Ketua Umum PPP Sebut Indonesia Sedang Dihinggapi Tiga 'Penyakit'

Rizki Nurmansyah

Jum'at, 10 Februari 2017 | 06:06 WIB
Ketua Umum PPP Sebut Indonesia Sedang Dihinggapi Tiga 'Penyakit'
Ketua Umum PPP Romahurmuziy menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di di Hotel Bidakara, Jakarta Pusat, Senin (13/7). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy menyatakan, saat ini ada tiga 'penyakit' yang menghinggapi bangsa Indonesia. 'Penyakit' itu, yakni saling curiga, saling menghina dan saling memarahi.

Pernyataan itu disampaikannya dalam silaturahmi bersama keluarga besar Kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah di Palu, Kamis (9/2/2017).

"Jadi mendadak kita tidak menjadi diri kita sendiri karena dahsyatnya teknologi informasi," kata lelaki yang akrab disapa Romy ini, seperti dikutip dari Antara.

Romy memberikan wejangan tentang perkembangan Indonesia beberapa waktu terakhir. Salah satunya yakni dalam kehidupan agama yang relatif tidak terlalu sehat yang terpengaruh dengan kemajuan teknologi.

Kata Romi, teknologi informasi sekarang ini sudah merambah ke seluruh aspek kehidupan. Berdasarkan data, mereka yang memiliki akun media sosial seperti facebook di Indonesia mencapai angka 88 juta, pengguna twiter 50 juta, dan hampir semua anak muda menggunakan media sosial.

"Mereka ini mengalami demokrasi era baru, yang dinamakan demokrasi anonim, karena orang bebas menggunakan nama siapapun, sehingga keinginan mengungkapkan apa adanya itu tinggi," ungkapnya.

Hal itulah, kata Romi, yang menimbulkan hoax atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, sehingga etika yang digunakan dalam dunia nyata tidak digunakan di dunia maya.

Kata dia, penyakit itulah yang harus sama-sama dilawan. Karena penyakit tersebut sama sekali tidak dibenarkan oleh ajaran Islam.

Olehnya, dia meminta semua lapisan masyarakat untuk menjauhi berita-berita yang tidak benar, yang mengancam perpecahan bangsa dan negara.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Waketum PPP

Polisi Kabulkan Penangguhan Penahanan Waketum PPP

News | Jum'at, 27 Januari 2017 | 19:53 WIB

Kasus Tanda Tangan, Wakil Ketua Umum PPP Fernita Ditangkap Polisi

Kasus Tanda Tangan, Wakil Ketua Umum PPP Fernita Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 13 Januari 2017 | 19:04 WIB

Ultah PDI Perjuangan, Kumpulkan Dua Ketua Umum PPP yang Berseteru

Ultah PDI Perjuangan, Kumpulkan Dua Ketua Umum PPP yang Berseteru

News | Selasa, 10 Januari 2017 | 12:11 WIB

Djan Faridz Bertemu Menkumham

Djan Faridz Bertemu Menkumham

Foto | Rabu, 23 November 2016 | 13:13 WIB

Romahurmuziy Ingin Banding, Djan Sebut Salah Alamat, Kok Bisa?

Romahurmuziy Ingin Banding, Djan Sebut Salah Alamat, Kok Bisa?

News | Rabu, 23 November 2016 | 12:36 WIB

Djan Faridz Harap Menkumham Tak Ajukan Banding

Djan Faridz Harap Menkumham Tak Ajukan Banding

News | Rabu, 23 November 2016 | 11:19 WIB

Djan Faridz Temui Menkumham Terkait Putusan Sengketa PPP

Djan Faridz Temui Menkumham Terkait Putusan Sengketa PPP

News | Rabu, 23 November 2016 | 11:00 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×