akibatnya sarana infrastruktur yang tersedia di Kemang belum optimal untuk menopang sebagai kawasan komersial sehingga banjir kerap terjadi.

Oleh sebab itulah, dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga agar Kemang tetap menjadi kawasan bersahabat bagi semua orang yang datang maupun tinggal di daerah yang dahulu bernama Kampung Kebon ini. Kesadaran untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan; kesadaran untuk menaati segala aturan yang ada, termasuk tidak mendirikan bangunan di samping kali/sungai.

Terlepas dari segala kekurangan wilayah Kemang, namun potensi investasi properti di daeah tersebut akan tetap tinggi. Apalagi investasi properti diprediksi akan semakin gencar dalam beberapa waktu ke depan. Ini disebabkan sekitar 60 persen dana repatriasi dari program amnesti pajak diprediksi akan diinvestasikan ke sektor properti. 

"Masuknya dana repatriasi akan memberikan dorongan psikologis yang kuat kepada para investor untuk melakukan investasi di sektor properti. Mengapa properti menjadi prioritas? Sektor properti sebagai investasi jangka panjang akan menjadi sebuah pilihan utama dengan peningkatan nilai properti yang semakin bertumbuh," imbuh Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IPW: Pasar Properti Mulai Bangkit di Semester II 2016

IPW: Pasar Properti Mulai Bangkit di Semester II 2016

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 14:46 WIB

Paramount Land Buka Pintu Investasi Properti Buat WP Tax Amnesty

Paramount Land Buka Pintu Investasi Properti Buat WP Tax Amnesty

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 13:53 WIB

Ini Nama Para Pemenang Indonesia Property Award

Ini Nama Para Pemenang Indonesia Property Award

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 12:33 WIB

Inilah Para Pemenang Indonesia Property Award 2016

Inilah Para Pemenang Indonesia Property Award 2016

Press Release | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 10:57 WIB

Astra Land dan Mitra Sindo Bentuk Joint Venture Properti

Astra Land dan Mitra Sindo Bentuk Joint Venture Properti

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 20:09 WIB

Sudah Jelas Salah, Kenapa Tembok Pop Hotel Tak Juga Dibongkar?

Sudah Jelas Salah, Kenapa Tembok Pop Hotel Tak Juga Dibongkar?

News | Rabu, 12 Oktober 2016 | 19:32 WIB

REI Sebut Pengembang Belum Tertarik Bangun Rumah Susun

REI Sebut Pengembang Belum Tertarik Bangun Rumah Susun

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 20:46 WIB

Ini Deretan Keuntungan Price Amnesty Sinar Mas Land

Ini Deretan Keuntungan Price Amnesty Sinar Mas Land

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 16:03 WIB

Sinar Mas Land Gelar Program Price Amnesty Sampai Akhir 2016

Sinar Mas Land Gelar Program Price Amnesty Sampai Akhir 2016

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2016 | 15:49 WIB

IPW Prediksi Investasi Properti Lebih Dari Rp70 Triliun

IPW Prediksi Investasi Properti Lebih Dari Rp70 Triliun

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 02:28 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB