JK Minta Jangan Terlalu Pesimis dengan Keadaan Ekonomi

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 08 Desember 2016 | 12:48 WIB
JK Minta Jangan Terlalu Pesimis dengan Keadaan Ekonomi
Presiden Joko Widodo menjelaskan petunjuk pelaksanaan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian/Lembaga (K/L) APBN tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/12). (Antara)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak semua pihak untuk tetap optimis meski kondisi perekonomian di Indonesia masih diwarnai dengan ketidakpastian ekonomi global.

JK mengatakan meski saat ini ekonomi dunia penuh ketidakpastian, bukan berarti harus bersikap pesimistis.

"Dunia sekarang kurang senyum, penuh pesimisme, ketidakpastian, walau tetap ada optimisme. Maka kita harus realistis. Jangan terlalu pesimis," kata JK dalam acara Breakfast Meeting bertema Masa Depan Ekonomi Indonesia di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (8/12/2016).

JK menjelaskan, sedikitnya ada dua faktor yang membuat perekonomian Indonesia mengalami ketika pastian, dari faktor eksternal, gejolak global seperti Trump effect dan Britain Exit (Brexit).

"Bukan Indonesia saja,tapi negara lain juga terdampak. Tapi kita sudah terbukti tidak terdampak terlalu dalam. Kedua, masalah ke China, politik Timur Tengah mempengaruhi harga minyak, kena ke batu bara. Kita kena efek-efek yang nggak bisa dihindari. Ini sangat baik sekali," katanya.

Kendati diprediksikan masih melambat, JK mengaku lebih baik fokus untuk membangun ekonomi sendiri ketimbang sibuk memikirkan dampak dari gejolak ekonomi global.

"Jangan terlalu pesimis, atau memikirkan negara orang, lebih baik memikirkan negara kita sendiri. Seperti kata oak Harto, setuju tidak setuju globalisasi tetap jalan. Maka iti harus fokus," ungkapnya.

Perlambatan ekonomi global diperkirakan masih akan membayangi perekonomian dibeberapa negara berkembang termasuk Indonesia. Pasalnya, banyak sentimen-sentimen negatif yang muncul dipasar global.

Mulai dari kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan memproteksi perekonomian AS, kenaikan suku bunga The Fed hingga masih melambatnya perekonomian di Cina.

baca juga

JK meminta agar menghadapi masalah ini harus bersikap realistis.

"Lebih baik kita katakan realistis saja menghadapi keadaan. Tidak perlu pesimis dan jangan juga terlalu optimis. Apabila kita sangat pesimis kita susah juga, optimis berlebihan nanti kecewa kalau kita tidak bisa capai lebih realistis saja," kata JK.

Ia pun mengutip pernyataan Mantan Presiden RI kedua yakni Soeharto dimana arus globalisasi tidak bisa dihindari. Dimana semua orang atau negara akan merasakan arus global ini.

"Mau ngga mau kan tidak bisa dihindari setuju atau tidak, tetap kita merasakan itu. Jadi dari pada pusing mikirin negara lain, lebih baik pikir negara sendiri dulu," katanya.

Dia mengatakan, Indonesia masih memiliki kekuatan untuk menghadapi perlambatan ekonomi global. Salah satunya adalah dengan konsumsi masyarakat yang terjaga dengan baik.

"Penduduk itu kekuatan kita, kekuatan dalam produktivitas dan konsumsi. Tinggal bagaimana meningkatkan pendapatannya. Itulah yang harus kita tingkatkan kalau ingin produktivitas naik karena pasar kita sendiri sudah besar sekali," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Sebab Indonesia Sulit Hindari Pengaruh Dolar

Ini Sebab Indonesia Sulit Hindari Pengaruh Dolar

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 18:19 WIB

Bertemu 100 Ekonom, Jokowi Bahas Ekonomi Indonesia

Bertemu 100 Ekonom, Jokowi Bahas Ekonomi Indonesia

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 12:45 WIB

Apa Kata Sri Mulyani Tentang Perekonomian 2017?

Apa Kata Sri Mulyani Tentang Perekonomian 2017?

Bisnis | Minggu, 27 November 2016 | 02:59 WIB

Jokowi: Jadikan BLU Sentra Pelayanan Masyarakat yang Efektif

Jokowi: Jadikan BLU Sentra Pelayanan Masyarakat yang Efektif

News | Selasa, 22 November 2016 | 15:40 WIB

Polri: Isu "Rush Money" Sengaja Digulirkan Agar Masyarakat Panik

Polri: Isu "Rush Money" Sengaja Digulirkan Agar Masyarakat Panik

News | Minggu, 20 November 2016 | 13:51 WIB

Mencuat Isu Rush Money, Ini Komentar Darmin Nasution

Mencuat Isu Rush Money, Ini Komentar Darmin Nasution

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 16:51 WIB

Pemerintah Pelajari Kembali Tarif Sewa Lahan di Batam

Pemerintah Pelajari Kembali Tarif Sewa Lahan di Batam

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 13:02 WIB

Bahas Infrastruktur, Para Menteri Kumpul di Kantor Menko Darmin

Bahas Infrastruktur, Para Menteri Kumpul di Kantor Menko Darmin

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 10:39 WIB

Menkeu Nilai Mulut Trump Bisa Rusak Ekonomi Dunia

Menkeu Nilai Mulut Trump Bisa Rusak Ekonomi Dunia

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 02:09 WIB

2017, Indonesia Masih Dihantui Pelemahan Ekonomi Global

2017, Indonesia Masih Dihantui Pelemahan Ekonomi Global

Bisnis | Kamis, 10 November 2016 | 12:32 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×