Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Kementerian PUPR dan WIKA Beton Manfaatkan Teknologi Konstruksi

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 12 Desember 2016 | 14:58 WIB
Kementerian PUPR dan WIKA Beton Manfaatkan Teknologi Konstruksi
Konpers peresmian kerjasama Kementerian PUPR dengan PT. WIKA Beton. [Dok Kementerian PUPR]

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu mengatakan bahwa pemanfaatan industri konstruksi pracetak dan prategang memiliki kelebihan yakni lebih efisien, lebih ringan, lebih kuat dan ramah lingkungan.

Menindaklanjuti hal tersebut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan PT. WIKA Beton sepakat untuk menjajaki peluang industrialisasi terhadap teknologi hasil penelitian Balitbang Kementerian PUPR. Demikian hasil rapat antara Balitbang Kementerian PUPR yang dihadiri oleh Kepala Pusat Kebijakan dan Penerapan Teknologi (PKPT) Rezeki Peranginangin, dan juga perwakilan Puslitbang Sumber Daya Air, Puslitbang Jalan dan Jembatan, Puslitbang Perumahan dan Permukiman dengan jajaran direksi PT. WIKA Beton, di Jakarta, Jumat (9/12/2016).

Beberapa teknologi yang dibahas antara lain Judesa (Jembatan untuk Desa), RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat), dan Box Tersier Irigasi berbahan Ferrocement. Tindak lanjut rapat tersebut, kedua pihak akan mengkaji lebih detil rencana industrialisasi ini pada awal 2017.

"PT. Wika Beton telah menyatakan minatnya untuk menjadi salah satu early adopters teknologi hasil litbang PUPR" kata Rezeki Peranginangin dalam keterangan tertulis, Senin (12/12/2016).

Ditambahkannya PT. WIKA Beton tidak perlu khawatir, karena banyak program pemerintah yang akan menjadi pasar dari teknologi hasil Balitbang jika diindustrialisasi. Ia mencontohkan bahwa sesuai Permendes No. 21 Tahun 2015, beberapa peruntukan prioritas program Dana Desa adalah untuk pembangunan sekolah, posyandu, jembatan, dll. Teknologi RISHA dan Judesa sangat potensial untuk bisa dipasarkan.

Selain itu, kata Rezeki, Kementerian PUPR juga memiliki Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air (P3TGAI) dengan rencana alokasi pada TA. 2017 sekitar Rp 600 miliar. Teknologi Box Tersier berbahan Ferrocement cocok diproduksi secara massal mengingat harga yang kompetitif, serta bahannya yang ringan dan kuat sehingga anggota Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dapat memasangnya dengan mudah di lapangan.

Belum lagi jika melirik program penyediaan Rumah Khusus dengan target sebanyak 11.000 unit pada TA. 2017. Tentu saja RISHA yang diproduksi dalam bentuk smart package dapat turut berkontribusi memenuhi target backlog perumahan nasional.

Dalam rapat tersebut, PT. Wika Beton juga berminat untuk menjajaki pendanaan bagi penerapan purwarupa produk hasil litbang Kementerian PUPR melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN tersebut.

Hari Respati, Direktur PT. WIKA Beton mengatakan bahwa pihaknya antusias dalam penerapan teknologi Balitbang Kementerian PUPR. “Kami sudah berkomitmen untuk menerapkan teknologi Balitbang sebagai salah satu program CSR kami. Kemudian jika akan industrialisasi, kami akan optimalkan pabrik-pabrik di 11 lokasi, yaitu Medan, Lampung, Lampung Selatan, Subang, Karawang, Bogor, Majalengka, Boyolali, Surabaya, Makassar, dan Batam” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut dari rapat tersebut, Tim Balitbang bersama PT. WIKA Beton akan melakukan survey bersama di beberapa lokasi CSR, serta mengkaji lebih detail rencana industrialisasi pada awal tahun 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tambahan 30 Unit Hidran Umum Berfungsi Hari Ini

Tambahan 30 Unit Hidran Umum Berfungsi Hari Ini

Bisnis | Senin, 12 Desember 2016 | 10:14 WIB

Kementerian PUPR Dorong Infrastruktur Kawasan Indonesia Timur

Kementerian PUPR Dorong Infrastruktur Kawasan Indonesia Timur

Bisnis | Senin, 12 Desember 2016 | 09:11 WIB

Peran Swasta Dalam Pembangunan Infrastruktur Didorong

Peran Swasta Dalam Pembangunan Infrastruktur Didorong

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 08:24 WIB

Kompetensi Tenaga Ahli Muda di Bidang Konstruksi Terus Didorong

Kompetensi Tenaga Ahli Muda di Bidang Konstruksi Terus Didorong

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 07:20 WIB

Kementerian PUPR Perkuat Sarana Air Bersih di Lokasi Gempa Aceh

Kementerian PUPR Perkuat Sarana Air Bersih di Lokasi Gempa Aceh

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 07:11 WIB

Pemda yang Berprestasi Bangun Infrastrastruktur Dapat Apresiasi

Pemda yang Berprestasi Bangun Infrastrastruktur Dapat Apresiasi

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 06:58 WIB

Pemerintah Klaim Kondisi Infrastruktur di Aceh Terkendali

Pemerintah Klaim Kondisi Infrastruktur di Aceh Terkendali

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 05:00 WIB

Ini Cara Kementerian PUPR Berantas Korupsi Infrastruktur

Ini Cara Kementerian PUPR Berantas Korupsi Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 05:00 WIB

RUU Jasa Konstruksi Siap Dibawa ke Rapat Paripurna DPR

RUU Jasa Konstruksi Siap Dibawa ke Rapat Paripurna DPR

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 04:00 WIB

Menteri Basuki Cek Kondisi Infrastruktur di Aceh

Menteri Basuki Cek Kondisi Infrastruktur di Aceh

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 04:00 WIB

Terkini

BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi

BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:13 WIB

Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I

Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:02 WIB

Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China

Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:52 WIB

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:36 WIB

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:18 WIB

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:15 WIB

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB