Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BI Imbau Masyarakat Menyayangi dan Merawat Rupiah

Arsito Hidayatullah

Senin, 26 Desember 2016 | 07:20 WIB
BI Imbau Masyarakat Menyayangi dan Merawat Rupiah
Penukaran uang rupiah baru di Jakarta beberapa hari lalu. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Hendar mengajak masyarakat untuk merawat dan menggunakan uang rupiah dalam setiap transaksi ekonomi yang dilakukan di dalam negeri.

"Kami imbau masyarakat agar menyayangi rupiah dengan menggunakannya dalam setiap transaksi ekonomi yang dilakukan dan merawatnya agar masa pakai lebih lama," katanya usai melakukan pengenalan uang rupiah tahun emisi 2016 pada pedagang Pasar Atas Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu.

Menurutnya, merawat rupiah penting dilakukan dengan cara tidak dilipat, dicoret, atau dijepit hingga menyebabkan kerusakan pada lembar uang.

"Setiap uang yang sudah rusak, menjadi bagian uang yang harus dimusnahkan sementara memusnahkan uang memerlukan biaya tidak sedikit. Demikian halnya menerbitkan uang juga memerlukan biaya sehingga penting dijaga kelayakannya," ujarnya.

Ia mengatakan, BI berkomitmen menyediakan uang bagi masyarakat dalam jumlah yang cukup, nilai pecahan memadai dan di waktu yang tepat.

Untuk hal itu, melalui kantor perwakilan yang ada di Indonesia BI menerapkan "clean money policy" atau kondisi uang layak edar dan menjamin kelancaran peredaran uang terutama di daerah yang sulit dijangkau.

"Ada daerah tertentu di mana banyak uang yang beredar di sana dalam keadaan lusuh sehingga melalui kantor perwakilan kami melakukan layanan kas titipan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang layak edar," katanya.

Seiring dengan telah diterbitkan 11 pecahan uang rupiah tahun emisi 2016 pada 19 Desember lalu, ia mengingatkan kembali masyarakat agar dapat menjaga kelayakan uang yang telah beredar supaya masa pakai lebih panjang.

"Untuk sementara peredaran uang pecahan baru memang masih terbatas dan dilakukan bertahap. Kami kembali mengingatkan masyarakat agar menyayangi dan memperlakukan rupiah dengan baik serta menggunakan rupiah dalam setiap transaksi di dalam negeri sesuai ketentuan yang telah ditetapkan," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rencana Kebijakan Redenominasi, Ini Pandangan Positif Anggota DPR

Rencana Kebijakan Redenominasi, Ini Pandangan Positif Anggota DPR

Bisnis | Sabtu, 24 Desember 2016 | 03:42 WIB

BI: Rupiah Baru Lebih mirip Euro Ketimbang Yuan

BI: Rupiah Baru Lebih mirip Euro Ketimbang Yuan

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2016 | 18:34 WIB

Begini Wujud 11 Uang Rupiah Baru, Lebih Keren Nggak?

Begini Wujud 11 Uang Rupiah Baru, Lebih Keren Nggak?

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 15:52 WIB

Jokowi Akui Perlu Waktu Sederhanakan Digit Rupiah

Jokowi Akui Perlu Waktu Sederhanakan Digit Rupiah

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 13:14 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×