Pemerintah Siapkan Perencanaan Anggaran yang Lebih Kredibel

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 13 Januari 2017 | 15:44 WIB
Pemerintah Siapkan Perencanaan Anggaran yang Lebih Kredibel
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution bersama Gubernur Jawa Timur Soekarwo meninjau Daerah Irigasi Delta di Sidoarjo, Jawa Timur. [Dok Kemenko Perekonomian]

Pemerintah membentuk tim kecil yang terdiri dari para pejabat Eselon I dari Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasiona//Bappenas untuk membuat peta persoalan agar sistem perencanaan dan penganggaran pemerintah bisa berjalan baik. 

“Kita bikin tim kecil yang tugasnya memetakan sekuens persoalan, agar semua jelas dan bagaimana mengatasinya,” kata Menko Koordinator Perekonomian dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Sistem Perencanaan dan Penganggaran, Jumat (13/1/2017) di Jakarta. Mengutip arahan Presiden Jokowi tahun lalu, Darmin menegaskan hendaknya kebijakan perencanaan dan penganggaran tidak lagi mengikuti money follows functions, melainkan berdasarkan prinsip money follows programs.

“Sinergi dan sinkronisasi merupakan kata kunci agar pembangunan nasional semakin efisien dan efektif,” tambah Darmin sembari menekankan pentingnya sistem perencanaan dan penganggaran disinkronkan agar anggaran yang dikeluarkan pemerintah memberi manfaat pada masyarakat.

Hadir dalam rapat antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro serta perwakilan kementerian atau lembaga terkait.
Menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, perlu ada pengendalian pada masing-masing kementerian atau lembaga agar tidak terjadi deviasi sasaran pembangunan dan duplikasi program atau kegiatan. Pemerintah juga perlu memastikan dengan benar program-program yang menjadi prioritas di masing-masing kementerian atau lembaga masuk dalam penganggaran APBN. Harus diantisipasi agar jangan sampai ketika terjadi pemotongan anggaran, justru program-program prioritas yang dipotong.

Sedangkan Kementerian Keuangan menyatakan perlunya membuat suatu gambaran proses APBN sehingga apabila terjadi perubahan anggaran di tiap-tiap kementerian atau lembaga yang tidak sesuai dengan program yang direncanakan, dapat segera diselesaikan. “Kita lakukan pemetaan untuk melihat siapa melakukan apa, termasuk proses-proses politiknya,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Saya merasa kita perlu membatasi K/L mengubah-ubah anggaran untuk program-program yang telah direncanakan. Karena selama ini kebebasan itu telah menciptakan loophole terhadap perencanaan dan penganggaran,” tambahnya.

Baik Kepala Menteri PPN/Kepala Bappenas maupun Menteri Keuangan sepakat untuk membuat sistem perencanaan dan penganggaran yang lebih kredibel di masa-masa mendatang.  Rapat akan dilanjutkan sesudah tim kecil menyelesaikan laporannya dalam waktu 3 minggu mendatang. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Darmin: Ada Pelintiran Meme Kenaikan Tarif PNBP STNK BPKB

Darmin: Ada Pelintiran Meme Kenaikan Tarif PNBP STNK BPKB

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 07:15 WIB

Rehabilitasi Irigasi untuk Capai Swassembada Pangan

Rehabilitasi Irigasi untuk Capai Swassembada Pangan

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 07:06 WIB

E-Commerce Indonesia Jangan Hanya Berhenti Sebagai Pasar Semata

E-Commerce Indonesia Jangan Hanya Berhenti Sebagai Pasar Semata

Bisnis | Jum'at, 06 Januari 2017 | 04:00 WIB

Ini Refleksi Capaian Kerja Kementerian PUPR Tahun 2016

Ini Refleksi Capaian Kerja Kementerian PUPR Tahun 2016

Bisnis | Jum'at, 06 Januari 2017 | 02:00 WIB

Pembangunan Nasional Tak Lagi Andalkan Komoditas dan SDA

Pembangunan Nasional Tak Lagi Andalkan Komoditas dan SDA

Bisnis | Selasa, 03 Januari 2017 | 05:13 WIB

Perhatian ke Indonesia Timur di Era Jokowi Terbesar Dalam Sejarah

Perhatian ke Indonesia Timur di Era Jokowi Terbesar Dalam Sejarah

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 05:00 WIB

Sri Mulyani dan Darmin Hadiri Rapat Perdana Tim Reformasi Pajak

Sri Mulyani dan Darmin Hadiri Rapat Perdana Tim Reformasi Pajak

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 10:07 WIB

Pemerintah Godok Regulasi Tenaga Kerja di Sektor Prioritas

Pemerintah Godok Regulasi Tenaga Kerja di Sektor Prioritas

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 06:31 WIB

Jokowi Minta Dana Desa Tepat Sasaran Kepada Masyarakat

Jokowi Minta Dana Desa Tepat Sasaran Kepada Masyarakat

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 12:53 WIB

Mencuat Isu Rush Money, Ini Komentar Darmin Nasution

Mencuat Isu Rush Money, Ini Komentar Darmin Nasution

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 16:51 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

×