Kapal Tol Laut Logistik Pelni Tiba di Natuna

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 29 Oktober 2016 | 12:47 WIB
Kapal Tol Laut Logistik Pelni Tiba di Natuna
Kapal Tol Laut Logistik Natuna di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (25/10). [Antara]

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda Jumat tanggal 28 Oktober 2016 Kapal Tol Laut Logistik Pelni yang  dilepas Menteri Perhubungan dan Dirut Pelni Selasa (25/10) dari Tanjung Priok telah tiba di Natuna Jumat (28/10) sekitar pukul 10.30.

Kapal Caraka Jaya Niaga III-4 ini sandar di Dermaga Pelabuhan Aelat Lampah Natuna. Kapal yang membawa barang pokok dan barang penting tersebut berlayar selama 3 hari 3 malam dari Tanjung Priok-Natuna.

Kementerian Perhubungan bersama dengan  PT. Pelni, Pelindo II, Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan Perikanan Nusantara (Perinus)  terlibat dalam  operasi Tol Laut Logistik di Natuna. Tol laut logistik menjadi solusi untuk menekan disparitas harga-harga barang dan memicu pertumbuhan ekonomi di daerah atau pulau terluar, terdalam, terdepan seperti di Pulau Natuna.

Sebagai BUMN Transportasi laut terbesar di Nusantara Pelni mendukung  terobosan besar Kemenhub melalui sinergi BUMN. "Tol Laut Logistik Natuna   akan dapat menekan disparitas harga sehingga masyarakat di Natuna bisa mendapatkan kebutuhan pokok dan barang penting dengan harga terjangkau,” jelas Dirut Pelni Elfien Goentoro  pada acara pelepasan Kapal Tol Laut untuk Natuna di Tanjung Priok Jakarta, Selasa (25/10) sore saat pelepasan.

Untuk mendukung program pemerintah dengan model Tol laut logistik di Natuna ini, Pelni mengoperasikan KM. Caraka Jaya Niaga (CJN) III-4 dari Tanjung Priok-Tarempa-Natuna PP dengan lama pelayaran 14 hari.

Dari Jakarta kapal mengangkut barang kebutuhan pokok dan barang penting untuk kebutuhan pembangunan. "Bahan pokok pengirimnya RNI dan Pelni Logistik. Di Pelabuhan gudangnya sudah siap."

Sementara Pelni, akan mengatur terkait angkutan laut (shipping) dan stevedoring, beberapa rute yang akan dijalankan yaitu Jakarta – Natuna – Tarempa – Jakarta. RNI mengatur terkait distributor kebutuhan pokok. Sedangkan, PT. Perinus akan mengisi muatan balik hasil tangkapan ikan laut yang berlimpah di Natuna.

Rute Tol laut ke Natuna sudah dijalani sejak 4 November 2015. Dengan ide Kemenhub mengemas Tol Laut Logistik di Natuna lebih komprehensinshif melalui sinergi BUMN, nantinya akan lebih  optimal dalam jalur pelayaran serta jadwal pelayaran secara rutin menuju Kepulauan Natuna.

Salah satu  indikator keberhasilan dari model Tol laut logistik di Natuna ini yaitu, jangka pendeknya yaitu menurunkan waktu bongkar muat, harga bahan kebutuhan pokok, barang penting dan ketersediaan stok barang.

Dalam jangka panjangnya, diharapkan harga di Natuna tidak jauh berbeda dengan harga di Jawa atau Jakarta dan mendorongb tumbuhnya sektor ekonomi lokal berorientasi pasar luar Natuna, terutama komoditi ikan laut yang berlimpah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tol Laut Logistik Diyakini Tekan Disparitas Harga Pulau Terluar

Tol Laut Logistik Diyakini Tekan Disparitas Harga Pulau Terluar

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 13:48 WIB

Kapal Tol Laut Natuna

Kapal Tol Laut Natuna

Foto | Selasa, 25 Oktober 2016 | 18:36 WIB

Tol Laut Jadi Target Prioritas Kemenhub di 2017

Tol Laut Jadi Target Prioritas Kemenhub di 2017

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 15:03 WIB

Menhub Pelopori Tol Laut Logistik di Natuna untuk Tekan Harga

Menhub Pelopori Tol Laut Logistik di Natuna untuk Tekan Harga

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 18:28 WIB

PT KCJ Operasikan Lokasi Hall Baru di Stasiun Bogor

PT KCJ Operasikan Lokasi Hall Baru di Stasiun Bogor

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 18:12 WIB

GMF Sepakati Kerjasama di Bidang Logistic & Bonded Services

GMF Sepakati Kerjasama di Bidang Logistic & Bonded Services

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 17:58 WIB

Kemenhub Merubah Dua Rute Pelayaran Trayek Tol Laut

Kemenhub Merubah Dua Rute Pelayaran Trayek Tol Laut

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 13:42 WIB

PT KAI Kasih Diskon 20 Persen Pembelian KA Komersial di PRI

PT KAI Kasih Diskon 20 Persen Pembelian KA Komersial di PRI

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 13:25 WIB

Kemenhub Tambah Rute Tol Laut Makassar-Biak

Kemenhub Tambah Rute Tol Laut Makassar-Biak

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 08:05 WIB

Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Dijadikan Business Airport

Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Dijadikan Business Airport

Bisnis | Minggu, 09 Oktober 2016 | 06:08 WIB

Terkini

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:17 WIB

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:10 WIB

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:08 WIB

Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:03 WIB

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:00 WIB

Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'

Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:57 WIB

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB