Inilah Kelemahan UMKM Menembus Pasar Ekspor Dunia

Adhitya Himawan

Kamis, 08 Desember 2016 | 00:14 WIB
Inilah Kelemahan UMKM Menembus Pasar Ekspor Dunia
Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gedung SMESCO, Jakarta, Kamis (21/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BP3) Kementerian Perdagangan, Tjahya Widayanti, mengatakan bahwa kontribusi pelaku usaha mikro, kecil dam menengah (UMKM) terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) didominasi oleh usaha Mikro dengan pangsa tahun 2013 sebesar 36,9 persen dari total PDB, sedangkan pangsa PDB dari pelaku usaha Kecil dan Menengah masig-masing sebesar 9,7 persen dan 13,7 persen.

"Selama kurun waktu 2008-2013 jumlah kontribusi PDB dari pelaku UMKM mengalami peningkatan rata-rata 17,3 persen per tahun," kata Tjahya dalam keterangan tertulis, Rabu (7/12/2016).

Sementara PDB dari unit Mikro, Kecil dan Menengah masing-masing meningkat 18,7 persen; 14,6 persen dan 15,9 persen per tahun. Hal ini menunjukkan bahwa selain kontribusi usaha Mikro lebih tinggi dibanding usaha Kecil dan Menengah, ternyata pertumbuhan PDB usaha Mikro juga lebih baik dari usaha Kecil dan Menengah. "Oleh karena itu perlu perhatian khusus dari pemerintah untuk terus memacu potensi usaha Mikro, terutama dalam upaya peningkatan perannya pada total ekspor non migas," ujar Tjahya.

Namun sayangnya, pangsa ekspor sektor UMKM hanya sekitar 15,7 persen dari total ekspor non migas pada tahun 2014. Pada tahun 2014, nilai ekspor UMKM mencapai Rp 186 triliun, meningkat 2,1 persen dari tahun sebelumnya. Kontribusi ekspor dari sektor UMKM memang belum begitu besar, namun peluang untuk terus tumbuh masih terbuka lebar. Meskipun tren pertumbuhan pangsa ekspor UMKM selama periode 2010-2014 rata-rata melemah, namun melihat nilai ekspor UMKM tahun 2014 yang kembali menunjukkan pertumbuhan positif, semua pihak yang terlibat seharusnya optimis peluang ekspor UMKM masih dapat terus dipacu peningkatannya. Pangsa ekspor usaha Mikro terhadap total ekspor non migas turun 4,43 persen dibanding tahun 2013, sedangkan usaha Kecil turun 4,14% dan Menengah naik 1,90 persen.

Kelemahan UMKM dalam menembus pasar ekspor antara lain disebabkan oleh faktor: Kesulitan pemasaran, Keterbatasan finansial, Keterbatasan SDM, Keterbatasan bahan baku dan input lainnya, Keterbatasan teknologi. Keterbatasan finasial atau pembiayaan merupakan salah satu masalah yang krusial bagi peningkatan produksi dan ekspor pelaku UMKM. Modal yang cukup dapat mempengaruhi produktivitas dan ekspor UMKM.

"Namun sayangnya akses modal UMKM masih dirasa kurang accessable, sehingga pemerintah berinisiatif meluncurkan suatu kebijakan terkait dengan kemudahan UMKM untuk memperoleh modal usaha," tutup Tjahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemendag Akui Pertumbuhan UMKM Makin Signifikan

Kemendag Akui Pertumbuhan UMKM Makin Signifikan

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 23:45 WIB

KPBI Anggap RCEP akan Dongkrak Pengangguran di Indonesia

KPBI Anggap RCEP akan Dongkrak Pengangguran di Indonesia

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 03:00 WIB

Australia akan Perkuat Pengembangan Sapi di Indonesia

Australia akan Perkuat Pengembangan Sapi di Indonesia

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 00:34 WIB

Mendag Klaim RCEP Bawa Dampak Positif Pada Ekonomi Global

Mendag Klaim RCEP Bawa Dampak Positif Pada Ekonomi Global

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2016 | 00:25 WIB

Jaga Pasokan Pangan, Kemendag Luncurkan Integrasi SRG dan PLK

Jaga Pasokan Pangan, Kemendag Luncurkan Integrasi SRG dan PLK

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2016 | 21:36 WIB

IKM Manfaatkan Teknologi Digital Dongkrak Ekonomi 2 Persen

IKM Manfaatkan Teknologi Digital Dongkrak Ekonomi 2 Persen

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 04:18 WIB

Produksi Karet Alam Indonesia di 2016 Diprediksi 3,1 Juta Ton

Produksi Karet Alam Indonesia di 2016 Diprediksi 3,1 Juta Ton

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 03:18 WIB

Harga Referensi CPO Naik USD 6,24, BK Kakao 5Persen

Harga Referensi CPO Naik USD 6,24, BK Kakao 5Persen

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 14:18 WIB

Investasi UMKM Jadi Tulang Punggung Perekonomian Indonesia

Investasi UMKM Jadi Tulang Punggung Perekonomian Indonesia

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 14:37 WIB

KADI Putuskan Impor CRS dari 6 Negara Ini Bukan Dumping

KADI Putuskan Impor CRS dari 6 Negara Ini Bukan Dumping

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 12:13 WIB

Terkini

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:28 WIB

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 17:25 WIB

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 17:20 WIB

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 16:40 WIB

×