Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jokowi: NTB Harus Tetap Menjadi Lumbung Beras Nasional

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Selasa, 21 Februari 2017 | 16:55 WIB
Jokowi: NTB Harus Tetap Menjadi Lumbung Beras Nasional
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas tentang evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas Provinsi Sumatra Utara di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (16/2). [Antara]

Suara.com - Usai memimpin rapat terbatas mengenai evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas pemerintah di Provinsi Maluku, Presiden Joko Widodo kembali memimpin rapat evaluasi proyek di Provinsi Nusa Tenggara Barat, di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/2/2017).

NTB tercatat tumbuh pesat dalam tiga tahun terakhir. Meski demikian, bukan berarti tidak ada yang bisa ditingkatkan dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di sana.

Pertumbuhan ekonomi di NTB pada tahun 2015 sebesar 9,2 persen, kemudian tahun 2016 menjadi 5,8 persen yang juga masih di atas pertumbuhan nasional tahun 2016 yang mencapai 5,02 persen.

“Data yang saya miliki pendapatan perkapita masyarakat NTB saat ini Rp23,74 juta pertahun atau setengah dari rata-rata nasional,” kata Jokowi.

Dia mengatakan momentum pertumbuhan yang tinggi di NTB harus terus dijaga dan ditingkatkan lagi.

“Dan harus juga terus diperhatikan aspek pemerataan ekonomi, khususnya dalam meningkatkan pendapatan warga maupun dalam menurunkan angka kemiskinan di NTB," ujar dia.

Saat ini, perekonomian provinsi tersebut disokong sektor pertanian dengan sumbangsih sebesar 24,14 persen, pertambangan dengan 15,36 persen, dan perdagangan sebesar 13,10 persen. Sektor pertanian NTB yang memberikan sumbangan terbesar bagi perekonomiannya inilah yang hendak terus ditingkatkan oleh pemerintah.

"Besarnya sumbangan sektor pertanian dalam menggerakkan perekonomian daerah harus terus ditingkatkan, sehingga NTB tetap bisa menjadi salah satu daerah penghasil utama beras di Indonesia. Dan juga minta pembangunan infrastruktur pertanian seperti bendungan, waduk dan saluran irigasi terus dilanjutkan dan dipersiapkan termasuk penyiapan sarana prasarana pertanian," tutur dia.

Meski demikian, sektor pertambangan juga harus terus diupayakan. Sebab, pertambangan yang dilakukan di wilayah tersebut pada akhirnya dapat berkontribusi pada penciptaan nilai tambah di daerah.

“Bukan hanya pada penyerapan tenaga kerja tapi juga adalah menggerakkan multiplier effect baik untuk pengguna industri turunannya maupun menggerakkan ekonomi di sekitar yang terus bertambah. Dan jangan lupa perhatikan aspek kelestarian lingkungan,” kata Jokowi.

NTB diyakini menyimpan pesona wisata bagi masyarakat internasional. Utamanya Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang kini semakin menggeliat. Maka itu, Kepala Negara memberi perhatian khusus kepada pembangunan infrastruktur penunjang di sekitar wilayah tersebut.

"Saya yakin kesiapan infrastruktur termasuk pengembangan Bandara Internasional Lombok, pembangunan infrastruktur air bersih dan listrik akan berdampak pada kecepatan pengembangan KEK Mandalika," kata dia.

Mengakhiri arahannya, Jokowi mengingatkan agar pengembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut turut memberdayakan warga setempat. Utamanya bagi UMKM yang berada di sana agar dapat turut berkembang.

"Saya juga minta agar dalam pengembangan sektor pariwisata di kawasan Mandalika ini betul-betul memperhatikan dampaknya bagi ekonomi rakyat, terutama sektor UMKM," tandas Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi

Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi

News | Rabu, 29 April 2026 | 18:38 WIB

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:10 WIB

JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!

JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!

News | Minggu, 19 April 2026 | 13:41 WIB

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:17 WIB

Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3

Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:54 WIB

Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi

Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:21 WIB

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:44 WIB

Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?

Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:27 WIB

Jokowi Telepon MBS, Tanya Kapan Perang Iran Selesai: Dijawab Gak Jelas

Jokowi Telepon MBS, Tanya Kapan Perang Iran Selesai: Dijawab Gak Jelas

Video | Senin, 06 April 2026 | 20:00 WIB

Beda Kelas dengan Eggi Sudjana, Zulkifli Sebut Manuver Rismon Murni Skenario Tingkat Tinggi

Beda Kelas dengan Eggi Sudjana, Zulkifli Sebut Manuver Rismon Murni Skenario Tingkat Tinggi

News | Senin, 16 Maret 2026 | 13:18 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB