Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Peta Rawan Bencana Dijadikan Acuan Dalam Pembangunan

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 04 Februari 2017 | 08:40 WIB
Peta Rawan Bencana Dijadikan Acuan Dalam Pembangunan
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Hermanto Dardak. [Dok Kementerian PUPR]

Suara.com - Dalam upaya mitigasi bencana khususnya tanah longsor pada jalan nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek menilai urgensi keberadaan peta rawan bencana yang lebih detail.

Dengan adanya peta rawan bencana, pemerintah dapat melakukan tindakan preventif untuk meminimalisir dampak serta kerugian yang ditimbulkan.

"Harapannya akan ada rekomendasi, sekaligus menjadi acuan dalam pembangunan, pemeliharaan dan penanganan yang tepat pada ruas-ruas jalan rawan longsor," kata Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Hermanto Dardak dalam keterangan resmi, Kamis (2/2/2017).

 

Turut hadir dalam diskusi tersebut Ketua IAGI Sukmandaru Prihatmoko dan Bupati Trenggalek Emil Dardak, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah ll Provinsi Jawa Timur, Kementerian PUPR Sodeli dan Kepala Bidang Preservasi dan Peralatan II BBPJN VIII Kementerian PUPR Riel Jemmy Mantik. 

Sementara itu Kasatker PJN Wilayah II Sodeli mengatakan diskusi tersebut merupakan salah satu upaya mencari solusi preventif bencana longsor pada jalan nasional salah satunya ruas jalan menghubungkan Ponorogo-Trenggalek-Pacitan yang mengalami longsor. Menurutnya hasil kajian tersebut nantinya akan berguna untuk ditindaklanjuti sebagai masukan dalam pemeliharaan jalan nasional yang ditangani BBPJN VIII.

Terkait kerusakan jalan nasional di Kabupaten Trenggalek akibat longsor beberapa waktu lalu, BBPJN VIII telah selesai melakukan penanganan.

"Sebelumnya ruas jalan Trenggalek merupakan jalan provinsi, baru dua tahun ini statusnya menjadi jalan nasional. Ke depannya kita juga akan melakukan perkuatan tebing di sekitar ruas jalan tersebut sebagai upaya pencegahan longsor," ungkap Sodeli.

Sementara itu Ketua IAGI Sukmandaru Prihatmoko menambahkan, setiap kondisi tanah membutuhkan penanganan yang berbeda dari satu titik ke titik lainnya. Ia menyatakan tim ahli geologi nantinya akan melakukan penelitian mendalam terkait tanah longsor yang terjadi di KM 16 dan KM 17, Kecamatan Tugu, Trenggalek.

Menurutnya rekomendasi yang akan dikeluarkan pakar geologi tersebut akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah, guna melakukan langkah penanganan jangka menengah maupun jangka panjang, agar kejadian tanah longsor dapat diminimalisir.

Bupati Trenggalek Emil Dardak yang juga hadir dalam acara tersebut sangat mendukung dengan upaya PII, Kementerian PUPR dan IAGI tersebut. Menurutnya Trenggalek merupakan daerah pegunungan yang rentan terjadi longsor. "Seperti di Kecamatan Tugu, yang kemarin didatangi tim dari IAGI. Itu hampir tiap tahun longsor, bahkan musim hujan kali ini beberapa kali juga terjadi longsor," kata Emil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Konstruksi Jalan Tol Cisumdawu Ditargetkan Tuntas 2018

Konstruksi Jalan Tol Cisumdawu Ditargetkan Tuntas 2018

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 08:28 WIB

Jalan Tol Dalam Kota Bandung yang Dibangun Sepanjang 27 Kilometer

Jalan Tol Dalam Kota Bandung yang Dibangun Sepanjang 27 Kilometer

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 08:18 WIB

Hingga 2014, Luas Permukiman Kumuh 38.431 Hektare

Hingga 2014, Luas Permukiman Kumuh 38.431 Hektare

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 07:33 WIB

Diperlukan Mission Oriented dalam Pembangunan Infrastruktur

Diperlukan Mission Oriented dalam Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 07:25 WIB

Gapensi Dukung Arahan Jokowi untuk Libatkan Kontraktor Kecil

Gapensi Dukung Arahan Jokowi untuk Libatkan Kontraktor Kecil

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 06:55 WIB

Bangun Infrastruktur Perbatasan di Kaltara Telan Rp624 Miliar

Bangun Infrastruktur Perbatasan di Kaltara Telan Rp624 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 Februari 2017 | 08:21 WIB

Dirjen Bina Marga Akui Bangun Jalan Tol 1000 Kilometer Tak Mudah

Dirjen Bina Marga Akui Bangun Jalan Tol 1000 Kilometer Tak Mudah

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 08:00 WIB

Tahun 2017, Pemerintah Fokus Pemerataan Pembangunan Infrastruktur

Tahun 2017, Pemerintah Fokus Pemerataan Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 07:53 WIB

Kementerian PUPR Gencar Bangun Sarana Air Bersih di NTT

Kementerian PUPR Gencar Bangun Sarana Air Bersih di NTT

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 07:44 WIB

Kementerian PUPR: Banyak Swasta Kepincut Investasi Jalan Tol

Kementerian PUPR: Banyak Swasta Kepincut Investasi Jalan Tol

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 06:48 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB