Ekonomi Global Tak Menentu, Begini Cara Sri Mulyani Kelola APBN

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 14 Februari 2017 | 18:19 WIB
Ekonomi Global Tak Menentu, Begini Cara Sri Mulyani Kelola APBN
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengikuti rapat kerja dengan Komite IV dan Tim Anggaran Komite I, II dan III DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (7/2).

Suara.com - Perlambatan ekonomi global diprediksi masih akan belangsung di tahun 2017 ini. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menganggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN 2017).

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku akan meningkatkan kewaspadaannya.

"Yang pasti kami akan meningkatkan kewaspadaan, agar dampaknya tidak terlalu dalam," kata Ani saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (14/2/2017).

Ia menjelaskan, untuk mengelola APBN, pemerintah tidak bisa lepas untuk terus mengamati perkembangan perekonomian global.

Pasalnya, hal tersebut berpengaruh pada target pertumbuhan ekonomi yang akan dimasukkan dalam APBN. Selain itu, perlambatan ekonomi global juga bisa berdampak pada utang negara.

"Pengaruhnya ke perubahan kurs, harga minyak, pertumbuhan ekonomi, inflasi, suku bunga. Dan ini akan terus menerus kita pantau, melihat dampaknya ke APBN, kemudian bagaimana angkanya akan berubah dari sisi penerimaan dan belanja negara," ujarnya.

Sementara risiko ketidakpastian global, kata dia, dikelola pemerintah dengan rencana penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang terukur.

"Lewat front loading dan masuk ke pasar USD, Euro, dan Yen," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IMF: Pelambatan Ekonomi Global Akan Picu Ketimpangan

IMF: Pelambatan Ekonomi Global Akan Picu Ketimpangan

Bisnis | Jum'at, 05 Februari 2016 | 09:12 WIB

Penjualan Properti Turun Siginifikan, Perlu Perhatian Pemerintah

Penjualan Properti Turun Siginifikan, Perlu Perhatian Pemerintah

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2015 | 13:32 WIB

IMF: Dampak Pelambatan Ekonomi Cina Lebih Dalam dari Perkiraan

IMF: Dampak Pelambatan Ekonomi Cina Lebih Dalam dari Perkiraan

Bisnis | Kamis, 03 September 2015 | 10:13 WIB

Firmanzah: Ekonomi Melambat, Waspada Gelombang PHK

Firmanzah: Ekonomi Melambat, Waspada Gelombang PHK

wawancara | Senin, 03 Agustus 2015 | 07:00 WIB

Terkini

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB

Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga

Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:56 WIB

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB