Urbanisasi Jadi Poin Penting Agenda Baru Perkotaan

Adhitya Himawan

Jum'at, 21 Oktober 2016 | 12:49 WIB
Urbanisasi Jadi Poin Penting Agenda Baru Perkotaan
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam UN Habitat III di Quito, Ekuador, Rabu (19/10/2016). [Dok Kementerian PUPR]

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, pada Rabu (19/10/2016), menyampaikan pendapat Indonesia pada Sidang Umum PBB Bidang Perumahan dan Permukiman Perkotaan berkelanjutan atau UN Habitat III di Quito, Ekuador menekankan pentingnya urbanisasi berkelanjutan sebagai kunci untuk mencapai kesetaraan sosial, kesejahteraan dan pemanfaatan potensi masyarakat khususnya generasi muda. Urbanisasi berkelanjutan juga penting bagi Indonesia dalam pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025 untuk mengatasi kemiskinan dan mencapai kota bebas kumuh.

Hal tersebut relevan dengan data penduduk Indonesia yang saat ini mencapai 255 juta penduduk, dimana dari jumlah tersebut, 54 persen dari populasi tinggal di daerah perkotaan. Angka itu diperkirakan naik menjadi 305 juta pada tahun 2035, di mana sekitar 67 persen penduduk akan tinggal di daerah perkotaan.

Disamping itu, berkaca dari Indonesia yang memiliki 17.000 pulau yang rawan bencana karena berada dikawasan yang disebut 'cincin api', maka dampak dari perubahan iklim sangat jelas dan menjadi tantangan utama untuk mencapai urbanisasi berkelanjutan. Frekuensi bencana alam di Indonesia telah meningkat selama bertahun-tahun yang mengakibatkan korban jiwa, hilangnya mata pencaharian, aset, dan infrastruktur. Karenanya membangun ketahanan adalah suatu keharusan.

Ditambahkannya arah Kebijakan dan Strategi Pembangunan Perkotaan Nasional (KSPPN) Indonesia untuk tahun 2045 berfokus pada Sistem Perkotaan Nasional (SPN) yang lebih mengintegrasikan perencanaan dan pengembangan perkotaan dan wilayah, mempromosikan pusat-pusat pertumbuhan baru di Kawasan Timur, meningkatkan produktivitas lahan dan konektivitas laut di kota-kota yang berada diluar pulau Jawa dengan fokus khusus di kota-kota pesisir.

Kemudian perlunya mempercepat pencapaian standar minimum pelayanan perkotaan, mempromosikan komunitas hijau, perkotaan yang aman, tangguh, inklusif dan cerdas. Itu semua diharapkan dapat menumbuhkan inovasi, kreativitas dan produktivitas. Kesemuanya ini memperhitungkan keunikan geografis dan keragaman budaya kami dalam menjaga lingkungan hidup.

Menurutnya proses menuju Habitat III ini telah memberikan kesempatan untuk memahami realitas dan keragaman urbanisasi di berbagai negara, terutama kaitannya dengan Agenda 2030 tentang Pembangunan Berkelanjutan. “Kita harus menyoroti relevansi dan interkoneksi antara pelaksanaan Agenda Baru Perkotaan (New Urban Agenda/NUA) dengan komitmen internasional tertinggi dalam Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan, Addis Ababa Action Agenda, Kerangka Sendai dalam Pengurangan Risiko Bencana, dan Kesepakatan Paris,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (20/10/2016).

Menteri Basuki berharap konferensi ini dapat fokus pada bagaimana menerapkan NUA dalam jangka panjang dan bagaimana untuk menerjemahkan visi ke dalam tindakan. Salah satu topik diskusi adalah bagaimana indikator dari NUA terhubung dengan indikator sasaran pembangunan berkelanjutan atau The Sustainable Development Goals (SDG), termasuk SDG 11 mengenai perkotaan dan pemukiman.

NUA juga harus berfokus pada membangun kolaborasi, yang memungkinkan terjalinnya kemitraan di seluruh stakeholder, dan menciptakan ruang publik untuk berdialog dan memberikan hasil yang baik.

“Indonesia sendiri telah mendirikan Sekretariat Nasional untuk SDGs. Kami sedang dalam proses meratifikasi hukum untuk mendukung pelaksanaan SDGs di tingkat nasional dan lokal, dan membangun platform untuk partisipasi pemangku kepentingan. Indonesia percaya keterlibatan multipihak dalam pelaksanaan SDGs,”jelasnya.

Oleh karenanya, Menteri Basuki juga mengatakan pentingnya menyelesaikan dokumen hasil Konferensi UN Habitat III yang dapat di adopsi. Indonesia siap melaksanakan NUA, dan menawarkan untuk berbagi praktik terbaik dan pelajaran dalam perumahan dan pembangunan infrastruktur.

Kolaborasi selatan-selatan dan kemitraan internasional penting seperti yang ditunjukkan melalui kontribusi Indonesia di Pusat Kawasan Asia Pasifik (Asia pacific Regional Center) pada isu strategi lintas perbatasam, seperti pengelolaan air, mengurangan resiko bencana, mobilitas perkotaan dan konektivitas, energi dan perlindungan lingkungan.

Menteri Basuki juga menyampaikan kebanggaannya bahwa Indonesia turut berperan aktif dalam proses penyusunan dokumen Habitat III melalui penyelenggaraan Preparatory Committee Meeting 3 yang diselenggarakan di Surabaya dan dihadiri oleh 142 negara sebagai bagian dalam proses menuju Habitat III di Quito saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Basuki Bahas Pengembangan Kota dengan Beberapa Negara

Menteri Basuki Bahas Pengembangan Kota dengan Beberapa Negara

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 15:21 WIB

Ini Cara Pemerintah Permudah Pantau Kebocoran Pipa Air Bersih

Ini Cara Pemerintah Permudah Pantau Kebocoran Pipa Air Bersih

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 14:40 WIB

Pemerintah Minta PDAM Tambah Sambungan Rumah

Pemerintah Minta PDAM Tambah Sambungan Rumah

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 16:26 WIB

Habitat III Bahas Panduan Pembangunan Perkotaan di Dunia

Habitat III Bahas Panduan Pembangunan Perkotaan di Dunia

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 13:17 WIB

53 Persen Penduduk Indonesia Bermukim di Perkotaan

53 Persen Penduduk Indonesia Bermukim di Perkotaan

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 12:39 WIB

Jembatan di Bali Runtuh, Kementerian PUPR Terjunkan Tim

Jembatan di Bali Runtuh, Kementerian PUPR Terjunkan Tim

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 20:30 WIB

Tahun 2017, Proyek SPAM Umbulan Masuki Tahap Konstruksi

Tahun 2017, Proyek SPAM Umbulan Masuki Tahap Konstruksi

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 18:55 WIB

Rehabilitasi Waduk Kedung Ombo Menelan Dana Rp1,6 Triliun

Rehabilitasi Waduk Kedung Ombo Menelan Dana Rp1,6 Triliun

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 18:48 WIB

Jembatan Darurat di Pangandaran Mulai Dipasang

Jembatan Darurat di Pangandaran Mulai Dipasang

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 18:33 WIB

Kementerian PUPR akan Bangun Infrastruktur Buat Pariwisata

Kementerian PUPR akan Bangun Infrastruktur Buat Pariwisata

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 18:04 WIB

Terkini

Dugaan Pelecehan di ICM, Tamsil Linrung Tegaskan Tak Ada Intervensi: Semua Tunduk Aturan

Dugaan Pelecehan di ICM, Tamsil Linrung Tegaskan Tak Ada Intervensi: Semua Tunduk Aturan

News | Senin, 28 September 2026 | 07:36 WIB

Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa

Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa

News | Senin, 28 September 2026 | 07:29 WIB

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Toko Hamzah Batik Malioboro Terbakar Dini Hari, Saksi Sempat Dengar Suara Ledakan

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 07:13 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Ramalan 12 Shio Hari Ini 28 September 2026: Siapa Saja yang Paling Hoki?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 07:11 WIB

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 07:10 WIB

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Bupati Gowa Tersangka Tapi Belum Ditahan, Gubernur Sulsel: Tetap Jalankan Tugas

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 07:01 WIB

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Rafli Tewas Terkena Peluru di Jantung Saat Asyik Nongkrong

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 06:54 WIB

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

×