Jalan Layang Antapani Bandung Siap Digunakan Masyarakat

Adhitya Himawan

Rabu, 28 Desember 2016 | 12:58 WIB
Jalan Layang Antapani Bandung Siap Digunakan Masyarakat
Pembangunan jalan layang Antapani, Bandung, Jawa Barat, telah tuntas. [Dok Kementerian PUPR]

Setelah dimulai pembangunannya pada 9 Juni 2016, jalan layang (overpass) Antapani saat ini telah memasuki tahap akhir yaitu dilakukannya berbagai macam tes uji kelayakannya dan berdasarkan hasil tes, jalan layang tersebut siap digunakan masyarakat. Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Danis H. Sumadilaga di Jakarta.

"Memasuki tahap akhir, dari beberapa hasil tes, jalan layang telah memenuhi persyaratan teknis," tutur Danis dalam keterangan tertulis, Rabu (28/12/2016).

Hari ini, Rabu (28/12/2016), kata Danis akan dilakukan ujicoba "Open Traffic Jalan Layang Antapani" selama 2 jam (06.00-08.00), dengan tujuan untuk melihat pola pergerakan kendaraan dan perilaku pengemudi.

Danis menambahkan, dengan selesainya jalan layang tersebut, diharapkan akan dapat mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi di persimpangan tersebut. Pembangunan jalan layang Antapani terhitung cepat, hanya memerlukan waktu 6 bulan mulai dari perencanaan teknis hingga pelaksanaan konstruksi dengan menerapkan sistem pengadaan Rancang-Bangun ( Design-Built ).

"Diharapkan hasil uji coba Litbang ini menjadi model pembangunan jalan layang di daerah lain," tambah Danis.

Danis menjelaskan, bahwa jalan layang tersebut merupakan uji coba teknologi Corrugated Mortar-busa Pusjatan (CMP) yang merupakan teknologi hasil litbang Puslitbang Jalan dan Jembatan (Pusjatan) berupa kombinasi mortar-busa dengan Corrugated Steel Structure, dengan tujuan untuk menyediakan teknologi untuk membangun jalan layang dengan waktu yang lebih singkat dan biaya murah serta dalam rangka membantu mengurai kemacetan salah satunya pada simpang-simpang sebidang.

Rencananya, jalan layang dengan teknologi yang sama akan dibangun untuk mengurangi kemacetan akibat perlintasan sebidang kereta api di Kabupaten Brebes dan Tegal. Diketahui bahwa pada musim mudik lebaran 2016, terjadi penumpukan kendaraan setelah pintu keluar tol Brebes Timur akibat perlintasan sebidang kereta api di kawasan tersebut.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan, Balitbang Kementerian PUPR Herry Vaza mengatakan bahwa uji pembebanan statis dan dinamis jalan layang Antapani telah dilakukan pada tanggal 24 Desember 2016 dengan deformasi (serviceability limit state) dan  tegangan (ultimate limit state) telah memenuhi persyaratan teknis.

"Hasil uji dinamis menyatakan bahwa frekuensi natural jalan layang Antapani telah sesuai dengan permodelan yang direncanakan. Berdasarkan hasil dari uji pembebanan tersebut, menunjukkan bahwa jalan layang memenuhi persyaratan teknis dan siap untuk digunakan oleh masyarakat," tambah Herry.

baca juga

Panjang jalan layang Antapani adalah 340m dengan jumlah 3 bentang bukaan, yaitu 1 buah dengan bentang bukaan 22m dan 2 buah dengan bentang bukaan 11m untuk U-turn. Jalan layang Antapani memenuhi persyaratan spesifikasi jalan dengan tinggi ruang bebas vertikal 5.1 m dengan lebar lalu lintas 6.5 m untuk 2 lajur dan 2 arah.

Pembangunan jalan layang Antapani merupakan kerjasama antara Kementerian PUPR dan Pemerintah Kota Bandung. Total biaya yang dikeluarkan untuk membangun jalan layang tersebut adalah Rp 23.5 Miliar dan biaya penataan simpang serta arsitektur sebesar Rp11 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rusun Atlet Asian Games Kemayoran Masuki Tahap Pengecoran Akhir

Rusun Atlet Asian Games Kemayoran Masuki Tahap Pengecoran Akhir

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 12:53 WIB

Jalan Tol Manado-Bitung akan Beroperasi 2018

Jalan Tol Manado-Bitung akan Beroperasi 2018

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 12:37 WIB

Kementerian PUPR Terus Rampungkan Jalan Perbatasan NTT

Kementerian PUPR Terus Rampungkan Jalan Perbatasan NTT

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 12:09 WIB

Layanan Air Bersih Terus Ditambah untuk Korban Banjir Bima

Layanan Air Bersih Terus Ditambah untuk Korban Banjir Bima

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 11:56 WIB

Pos Lintas Batas Negara Motaain Diresmikan Hari Ini

Pos Lintas Batas Negara Motaain Diresmikan Hari Ini

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 11:40 WIB

Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan Butuh Rp1,42 Triliun

Pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan Butuh Rp1,42 Triliun

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 11:19 WIB

Bangunan Kelas Sementara Ditargetkan Selesai Awal Januari 2017

Bangunan Kelas Sementara Ditargetkan Selesai Awal Januari 2017

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 10:58 WIB

Pemerintah Salurkan Bantuan Sarana Air Bersih di Bima

Pemerintah Salurkan Bantuan Sarana Air Bersih di Bima

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 10:37 WIB

Ini Cara Menteri Basuki Stop Pergeseran Jembatan Cisomang

Ini Cara Menteri Basuki Stop Pergeseran Jembatan Cisomang

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2016 | 10:32 WIB

Menteri Basuki Akui Banyak Aset Negara Hanya Menguras Keuangan

Menteri Basuki Akui Banyak Aset Negara Hanya Menguras Keuangan

Bisnis | Sabtu, 24 Desember 2016 | 13:38 WIB

Terkini

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

×