Rini Soemarno dan Tanri Abeng Dianggap Sebab Kekacauan Pertamina

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 04 Februari 2017 | 14:50 WIB
Rini Soemarno dan Tanri Abeng Dianggap Sebab Kekacauan Pertamina
Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng bersama Plt Dirut PT Pertamina (Persero) Yenni Andayani di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (3/2). {Antara]

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ( RUPSLB ) Pertamina, Jumat (3/2/2017) di Jakarta, Pemerintah selaku pemegang saham yang diwakili Kementerian BUMN adalah mencopot Direktur Utama Pertamina Dwi Sucipto dgn Wakil Direktur Utama Ahmad Bambang. RUPSLB juga telah mengangkat Plt Dirut Pertamina Yeni Handayani untuk masa 30 hari.

Selain itu, RUPSLB Pertamina juga telah memutuskan untuk menghilangkan jabatan Wadirut dalam struktur organisasi Pertamina. "Sehingga dengan dihapusnya jabatan Wadirut dari struktur organisasi , maka dapat dikatakan secara sah dan nyata menurut saya bahwa Meneg BUMN dengan Dewan Komisaris Pertamina secara tegas telah " mengakui salah membuat kebijakan perubahan struktur organisasi," kata Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Energy (CERI) Yusri Usman, dalam keterangan resmi, Sabtu (4/2/2017).

Nomenklatur Wadirut Pertamina diusulkan oleh Dewan Komisaris Pertamina pada tgl 8 Agustus 2016 kepada Menteri BUMN dan telah disetujui pada tgl 20 oktober 2016.  Padahal atas kebijakan dewan komisaris Pertamina tersebut, Yusri mengaku telah mengkritik kebijakan pemerintah ini yang justru beresiko memunculkan matahari kembar. Pada akhirnya, kondisi ini mengganggu performa kerja Pertamina.

"Sehingga apa yang sudah diprediksi sejak tgl 10 Agustus 2016 ternyata dalam proses waktu menjadi kenyataan pada akhirnya , dan anehnya lagi usulan Dewan Komisaris Pertamina saat itu dibuat secara tidak lazim dan terkesan hanya dengan alasannya untuk meningkatkan kinerja perusahaan menghadapi tantangan kedepan dan rencana pembentukan holding migas , dan terlebih lucu usulan perubahan struktur tersebut tidak dibahas bersama dengan Dewan Direksi Pertamina ( BOD ) dan telah disetujui oleh Meneg BUMN pada tgl 20 Oktober 2016," tutur Yusri.

Menengenai alasan Menteri BUMN mecopot Dirut dan Wadirut Pertamina yang tidak akur dalam menjalankan roda perusahaan telah disimpulkan sebagai kegagalan mengelola Pertamina adalah keliru. Padahal persoalan kegagalan ini terjadi setelah perubahan struktur organisasi perusahaan dan perubahan anggaran dasar perseroan yang telah memberikan kewenangan berlebihan kepada Wadirut. "Itu adalah merupakan tanggungjawab renteng oleh Dewan komisaris Pertamina dengan Menteri BUMN Rini Soemarno," jelas Yusri. 

Yusri menyarankan Presiden Joko widodo untuk menugaskan Penegak Hukum ( KPK ,Kejaksaan Agung dan Polri ), BPK dan Menteri Keuangan untuk melakukan audit forensik atas kebijakan ngawur tersebut. Menurutnya, kekeliruan itu telah nyata merugikan negara ( 5 kilang Pertamina total berhenti beroperasi tanpa direncankan terhitung tgl 2 Desember 2016 sd 15 Januari 2017 yang telah mengakibatkan Pertamina terpaksa mengimport solar dipasar spot dengar harga lebih mahal daripada pengadaan terencana di ISC.

Selain itu, Pertamina telah kehilangan margin kilang akibat stop beroperasi serta adanya potensi membayar klaim penundaan / " demurage loading" kapal pemasok minyak mentah di tangki kilang. Yusri juga berharap Presiden Jokowi meninjau juga posisi Rini Soemarno selaku Menteri BUMN dan jajaran komisaris Pertamina yang telah gagal dan salah membuat kebijakan dalam menata dan mengendalikan BOD Pertamina selama ini. "Khususnya terhadap saudari Rini Soemarno dan Tanri Abeng dan kawan-kawan," tutup Yusri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Holding BUMN Migas Tidak Segampang Penggabungan Bank BUMN

Holding BUMN Migas Tidak Segampang Penggabungan Bank BUMN

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 14:15 WIB

Presiden Diminta Evaluasi Menteri BUMN dan Komisaris Pertamina

Presiden Diminta Evaluasi Menteri BUMN dan Komisaris Pertamina

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 14:09 WIB

KSPMI: Monyet pun Memimpin Pertamina Pasti Untung

KSPMI: Monyet pun Memimpin Pertamina Pasti Untung

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 13:58 WIB

Dewan Komisaris Tunjuk Yenni Andayani Jadi Plt Dirut Pertamina

Dewan Komisaris Tunjuk Yenni Andayani Jadi Plt Dirut Pertamina

Bisnis | Jum'at, 03 Februari 2017 | 14:59 WIB

Yenni Andayani Jadi Plt Dirut Pertamina

Yenni Andayani Jadi Plt Dirut Pertamina

Foto | Jum'at, 03 Februari 2017 | 14:49 WIB

Nasdem Akui Kinerja Dwi  Soetjipto dan Ahmad Bambang Moncer

Nasdem Akui Kinerja Dwi Soetjipto dan Ahmad Bambang Moncer

Bisnis | Jum'at, 03 Februari 2017 | 14:48 WIB

Diduga Ada Matahari Kembar, Dirut dan Wadirut Pertamina Dicopot

Diduga Ada Matahari Kembar, Dirut dan Wadirut Pertamina Dicopot

Bisnis | Jum'at, 03 Februari 2017 | 14:01 WIB

Pemerintah Copot Direktur Utama dan Wakil Dirut Pertamina

Pemerintah Copot Direktur Utama dan Wakil Dirut Pertamina

Bisnis | Jum'at, 03 Februari 2017 | 13:17 WIB

PGN Pasok Gas Bumi ke Pabrik Komponen Otomotif di Cilegon

PGN Pasok Gas Bumi ke Pabrik Komponen Otomotif di Cilegon

Bisnis | Jum'at, 03 Februari 2017 | 10:50 WIB

Dirut Pertamina Ditunjuk Jadi Advisory Board CSIS

Dirut Pertamina Ditunjuk Jadi Advisory Board CSIS

Bisnis | Jum'at, 03 Februari 2017 | 10:43 WIB

Terkini

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:09 WIB

6 Ide Usaha Modal Rp1 Juta untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan

6 Ide Usaha Modal Rp1 Juta untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:57 WIB

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:41 WIB

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:29 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:33 WIB

Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik

Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:30 WIB

IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:20 WIB

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:14 WIB

Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!

Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:13 WIB