Bangun Infrastruktur Perbatasan di Kaltara Telan Rp624 Miliar

Adhitya Himawan

Jum'at, 03 Februari 2017 | 08:21 WIB
Bangun Infrastruktur Perbatasan di Kaltara Telan Rp624 Miliar
Jalan perbatasan di Papua. [Dok Kementerian PUPR]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) mengucurkan dana sebesar Rp624 miliar untuk membangun infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah perbatasan RI-Malaysia yang berlokasi di Provinsi Kalimantan Utara.

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie melalui keterangan tertulisnya, Kamis (2/2/2017), menyatakan dana tersebut untuk membangun sejumlah ruas jalan dan jembatan menuju kawasan pedalaman di wilayah perbatasan yang masuk skala prioritas.

Keseriusan pemerintah pusat membangun wilayah perbatasan di Provinsi Kaltara mulai nampak berkat jalinan komunikasi yang intens selama ini.

Ia menegaskan, pembangunan sejumlah infrastruktur di wilayah perbatasan akan terus ditingkatkan terutama pembukaan jalan darat agar perekonomian masyarakat di kawasan itu dapat meningkat pula.

Melalui APBN 2017, Provinsi Kaltara kembali mendapatkan kucuran dana melalui Kemenpupera sebesar Rp624 miliar untuk pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Malinau dan Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Anggaran ini akan dipergunakan membangun jalan nonstatus sepanjang 15 kilometer dari Long Pujungan hingga Long Jelet ditambah tiga kilometer di Desa Long Payau di Kabupaten Malinau.

Untuk pembanguna jembatan gantung di Sungai Bahau-Lud Birai, jembatan Sungai Kayan. Long Apung, Long Betau dan hembatan Sungai Pengia-Long Betao Kabupaten Malinau juga.

Pembangunan jalan dan jembatan di wilayah perbatasan ini diharapkan dapat mengurangi keterisolasian yang menimbulkan permasalahan selama ini seperti ketergantungan kebutuhan pokok dari negara tetangga Malaysia.

baca juga

Ketergantungan tersebut dapat mengancam nasionalisme masyarakat di perbatasan karena terjadinya ketimpangan kualitas infrastruktur antara Indonesia dengan Malaysia di wilayah itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dirjen Bina Marga Akui Bangun Jalan Tol 1000 Kilometer Tak Mudah

Dirjen Bina Marga Akui Bangun Jalan Tol 1000 Kilometer Tak Mudah

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 08:00 WIB

Tahun 2017, Pemerintah Fokus Pemerataan Pembangunan Infrastruktur

Tahun 2017, Pemerintah Fokus Pemerataan Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 07:53 WIB

Kementerian PUPR Gencar Bangun Sarana Air Bersih di NTT

Kementerian PUPR Gencar Bangun Sarana Air Bersih di NTT

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 07:44 WIB

Kementerian PUPR: Banyak Swasta Kepincut Investasi Jalan Tol

Kementerian PUPR: Banyak Swasta Kepincut Investasi Jalan Tol

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 06:48 WIB

Anggaran Pembangunan Infrastruktur PUPR 2017 Rp101,49 Triliun

Anggaran Pembangunan Infrastruktur PUPR 2017 Rp101,49 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2017 | 06:44 WIB

Hingga 2019, Kementerian PUPR akan Bangun 65 Bendungan

Hingga 2019, Kementerian PUPR akan Bangun 65 Bendungan

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 14:47 WIB

Ini Alasan Pemerintah Ngotot Bangun Infrastruktur di Perbatasan

Ini Alasan Pemerintah Ngotot Bangun Infrastruktur di Perbatasan

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 14:08 WIB

Penduduk Mayoritas di Jawa, Pembangunan Infrastruktur Tak Merata

Penduduk Mayoritas di Jawa, Pembangunan Infrastruktur Tak Merata

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 11:51 WIB

Gedung Sekolah di Pidie Jaya Mulai Dipakai Mengajar

Gedung Sekolah di Pidie Jaya Mulai Dipakai Mengajar

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 06:47 WIB

Naskah Akademik RUU Sumber Daya Air Diserahkan ke Komisi V DPR

Naskah Akademik RUU Sumber Daya Air Diserahkan ke Komisi V DPR

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 06:40 WIB

Terkini

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:12 WIB

Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli

Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 15:10 WIB

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru

iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

×