Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Generasi Digital Topang Pertumbuhan Ekonomi Masa Depan

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 08 Februari 2017 | 18:55 WIB
Generasi Digital Topang Pertumbuhan Ekonomi Masa Depan
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri (suara.com/Siswanto)

Perkembangan sistem informasi dan teknologi (IT) dewasa ini telah menjadi bagian penting bagi aspek-aspek kehidupan manusia. Salah satunya adalah aspek ekonomi.

Untuk itu, upaya-upaya untuk mempersiapakan generasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu menjadikan era digital sebagai sebuah potensi ekonomi harus terus didorong.

“Potensi untuk digital economy kita kan sangat besar sekali. Potensi ekonominya, maupun potensi bagi tenaga kerjanya,” kata Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri setelah memberikan sambutan pada acara ‘Generasi Bisa –Platform Digital Pemberdayaan Kaum Muda’ di Gedung Tridharma Kementerian Ketenagakerjaan RI Jakarta, Rabu (8/2/2017).

 

Dalam acara tersebut, Menaker menilai berbagai platform memang dibutuhkan untuk memaksimalkan potensi generasi muda dalam bidang digital economy. Karena saat ini dunia digital bukan lagi hal yang rumit untuk dipelajari. Dunia digital umumnya sudah menjadi kebetuhan dan lifestyle bagi generasi muda. 

“Makanya kita harus terus genjot ini. Kita lihat potensi muda, kaya anak-anak yang talent terhadap gamming, musik, kemudian aimasi, ini sebenarnya ruang-ruang yang secara ekonomi akan menjadi ruang-ruang yang bisa kita andalkan juga,” terang Hanif.

Selain itu, platform hasil kerja sama PT Microsoft Indonesia dan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) tersebut dinilai mampu menciptakan pasar kerja tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Karena dalam platform tersebut, dinamika dunia digital dan SDM saling beriringan satu sama lain. Sehingga, supply SDM-nya sesuai dengan demand-nya.

“Kalau teknologi bukan soal di tenaga kerjanya, tapi fasilitasi calon-calon tenaga kerja kita ini agar masuk ke pasar kerja. Nah pasar kerja ini pada dasarnya mempertemukan antara sisi supplay dengan demand,” ujar Menaker.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Dorong Pendidikan Berorientasi ke Pasar Kerja

Pemerintah Dorong Pendidikan Berorientasi ke Pasar Kerja

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 17:59 WIB

Menaker: Program Kerja 2017 Harus Berorientasi Hasil

Menaker: Program Kerja 2017 Harus Berorientasi Hasil

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 17:38 WIB

Dokter Asing Praktik di Indonesia Dipastikan Ilegal, Mengapa?

Dokter Asing Praktik di Indonesia Dipastikan Ilegal, Mengapa?

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 15:29 WIB

Pemerintah Patok Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini 5,1 Persen

Pemerintah Patok Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini 5,1 Persen

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 12:10 WIB

Realisasi Pertumbuhan Ekonomi 2016 Sesuai Prediksi BI

Realisasi Pertumbuhan Ekonomi 2016 Sesuai Prediksi BI

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 16:08 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2016 Capai 5,02 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2016 Capai 5,02 Persen

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 15:54 WIB

Isu Masuknya Jutaan Pekerja Cina ke Indonesia Tidak Masuk Akal

Isu Masuknya Jutaan Pekerja Cina ke Indonesia Tidak Masuk Akal

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 14:25 WIB

Sri Mulyani Berdoa Dinamika Politik Tak Ganggu Kondisi Ekonomi

Sri Mulyani Berdoa Dinamika Politik Tak Ganggu Kondisi Ekonomi

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 13:07 WIB

Menaker: Pemerintah Upayakan 113 Juta Pekerja Terampil

Menaker: Pemerintah Upayakan 113 Juta Pekerja Terampil

Bisnis | Sabtu, 04 Februari 2017 | 03:18 WIB

Jokowi Akui Vokasi Penting untuk Ciptakan SDM Tangguh

Jokowi Akui Vokasi Penting untuk Ciptakan SDM Tangguh

Bisnis | Jum'at, 03 Februari 2017 | 07:54 WIB

Terkini

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:47 WIB

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:38 WIB

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:36 WIB

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:33 WIB

×