Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mulai Febuari 2017 Dana Bansos Tidak diberikan Tunai

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 06 Februari 2017 | 14:41 WIB
Mulai Febuari 2017 Dana Bansos Tidak diberikan Tunai
Menko PMK Puan Maharani memimpin rapat kordinasi bersama Gubernur BI Agus Martowardojo, Ketua OJK Muliaman D Haddad, Menteri Agama Lukman Hakim, Menteri Kominfo Rudi Antara dan Mendikbud Muhadjir Effendy di Gedung Kementrian PMK, Jakarta, Selasa (8/11). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Mulai akhir Febuari 2017 penyaluran dana bantuan sosial tidak lagi diberikan secara tunai oleh Pemerintah ke masyarakat. Pemberian bantuan sosial diberikan non tunai.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan sudah melakukan koordinasi kepada Kementerian dan Lembaga untuk mempersiapkan realisasi program ini.

“Kami juga sudah memberikan arahan kepada Kementerian dan Lembaga agar penyaluran bantuan pemerintah non tunai atau BPNT ini bisa berjalan dengan baik dan dapat dengan cepat digunakan oleh masyarakat,” kata Puan di Kantor Kemenko PMK, Jalan Merdeka Barat Nomer 3, Jakarta Pusat, Senin (6/2/2017).

Nantinya BPNT ini akan terintergrasi dalam sebuah kartu. Sehingga pemerintah dapat dengan mudah untuk mengecek, mengontrol dan mengurangi jika terjadi penyelewengan dalam penyaluran BPNT tersebut.

Selain itu nantinya pemerintah akan melibatkan sejumlah toko kelontong untuk menyukseskan program ini. Pada toko kelontong ini, masyarakat akan dapat menggunakan kartu khusus yang diberikan untuk membeli bahan kebutuhan pokok. Sehingga masyarakat tidak perlu repot-repot ke bank untuk menarik dana BPNT ini.

“E-warong akan melibatkan semua lapisan masyarakat. Kami akan lakukan verifikasi untuk pedagang yang menjual di kelontong,” katanya.

Ditempat yang sama, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, nantinya dalam kartu tersebut masyarakat akan terima dana BPNT sebesar Rp110 ribu per orang setiap bulannya. Dana tersebut bisa digunakan masyarakat untuk membeli bahan kebutuhan pokok. Program ini pun akan dimulai di 45 kota dan enam kabupaten di Indonesia.

"Kita di Jateng, Semarang, Magelang, Salatiga. Jatim seluruh kota Surabaya, Madiun, Blitar. Jawa Timur, Jawa Tengah tuntas kota. Lalu ada berbagai kota seperti Padang, Jambi Lampung, Balikpapan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ucapan Pertama Sylvi Usai Tujuh Jam Diperiksa Kasus Proyek Masjid

Ucapan Pertama Sylvi Usai Tujuh Jam Diperiksa Kasus Proyek Masjid

News | Senin, 30 Januari 2017 | 17:15 WIB

Jangan Cuma Berpikir Bansos Tersalurkan, Tapi Tingkatkan Layanan

Jangan Cuma Berpikir Bansos Tersalurkan, Tapi Tingkatkan Layanan

News | Senin, 30 Januari 2017 | 14:43 WIB

Setelah Periksa Sylviana, Bareskrim Bidik Tersangka Dana Hibah

Setelah Periksa Sylviana, Bareskrim Bidik Tersangka Dana Hibah

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 15:33 WIB

Ahok Sindir Sylviana Panik Gara-gara Dipanggil Penyidik

Ahok Sindir Sylviana Panik Gara-gara Dipanggil Penyidik

News | Senin, 23 Januari 2017 | 15:18 WIB

Usai Diperiksa Penyidik, Sylviana Murni Ungkap Dana Hibah Rp6,8 M

Usai Diperiksa Penyidik, Sylviana Murni Ungkap Dana Hibah Rp6,8 M

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 18:34 WIB

Usai Diperiksa Penyidik, Sylviana Murni Sebut Nama Jokowi

Usai Diperiksa Penyidik, Sylviana Murni Sebut Nama Jokowi

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 17:33 WIB

Sylvi Diperiksa Kasus Dugaan Korupsi, Roy Suryo Tetap Optimistis

Sylvi Diperiksa Kasus Dugaan Korupsi, Roy Suryo Tetap Optimistis

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 15:21 WIB

Sylviana Murni Terganggu dengan Kasus Dugaan Korupsi Dana Bansos

Sylviana Murni Terganggu dengan Kasus Dugaan Korupsi Dana Bansos

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 14:38 WIB

Polisi Jelaskan Tujuan Periksa Sylviana Murni Hari Ini

Polisi Jelaskan Tujuan Periksa Sylviana Murni Hari Ini

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 14:31 WIB

Dipanggil Kasus Korupsi Bansos, Sylviana: Pokoknya Saya Siap

Dipanggil Kasus Korupsi Bansos, Sylviana: Pokoknya Saya Siap

News | Jum'at, 20 Januari 2017 | 00:40 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB