Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Indonesia Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Prancis

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 28 Februari 2017 | 19:15 WIB
Indonesia Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Prancis
Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. [Antara/Wahyu Putro]

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, hari Selasa (28/2/2017), melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri dan Pembanguan Internasional Prancis Jean Marc Ayrault. Pertemuan ini bertujuan mendorong inisiatif kerja sama dan investasi sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sudah dan akan dilakukan dengan Perancis.

Dalam pertemuan ini, Menteri Jonan menyampaikan tentang kebijakan Pemerintah Indonesia dalam pemanfataan energi terbarukan. Menteri ESDM menjelaskan tentang pokok-pokok Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Baru Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik.

Usai melakukan pertemuan bilateral, Kedua Menteri menghadiri acara peluncuran French Renewable Energy Group (FREG) Indonesia. FREG Indonesia merupakan wadah bagi perusahaan-perusahaan Perancis yang sudah beroperasi di Indonesia maupun para pelaku usaha Prancis yang tertarik untuk masuk ke sektor EBT di Indonesia.

FREG merupakan wadah dan akan menjadi perpanjangan tangan bagi French Syndicate for Renewable Energies (SER) yang merupakan organisasi EBT terbesar di Prancis. SER bekerja sama dengan Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) sebagai mitra lokal untuk membantu perusahaan Prancis dalam mengidentifikasi dan mengembangkan proyek EBT di Indonesia dalam bentuk Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).

Saat menyampaikan sambutan, Menteri Jonan menjelaskan bahwa Pemerintah berkomitmen mencapai target bauran energi yang sudah ditetapkan. Menteri ESDM juga menegaskan bahwa peluang kerja sama EBT dengan para investor sangat terbuka. “Komitmen kami harus mencapai 23 persen bauran energi pada tahun 2025. Pemerintah secara terbuka mendorong peluang kerja sama, namun tidak mengakomodasi semua tarif EBT yang mahal karena akan menimbulkan kesejangan harga,” tegas Menteri Jonan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Ayrault menyampaikan bahwa usai berbincang dengan Menteri Jonan, dirinya dapat mengukur lebih baik potensi dan tantangan pengembangan EBT di Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang EBT juga diharapkan dapat membuat solusi inovatif atas realitas yang ada di Indonesia. “Saya menyambut dengan baik ambisi Bapak untuk mencapai target 23% energi baru dan terbarukan dalam bauran energi listrik Indonesia pada tahun 2025. Pelaksanaan komitmen tersebut bergantung pada mobilisasi semua pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun swasta. Untuk itu diperlukan kerangka peraturan dan keuangan yang sesuai. Dan perusahaan-perusahaan harus mengembangkan solusi inovatif yang disesuaikan dengan realitas yang amat beragam bagi setiap negara,” jelas Menteri Ayrault.

Hingga saat ini, di sektor EBT, Pemerintah telah melakukan kerja sama dengan Perancis dalam pengembangan panas bumi dan energi laut. Perancis telah berinvestasi dalam proyek panas bumi di Muara Laboh, Provinsi Sumatera Barat (220 MW), Raja Basa, Provinsi Lampung (220 MW), serta Lapangan Rantau Dedap di Provinsi Sumatera Selatan (240 MW).

Di subsektor energi laut, Perancis telah melakukan kerja sama dengan Direktorat Aneka Energi untuk pilot project feasibility study. Saat ini sedang dilakukan pengembangan energi laut di 9 titik (tidal/current) yang terletak di selat lombok, selat alas, selat sape bima, selat flores, selat lamakera, selat larantuka, selat sunda, selat kelang dan selat bote utara.

baca juga

Untuk memastikan tindak lanjut kerjasama investasi yang disepakati pada pertemuan ini dapat dilaksanakan dengan baik, Menteri ESDM akan memantau perkembangannya secara teratur melalui (FREG) Indonesia. "Saya akan memantau dengan meminta laporan tentang perkembangan FREG Indonesia”, pungkas Menteri Jonan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menlu Prancis Temui Jokowi

Menlu Prancis Temui Jokowi

Foto | Selasa, 28 Februari 2017 | 17:15 WIB

Kerjasama Bilateral Indonesia-Prancis

Kerjasama Bilateral Indonesia-Prancis

Foto | Selasa, 28 Februari 2017 | 13:13 WIB

Kementerian ESDM Sebut Freeport Lebih Suka Rumahkan Karyawan

Kementerian ESDM Sebut Freeport Lebih Suka Rumahkan Karyawan

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 16:41 WIB

Luhut Pasrahkan Masalah Freeport Pada Jonan

Luhut Pasrahkan Masalah Freeport Pada Jonan

Bisnis | Jum'at, 24 Februari 2017 | 14:15 WIB

Tolak Pakai Jilbab, Capres Prancis Batal Bertemu Ulama Lebanon

Tolak Pakai Jilbab, Capres Prancis Batal Bertemu Ulama Lebanon

News | Rabu, 22 Februari 2017 | 07:59 WIB

Inggris Pamerkan Bendera Tertua Prancis yang Dirampas 3 Abad Lalu

Inggris Pamerkan Bendera Tertua Prancis yang Dirampas 3 Abad Lalu

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 15:43 WIB

Berubah Jadi IUPK, Freeport Ngotot Pakai Sistem Pajak yang Lama

Berubah Jadi IUPK, Freeport Ngotot Pakai Sistem Pajak yang Lama

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2017 | 22:32 WIB

Kontrak Karya Freeport Resmi Berubah Menjadi IUPK

Kontrak Karya Freeport Resmi Berubah Menjadi IUPK

Bisnis | Jum'at, 10 Februari 2017 | 22:25 WIB

Polisi Perkosa Pemuda, Ratusan Warga Paris Turun ke Jalan

Polisi Perkosa Pemuda, Ratusan Warga Paris Turun ke Jalan

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 16:53 WIB

Bak Penyihir, Capres Prancis Ini Muncul di Dua Tempat Bersamaan

Bak Penyihir, Capres Prancis Ini Muncul di Dua Tempat Bersamaan

News | Senin, 06 Februari 2017 | 18:37 WIB

Terkini

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:06 WIB

Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara

Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:40 WIB

Purbaya Akhirnya Bebaskan Pajak JHT ke 1,64 Juta Pensiunan Usai Diprotes

Purbaya Akhirnya Bebaskan Pajak JHT ke 1,64 Juta Pensiunan Usai Diprotes

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:17 WIB

Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.

Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:44 WIB

Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat

Lahan Meikarta Dibebaskan dari Pajak, Purbaya: Yang Melawan, Saya Pecat

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:04 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026

Siap-siap! Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce 1 Juli 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:40 WIB

CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal

CORE Sebut Penurunan Harga LNG Tekan Risiko PHK, Namun Bukan Solusi Tunggal

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:31 WIB

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:17 WIB

Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun

Purbaya Akui Belum Terima Usulan Kemenhub soal Anggaran Flyover Kereta Api Rp 4 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:15 WIB

Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya

Tren Remitansi Digital Kian Dilirik, Ini Deret Keunggulannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:54 WIB

×