Dolar AS Menguat Didukung Pernyataan Pejabat FED

Yazir Farouk

Selasa, 28 Februari 2017 | 06:48 WIB
Dolar AS Menguat Didukung Pernyataan Pejabat FED
Uang dolar Amerika Serikat [pixabay]

Suara.com - Kurs dolar AS berakhir lebih tinggi terhadap sebagian besar mata uang utama pada Senin atau Selasa (28/2/2017) pagi WIB, didukung pernyataan-pernyataan "hawkish" pejabat Federal Reserve serta data ekonomi positif.

Presiden Fed Dallas Robert Kaplan mengatakan bahwa kenaikan suku bunga akan datang "lebih cepat daripada yang diperkirakan," mengikuti peningkatan inflasi.

Di sisi ekonomi, pesanan baru AS untuk barang-barang manufaktur tahan lama pada Januari meningkat 4,0 miliar dolar AS atau 1,8 persen menjadi 230,4 miliar dolar AS, sejalan dengan konsensus pasar, demikian pernyataan Departemen Perdagangan.

Analis mengatakan bahwa kata-kata para pembuat kebijakan Fed dan data manufaktur yang positif memicu spekulasi pasar untuk kenaikan suku bunga secepatnya pada Maret, yang mendukung greenback pada Senin.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,03 persen menjadi 101,120 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0582 dolar AS dari 1,0563 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2434 dolar AS dari 1,2456 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7671 dolar AS dari 0,7676 dolar AS.

Dolar AS dibeli 112,83 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,13 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik ke 1,0098 franc Swiss dari 1,0072 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,3158 dolar Kanada dari 1,3093 dolar Kanada. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Euro Terancam Dihapus di Prancis, Dolar AS Menguat

Euro Terancam Dihapus di Prancis, Dolar AS Menguat

Bisnis | Selasa, 07 Februari 2017 | 06:47 WIB

Emas Melorot Tertekan Penguatan Luar Biasa Dolar AS

Emas Melorot Tertekan Penguatan Luar Biasa Dolar AS

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 09:06 WIB

Dolar AS Menguat Didorong Ekspetasi Kenaikan Suku Bunga

Dolar AS Menguat Didorong Ekspetasi Kenaikan Suku Bunga

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 07:02 WIB

Dolar AS Naik Setelah Turun Tajam

Dolar AS Naik Setelah Turun Tajam

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2016 | 07:42 WIB

FED Indikasikan Kenaikan Suku Bunga, Dolar AS Menguat

FED Indikasikan Kenaikan Suku Bunga, Dolar AS Menguat

Bisnis | Jum'at, 20 Mei 2016 | 05:51 WIB

Dolar AS Menguat Didukung Risalah Pertemuan FED

Dolar AS Menguat Didukung Risalah Pertemuan FED

Bisnis | Kamis, 19 Mei 2016 | 06:24 WIB

Terkini

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

×