Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Ini Modus Operandi Penyelundupan Benih Lobster dari Indonesia

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 27 Oktober 2016 | 14:11 WIB
Ini Modus Operandi Penyelundupan Benih Lobster dari Indonesia
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memaparkan pengggalan penyelundupan benih lobster, di Jakarta, Rabu (26/10/2016). [Antara/Rivan Awal Lingga]

Pemerintah melalui Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Keuangan berhasil menggagalkan penyelundupan 404.385 ekor Benih Lobster (BL) yang diperkirakan berpotensi merugikan negara senilai  Rp. 33.159.570.000,- (tiga puluh tiga milyar seratus lima puluh sembilan juta lima ratus tujuh puluh ribu rupiah).

Penindakan terhadap jaringan sindikat penyelundupan BL dilakukan di 13 (tiga belas) Tempat Kejadian Perkara (TKP) yaitu di wilayah Batam, Bandara Soekarno Hatta, Tempat Pelelangan Ikan Kamal, wilayah Tangerang dan wilayah Jakarta Barat, selama periode 24 September s/d 30 September 2016. Penggagalan penyelundupan BL tersebut merupakan hasil kerja sama operasi antara Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim POLRI, BKIPM KKP, Satgas 115, KPU BC Type C Bandara Soekarno Hatta, BBKIPM Jakarta I, SKIPM Batam, serta Polres Metro Bandara Soekarno Hatta.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengapresiasi hasil kerjasama lintas sektoral ini. "Koordinasi antar lembaga harus semakin diperkuat, saling konsolidasi satu sama lain dan mengesampingkan egosektoral demi menyelamatkan kerugian negara akibat penyulundupan. Kesadaran dari tugas masing-masing kementerian dan lembaga, saya yakin akan membuahkan hasil yang maksimal" ungkapnya dalam keterangan resmi, Rabu (26/10/2016).

Dari operasi gabungan penindakan dan penggagalan upaya penyelundupan BL tersebut telah diamankan 17 orang yang terlibat dalam proses pengiriman, pengangkutan, perdagangan, usaha penyelundupan BL dan sudah ditetapkan 8 (delapan) orang sebagai tersangka/pelaku yang saat ini sedang dilakukan proses penyidikan oleh Direktorat Tipidter Bareskrim POLRI.

Modus Operandi  pengiriman BL ke luar negeri yaitu :

  1. Di kirim melalui bagasi penumpang, di mana pelaku membawa barang melalui kurir dengan bagasi berupa koper/travel bag  yang berisi BL dikemas dalam plastik yang diisi dengan media spons basah/air yang beroksigen supaya BL tetap bertahan hidup sampai tempat tujuan (Batam/Tj.Pinang/Singapura/Vietnam).
  2. Dikirim melalui cargo dengan menyamarkan isi muatan dengan pakaian/garmen, sayuran dan mengubah atau mengganti airwaybill/Surat Muatan Udara (SMU) dan melaporkan kepada petugas sebagai barang aksesoris dengan tujuan Batam atau Tj.Pinang.
  3. Dikirim melalui cargo dengan mengubah atau mengganti airwaybill/Surat Muatan Udara (SMU) dengan tujuan Singapura atau Vietnam.
  4. Dikirim melalui cargo dengan cara BL dikemas dalam kantong plastik dan dimasukan dalam kopor. Selanjutnya koper di bungkus dengan karung, untuk mengelabui petugas dan dikirim ke Batam atau Tj.Pinang.

Hasil Kegiatan Operasi Gabungan

  1. Wilayah Batam

-       Sabtu, 24 September 2016, pukul 11.00 WIB, diamankan BL sebanyak 7.569 ekor, yang disimpan dalam 2 koper dengan pemilik a.n (Mr. J). Packing barang dilakukan sebagian di Hotel FM7 Tangerang. Barang dikirim melalui cargo maskapai Garuda Bandara Soekarno Hatta dengan pengiriman a.n. (Ed). Sesampainya di Batam rencananya akan dikirim via ferry ke Singapura dengan penerima a.n. Mr. (Gb) (BL tidak diambil). Sesuai dengan BAP disisihkan sebanyak 400 ekor untuk barang bukti  dan sebanyak 7.169 ekor dilepasliarkan  di Pulau Layang Batam.

  1. Wilayah Bandara Soekarno Hatta

-       Senin, 26 September 2016, pukul 13.00 WIB, diamankan sebanyak 79.000 ekor yang dimasukkan ke dalam 6 buah koper, BL berasal dari Gudang Malang, dengan tersangka 1. A.n. (Ag) (kepala gudang), 2. A.n. (Ak) (pengendali) dan 3. A.n. (Ed) (pengendali). Pemilik gudang adalah (Mr. C) dan seluruhnya dikirim atas perintah (Mr. C). Modus : dari gudang dikirim melalui cargo maskapai Garuda selanjutnya dikirim ke Jakarta.

-       Selasa, 27 September 2016, pukul 06.00 WIB, Bea Cukai mengamankan BL sebanyak 51.600 ekor dari 4 buah koper. Koper dibawa oleh (Ad) asal Banyuwangi.

  1. Wilayah Tempat Pelelangan Ikan Kamal

-       Senin, 26 September 2016, pukul 21.30 WIB, diamankan BL sebanyak 9.100 ekor milik (Ho) yang dikirim oleh driver (Ng) kepada pembeli (Ag) di Ketapang.

-       Selasa 27 September 2016, pukul 21.30 WIB di Pelelangan Ikan Kamal, diamankan BL sebanyak 6.100 ekor milik (Ho) yang dikirim oleh driver (El) dan pembeli (Ag) di Ketapang. Di gudang milik (Ag) ditemukan BL sebanyak 2000 ekor.

  1. Wilayah Tangerang

-       Selasa, 27 September 2016 pukul 22.30 WIB dengan TKP : Jurumudi Benda Kota Tangerang, ditemukan BL sebanyak 5.130 ekor milik tersangka (HA)

-       Selasa, 27 September 2016 pukul 23.00 WIB dengan TKP : Hotel FM7, ditemukan BL sebanyak 40.000 ekor, tersangka atas nama (Dj).

-       Rabu, 28 September 2016, pukul 20.40 WIB dengan TKP : Hotel F7, diamankan BL sebanyak 9.041 ekor, tersangka a.n (Cp), terhadap barang bukti BL sudah dilepasliarkan di perairan laut Cilacap.

-       Rabu, 28 September 2016 pukul 21.40 WIB, dengan TKP : SPBU Rawa Bokor, diamankan BL sebanyak 175.007, tersangka a.n. (RZ).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyelundupan Benih Lobster Rp 33 Milyar Digagalkan

Penyelundupan Benih Lobster Rp 33 Milyar Digagalkan

Foto | Rabu, 26 Oktober 2016 | 16:54 WIB

Pemerintah Gagalkan Penyelundupan 71.250 Ekor  Benih Lobster

Pemerintah Gagalkan Penyelundupan 71.250 Ekor Benih Lobster

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 09:45 WIB

Alasan Nelayan Gunung Kidul Tetap Tangkap Lobster di Bawah 200gr

Alasan Nelayan Gunung Kidul Tetap Tangkap Lobster di Bawah 200gr

News | Minggu, 10 April 2016 | 09:03 WIB

Penyelundupan Lobster Senilai Rp12,7 Miliar Berhasil Digagalkan

Penyelundupan Lobster Senilai Rp12,7 Miliar Berhasil Digagalkan

Bisnis | Selasa, 12 Januari 2016 | 13:41 WIB

Selundupkan Bibit Lobster, Pejabat KKP Terancam Segera Ditahan

Selundupkan Bibit Lobster, Pejabat KKP Terancam Segera Ditahan

News | Kamis, 03 Desember 2015 | 11:01 WIB

KKP Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster di Denpasar

KKP Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster di Denpasar

News | Sabtu, 16 Mei 2015 | 11:31 WIB

Menteri Susi Larang Tangkap Lobster, Nelayan Berhenti Melaut

Menteri Susi Larang Tangkap Lobster, Nelayan Berhenti Melaut

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2015 | 02:30 WIB

Menteri Susi: Semua Bibit Lobster Diekspor ke Vietnam

Menteri Susi: Semua Bibit Lobster Diekspor ke Vietnam

Bisnis | Senin, 26 Januari 2015 | 12:58 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB