Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh Melambat

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 16 Januari 2017 | 18:25 WIB
Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh Melambat

Bank Indonesia (BI) menyatakan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada November 2016 tumbuh 3,6 persen (yoy), lebih lambat dibandingkan dengan pertumbuhan Oktober 2016 sebesar 6,5 persen (yoy). Perlambatan pertumbuhan ini didorong oleh perlambatan ULN sektor publik dan penurunan ULN sektor swasta. Perlambatan pertumbuhan ULN terjadi baik pada ULN berjangka panjang maupun ULN berjangka pendek.

"Dengan perkembangan tersebut, posisi ULN Indonesia pada akhir November 2016 menjadi sebesar 316,0 miliar Dolar Amerika Serikat (AS)," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara, dalam keterangan resmi, Senin (16/1/2017).

Berdasarkan kelompok peminjam, posisi ULN didominasi ULN sektor swasta. Posisi ULN sektor publik dan swasta masing-masing tercatat sebesar 154,5 miliar Dolar AS (48,9 persen dari total ULN) dan 161,5 miliar Dolar AS (51,1 persen dari total ULN). ULN sektor publik tumbuh melambat menjadi 12,1 persen (yoy) dari 17,0 persen (yoy) pada bulan Oktober 2016. Selain itu, ULN sektor swasta turun 3,4 persen (yoy), lebih dalam dibandingkan dengan penurunan pada Oktober 2016 yang sebesar 2,0 persen (yoy).

Berdasarkan jangka waktu asal, posisi ULN Indonesia didominasi oleh ULN berjangka panjang (86,7 persen dari total ULN). ULN berjangka panjang pada November 2016 mencapai 274,1 miliar Dolar AS, terdiri dari ULN sektor publik sebesar 153,7 miliar Dolar AS (56,1 persen dari total ULN jangka panjang) dan ULN sektor swasta sebesar USD120,4 miliar (43,9 persen dari total ULN jangka panjang). Sementara itu, ULN berjangka pendek sebesar 42,0 miliar Dolar AS (13,3 persen dari total ULN), terdiri dari ULN sektor swasta sebesar 41,2 miliar (98,1 persen dari total ULN jangka pendek) dan ULN sektor publik sebesar 0,8 miliar Dolar AS (1,9 persen dari total ULN jangka pendek).

ULN berjangka panjang tumbuh 3,1 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan Oktober 2016 yang sebesar 6,2 persen (yoy), sementara ULN berjangka pendek tumbuh 7,1 persen(yoy), juga lebih rendah dibandingkan pertumbuhan Oktober 2016 sebesar 8,3 persen (yoy).

Menurut sektor ekonomi, ULN swasta pada akhir November 2016 terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas dan air bersih. Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 76,8 persen. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, ULN sektor keuangan, pertambangan, serta listrik, gas dan air bersih pada November 2016 mencatat pertumbuhan tahunan yang negatif, sementara ULN sektor industri pengolahan tumbuh melambat.

"Bank Indonesia memandang perkembangan ULN pada November 2016 masih cukup sehat, namun tetap mewaspadai risikonya terhadap perekonomian nasional. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan ULN, khususnya ULN sektor swasta. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan keyakinan bahwa ULN dapat berperan secara optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas makroekonomi," pungkas Tirta.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misbakhun Setuju Cukai Dikenakan Pada Kemasan Plastik

Misbakhun Setuju Cukai Dikenakan Pada Kemasan Plastik

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 17:26 WIB

Target Cukai Tercapai, Dirjen Bea dan Cukai Panen Pujian di DPR

Target Cukai Tercapai, Dirjen Bea dan Cukai Panen Pujian di DPR

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 16:10 WIB

Sri Mulyani: Donald Trump Bisa Jadi Sinyal Positif Untuk Ekonomi

Sri Mulyani: Donald Trump Bisa Jadi Sinyal Positif Untuk Ekonomi

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 15:49 WIB

Siap-siap Kalangan Profesional Dibidik Tax Amnesty Periode III

Siap-siap Kalangan Profesional Dibidik Tax Amnesty Periode III

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 14:13 WIB

Ini Alasan Pemerintah Ngebet Sukseskan Tax Amnesty

Ini Alasan Pemerintah Ngebet Sukseskan Tax Amnesty

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 13:42 WIB

Sri Mulyani Rayu Pemuka Agama Sukseskan Program Tax Amnesty

Sri Mulyani Rayu Pemuka Agama Sukseskan Program Tax Amnesty

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 13:07 WIB

BI: Uang Baru NKRI Punya Keamanan Canggih

BI: Uang Baru NKRI Punya Keamanan Canggih

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2017 | 10:01 WIB

BI: Masalah Pertumbuhan Ekonomi di Pengecer yang Sulit Diatur

BI: Masalah Pertumbuhan Ekonomi di Pengecer yang Sulit Diatur

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2017 | 06:40 WIB

Pemerintah Siapkan Perencanaan Anggaran yang Lebih Kredibel

Pemerintah Siapkan Perencanaan Anggaran yang Lebih Kredibel

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 15:44 WIB

OJK Minta Pemda Perhatikan Nasib Bank Daerah

OJK Minta Pemda Perhatikan Nasib Bank Daerah

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 14:44 WIB

Terkini

Jangan Asal Instal, Ini 6 Cara Cek File APK Aman Sebelum Dipasang di HP Android

Jangan Asal Instal, Ini 6 Cara Cek File APK Aman Sebelum Dipasang di HP Android

Tekno | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Anti Ngembang! Ini 5 Rekomendasi Protein Cream Penjinak Rambut

Anti Ngembang! Ini 5 Rekomendasi Protein Cream Penjinak Rambut

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Ciri-ciri Sepatu Adidas Spezial Original, Ini Cara Membedakan dengan yang KW

Ciri-ciri Sepatu Adidas Spezial Original, Ini Cara Membedakan dengan yang KW

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Clarentia Prameta: Berkarya Melampaui Batas, Menghidupi Musik dan Pendidikan

Clarentia Prameta: Berkarya Melampaui Batas, Menghidupi Musik dan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:47 WIB

PNM Hadirkan Akses Air Bersih, Jaga Harapan Masyarakat di Tengah Keterbatasan

PNM Hadirkan Akses Air Bersih, Jaga Harapan Masyarakat di Tengah Keterbatasan

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:46 WIB

Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?

Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:45 WIB

Piala Asia 2027 Ditunda, Jadi Digelar 23 Desember-21 Januari 2028

Piala Asia 2027 Ditunda, Jadi Digelar 23 Desember-21 Januari 2028

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 13:41 WIB

BPS Akui Sektor Pariwisata dan Industri Hotel RI Anjlok Imbas Karhutla

BPS Akui Sektor Pariwisata dan Industri Hotel RI Anjlok Imbas Karhutla

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:37 WIB

Ulasan Buku The Alpha Girls Guide: Menjadi Perempuan Cerdas dan Mandiri

Ulasan Buku The Alpha Girls Guide: Menjadi Perempuan Cerdas dan Mandiri

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:30 WIB

Seni dan Hiburan di Tengah Derita Gaza, Ini Alasan Massa Tolak Konser Andrea Bocelli

Seni dan Hiburan di Tengah Derita Gaza, Ini Alasan Massa Tolak Konser Andrea Bocelli

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:24 WIB

×