Jokowi Minta Pembangunan Infrastruktur Dasar di Papua Dipercepat

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Rabu, 09 November 2016 | 07:06 WIB
Jokowi Minta Pembangunan Infrastruktur Dasar di Papua Dipercepat
Presiden Jokowi (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan). [Dok Biro Pers Setpres/Edit]

Pembangunan infrastruktur dan segala manfaatnya tak hanya ingin dirasakan di Pulau Jawa. Setidaknya itu yang coba dilakukan pemerintahan Joko Widodo dalam mengupayakan pembangunan di luar Jawa. Papua merupakan salah satu wilayah yang mendapatkan perhatian khusus dari Presiden. Terkini, dalam pengantar rapat terbatas mengenai pembangunan di Papua di Kantor Presiden, Selasa (8/11/2016), Presiden Joko Widodo mengevaluasi program pembangunan di Bumi Cenderawasih tersebut.

Menurut Presiden, permasalahan pembangunan di Papua bukanlah terletak pada besar-kecilnya alokasi anggaran pembangunan Papua. Jumlah Rp85,7 triliun yang digelontorkan pada tahun anggaran 2016 merupakan jumlah yang besar.

"Artinya permasalahan bukan semata-mata pada besaran dana. Tapi pada proses perencanaan yang melibatkan berbagai sektor dan daerah belum sepenuhnya terintegrasi dengan baik sehingga belanja pembangunan tidak efektif," tegas Presiden.

Selain itu, berdasarkan informasi yang diterima Presiden, sebanyak 46 persen program kementerian dan lembaga yang ada cenderung berpusat pada lokasi yang mudah dijangkau dan mudah diimplementasikan. Padahal, sebagaimana diketahui, Papua sendiri memiliki wilayah yang sangat sulit dijangkau.

"Tapi ini juga tidak benar kalau dilakukan terus menerus," ucapnya.

Oleh karenanya, Presiden menginstruksikan agar kementerian dengan pemerintah daerah harus berkoordinasi, fokus, dan berjalan bersama-sama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat Papua. Hal-hal yang selama ini terjadi tidak boleh terus dibiarkan.

"Saya minta kerja kita fokus pada peningkatan akses serta kualitas pendidikan dan kesehatan. Hal ini penting untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat Papua," imbuhnya.

Meski Indeks Pembangunan Manusia di Papua pada tahun 2015 mengalami peningkatan 0,50 poin, namun saat ini masih di bawah 60. “Artinya masih pada posisi rendah,” ujar Presiden.

Sementara itu, agar terjadi pemerataan pembangunan dan keadilan pada rakyat Papua, Presiden meminta dilakukan percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan pengembangan konektivitas antar wilayah, antar kabupaten dan antar kota.

Lebih lanjut, Presiden Joko Widodo juga menyinggung kebijakan satu harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia merupakan perwujudan dari upaya pemerintah guna mewujudkan sila kelima Pancasila. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat Papua ke depannya.

"Saya harapkan satu harga ini membantu pertumbuhan ekonomi, biaya transportasi yang lebih murah, biaya logistik yang lebih murah, dan harga-harga yang bisa diturunkan," ujarnya.

Tak kalah pentingnya, di penghujung pengantar ratas, Presiden menekankan bahwa pelaksanaan pembangunan di Papua haruslah berorientasi pada nilai-nilai penegakan hak asasi manusia (HAM) dan memegang teguh nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Papua. Presiden juga meminta agar masyarakat Papua diberikan kesempatan untuk lebih berperan dalam proses pembangunan di Tanah Papua.

"Masyarakat Papua harus dilibatkan dalam setiap proses pembangunan dan jangan sampai justru rakyat hanya menjadi penonton saja. Gunakan pendekatan budaya yang menghormati kearifan lokal dan tempatkan rakyat Papua menjadi subyek yang penting dalam pembangunan di Tanah Papua," tutup Presiden.

Rapat terbatas ini dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri anggota kabinet kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta di Proyek Infrastruktur Membaik

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta di Proyek Infrastruktur Membaik

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 06:51 WIB

Ketua DPR Dorong Presiden Tidak Hanya Sambangi Dua Ormas Islam

Ketua DPR Dorong Presiden Tidak Hanya Sambangi Dua Ormas Islam

News | Selasa, 08 November 2016 | 15:26 WIB

Biaya Bangun Jalur KA Yogyakarta-Magelang Diprediksi Rp6 Triliun

Biaya Bangun Jalur KA Yogyakarta-Magelang Diprediksi Rp6 Triliun

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 14:52 WIB

Pemerintah Alokasikan Rp187,5 Miliar Buat Restorasi 7 Danau

Pemerintah Alokasikan Rp187,5 Miliar Buat Restorasi 7 Danau

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 14:14 WIB

Jokowi akan Ungkap Aktor Politik yang Tunggangi Aksi 4 November

Jokowi akan Ungkap Aktor Politik yang Tunggangi Aksi 4 November

News | Selasa, 08 November 2016 | 13:46 WIB

Menhub akan Hidupkan Lagi Jalur KA Yogyakarta-Magelang

Menhub akan Hidupkan Lagi Jalur KA Yogyakarta-Magelang

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 13:09 WIB

Menhub Kembangkan Pelabuhan Padangbai di Bali untuk Pariwisata

Menhub Kembangkan Pelabuhan Padangbai di Bali untuk Pariwisata

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 12:57 WIB

Di PP Muhammadiyah, Jokowi Tegaskan Tak Akan Lindungi Ahok

Di PP Muhammadiyah, Jokowi Tegaskan Tak Akan Lindungi Ahok

News | Selasa, 08 November 2016 | 12:48 WIB

Stasiun Jakarta Kota Direncanakan Jadi Penghentian Kereta Bandara

Stasiun Jakarta Kota Direncanakan Jadi Penghentian Kereta Bandara

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 12:40 WIB

Presiden Jokowi Sambangi PP Muhammadiyah

Presiden Jokowi Sambangi PP Muhammadiyah

News | Selasa, 08 November 2016 | 12:29 WIB

Terkini

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

×