Kontrak 4.141 Paket Pekerjaan di Kementerian PUPR Telah Diteken

Adhitya Himawan

Minggu, 05 Maret 2017 | 15:06 WIB
Kontrak 4.141 Paket Pekerjaan di Kementerian PUPR Telah Diteken
Proyek infrastruktur yang tengah digarap oleh Kementerian PUPR. [Dok Kementerian PUPR]

Sebanyak 4.141 paket pekerjan kontraktual di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2017, telah ditandatangi kontraknya termasuk paket tahun jamak yang terekam dalam sistem emonitoring Kementerian PUPR per tanggal 3 Maret 2017 pukul 16.00 WIB.

Nilai pekerjaan yang sudah terkontrak mencapai Rp50,62 triliun atau 65 persen dari anggaran pekerjaan kontraktual sebesar Rp77,66 triliun yang terbagi dalam 11.071 paket pekerjaan.

Dengan semakin cepatnya penandatanganan kontrak dilakukan, maka pekerjaan dimulai dan dari sisi ekonomi, akan menggerakkan sektor rill di daerah dari Sabang sampai Merauke.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan prioritas anggaran Kementerian PUPR berupa belanja modal yang bersifat menambah asset negara dan menjadi penyokong pertumbuhan ekonomi. "Dari alokasi tahun 2017 sebesar Rp101,496 triliun, porsi belanja belanja modal Rp76,27 triliun (75,1 persen), disusul belanja barang Rp22,48 triliun (22,2 persen), dimana Rp5,6 triliun merupakan belanja barang berkarakter belanja modal, dan belanja pegawai dan rutin Rp2,75 triliun (2,7 persen)," kata Basuki dalam keterangan resmi, Sabtu (4/3/2017).

Paket yang telah terkontrak tersebut sebagian besar merupakan paket pekerjaan yang ada pada empat Direktorat Jenderal (Ditjen) yang mendapatkan alokasi anggaran terbesar di Kementerian PUPR. Ditjen Sumber Daya Air dari jumlah 3.984 paket, telah terkontrak 1.716 paket pekerjaan senilai Rp19,06 trilun yang utamanya untuk pembangunan infrastruktur pendukung ketahanan air dan kedaulatan pangan nasional seperti pembangunan bendungan, rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan embung, dan pengendali banjir.

Pada Ditjen Bina Marga dari jumlah 3.657 paket, telah terkontrak 1.288 paket pekerjaan senilai Rp22,14 triliun, yang utamanya digunakan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah seperti pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan termasuk jalan perbatasan.

Sementara di Ditjen Cipta Karya dari jumlah 2.313 paket, telah terkontrak sebanyak 792 paket senilai Rp5,69 triliun untuk peningkatan kualitas kawasan permukiman di Indonesia melalui penyediaan sanitasi, air bersih, dan pengelolaan air limbah.

Untuk bidang perumahan melalui anggaran di Ditjen Penyediaan Perumahan, dari jumlah 724 paket, telah terkontrak sebanyak 301 paket senilai Rp3,64 triliun. Untuk progres penyerapan keuangan Kementerian PUPR sebesar 4,94 persen dan progres fisik konstruksi sebesar 4,56 persen.

baca juga

Menteri Basuki mengungkapkan salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan infrastruktur adalah kesenjangan antara wilayah dan kawasan yang masih tinggi. "Untuk itu kami terus mendorong terwujudnya pembangunan yang lebih merata pada kawasan perbatasan, kawasan pulau terluar, kawasan tertinggal, dan kawasan pedesaan melalui berbagai program untuk masyarakat miskin antara lain jalan akses dan lingkungan, jembatan gantung, irigasi kecil, Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), rumah swadaya, dan rumah susun," ujar Basuki.

Menurutnya tantangan pembangunan ke depan semakin besar, untuk itu pembangunan infrastruktur akan terus dipercepat untuk dapat mencapai sasaran RPJMN 2015-2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembangunan MRT Jadi Inspirasi Bagi Kementerian PUPR

Pembangunan MRT Jadi Inspirasi Bagi Kementerian PUPR

Bisnis | Minggu, 05 Maret 2017 | 14:58 WIB

Infrastruktur PUPR Jadi Tumpuan Pertumbuhan Ekonomi

Infrastruktur PUPR Jadi Tumpuan Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Minggu, 05 Maret 2017 | 14:52 WIB

Kementerian PUPR Ditagih Utang Ahli Waris Lahan Tol Makassar

Kementerian PUPR Ditagih Utang Ahli Waris Lahan Tol Makassar

Bisnis | Minggu, 05 Maret 2017 | 06:36 WIB

Indonesia - Prancis Bekerjasama Bangun Kota Hijau

Indonesia - Prancis Bekerjasama Bangun Kota Hijau

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 21:15 WIB

Ini Perkembangan Terakhir Proyek Infrastruktur Asian Games 2018

Ini Perkembangan Terakhir Proyek Infrastruktur Asian Games 2018

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 18:01 WIB

Pemerintah Bangun Rumah Khusus di Teluk Wondama, Papua Barat

Pemerintah Bangun Rumah Khusus di Teluk Wondama, Papua Barat

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 19:14 WIB

NTT Akan Miliki Empat Bendungan Baru

NTT Akan Miliki Empat Bendungan Baru

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 18:54 WIB

Pemerintah Selesaikan 99,08 Persen Penutupan Lubang di Jatim

Pemerintah Selesaikan 99,08 Persen Penutupan Lubang di Jatim

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 20:14 WIB

Perbaikan Drainase Jalan Menjadi Fokus Perhatian Kementerian PUPR

Perbaikan Drainase Jalan Menjadi Fokus Perhatian Kementerian PUPR

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 20:07 WIB

Jokowi Minta Pengembangan Kawasan Industri Jawa Tengah Dipercepat

Jokowi Minta Pengembangan Kawasan Industri Jawa Tengah Dipercepat

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 18:32 WIB

Terkini

Bara Tersembunyi di Tumpukan Bahan Baku, Kebakaran Gudang Mojokerto Masuk Hari Kedua

Bara Tersembunyi di Tumpukan Bahan Baku, Kebakaran Gudang Mojokerto Masuk Hari Kedua

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 11:19 WIB

Bikin Dada Bergetar, Dokter Ungkap Suara Sound Horeg Picu Denyut Jantung dan Tensi Naik

Bikin Dada Bergetar, Dokter Ungkap Suara Sound Horeg Picu Denyut Jantung dan Tensi Naik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:18 WIB

Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau

Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 11:17 WIB

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

8 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju yang Lupa Dijemur Setelah Dicuci

8 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju yang Lupa Dijemur Setelah Dicuci

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:05 WIB

Penuh Haru! 10 Kru Selamat KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Garut

Penuh Haru! 10 Kru Selamat KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Garut

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 11:02 WIB

Dewan HAM PBB: Amerika Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Iran

Dewan HAM PBB: Amerika Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Iran

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir

Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 11:00 WIB

×