Belanja Modal RNI Tahun 2017 Meroket 159 Persen

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 16 Maret 2017 | 09:04 WIB
Belanja Modal RNI Tahun 2017 Meroket 159 Persen
Dewan Direksi PT RNI melakukan paparan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (14/3/2017). [Dok RNI]

Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Didik Prasetyo, mengatakan dalam menghadapi isu-isu strategis tahun 2017, RNI akan mempertajam perannya sebagai Investment Holding.

“Kami akan tingkatkan daya saing anak perusahaan melalui sinergi antar anak perusahaan. Salah satunya adalah dengan mendorong sinergi melalui Integrated Supply Chain (ISC). Disamping optimalisasi bisnis inti dan aset, RNI juga tetap akan melakukan pengembangan bisnis berbasis kompetensi inti,” ungkap Didik dalam paparannya di acara Media Gathering PT RNI, pada Selasa (14/3/2017), di Gedung RNI, Jakarta.

Salah satu upaya yang akan ditempuh adalah dengan menganggarkan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp1,6 triliun pada 2017 atau meningkat 159 persen dibanding tahun 2016. Belanja modal tersebut dipergunakan untuk pengembangan lini bisnis agroindustri, baik di lapangan maupun luar lapangan, dan industri farmasi. Dari upaya peningkatan aset, Pada tahun 2016, nilai Aset RNI meningkat sebesar Rp10,5 triliun, atau mengalami pertumbuhan 54 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp6,8 triliun.

Dari sisi produksi, Didik mengatakan, RNI menargetkan hasil gula sepanjang 2017 sekitar 315 ribu ton gula dan target produksi gula tersebut berasal dari jumlah tebu yang akan digiling diperkirakan sebanyak 4.22 juta ton dengan luas areal sebesar 53.775 hektar. Menurutnya, seluruh produksi gula tersebut akan dialokasikan untuk mencukupi kebutuhan konsumsi langsung yang akan didistribusikan oleh Bulog dan jaringan distribusi anak perusahaan RNI, yaitu PT Rajawali Nusindo ke seluruh Indonesia.

Dalam bidang industri karung plastik, PT RNI akan melakukan pengembangan kapasitas produksi karung plastik di PT Rajawali Citramass di mana pada tahun 2017 ini akan memproduksi woven bag sebanyak 64 juta lembar, dan inner bag 44,8 juta lembar, sekaligus melakukan pengembangan portofolio produk karung plastik pada salah satu anak perusahaannnya yaitu PT Rajawali Tanjungsari Enjiniring.

"Guna mendukung upaya ini, sebelumnya RNI telah melakukan penandatangan MoU bersama Perum Bulog, pada 16 Februari 2017, terkait kerjasama pengembangan industri kemasan," ujar Didik.

Pada kesempatan tersebut, Didik juga menyampaikan tentang rencana peluncuran surat utang jangka menengah atau Medium Term Note (MTN) RNI dan PT Phapros Tbk pada semester pertama tahun 2017 sebesar Rp 865 miliar. Ia mengatakan, guna memenuhi salah satu persyaratan tersebut RNI telah mendapatkan sertifikat peringkat idA-1 atau Single A Minus dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), sedangkan anak perusahaan bidang Farmasi PT Phapros mendapatkan peringkat peringkat idA-1 atau single A minus dan anak perusahaan di bidang industri gula PT PG Rajawali I mendapatkan peringkat idA1 atau single A.

Dari sisi tata kelola perusahaan, disampaikan Didik, RNI telah mengimplementasikan sistem tata Kelola perusahaan atau good corporate governance (GCG) sejak tahun 2002, pada tahun 2016 capaian GCG RNI sebesar 84,93 persen. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan GCG di RNI pada telah mencapai kualifikasi BAIK. Adapun dalam Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU), RNI mendapat skor sebesar 477,5 meningkat 17 persen dibandingkan skor tahun lalu sebesar 407. Dalam hal ini, apabila tahun 2015 level Rni berada di early improvement, maka tahun 2016 meningkat menjadi good improvement. Ia menambahkan, RNI juga berkomitmen mengimplementasi ISO 9001 : 2015 tentang manajemen mutu. Proses sertifikasi dilakukan oleh PT TUV Nord Indonesia pada tanggal 6-7 Maret 2017 dan memperoleh rekomendasi kelulusan dengan predikat “tanpa temuan”.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wow, Laba Konsolidasi RNI Melonjak 258 Persen di 2016

Wow, Laba Konsolidasi RNI Melonjak 258 Persen di 2016

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 08:58 WIB

Di Bawah Dirut Baru, Inilah Rencana Bisnis BRI

Di Bawah Dirut Baru, Inilah Rencana Bisnis BRI

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 08:26 WIB

BRI Bagikan Dividen Rp10,47 Triliun di Tahun Buku 2016

BRI Bagikan Dividen Rp10,47 Triliun di Tahun Buku 2016

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 08:09 WIB

Kerahkan BUMN, Rini Luncurkan Rice Center dan Digitalisasi Pangan

Kerahkan BUMN, Rini Luncurkan Rice Center dan Digitalisasi Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Maret 2017 | 09:00 WIB

Dukung Ketahanan Energi, Produksi Migas PHE Lampaui Target 2016

Dukung Ketahanan Energi, Produksi Migas PHE Lampaui Target 2016

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 20:14 WIB

Pengamat Kritik Buruknya Kinerja 8 BUMN Perkebunan

Pengamat Kritik Buruknya Kinerja 8 BUMN Perkebunan

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2017 | 15:00 WIB

Inilah Perubahan Komposisi Direksi Holding BUMN Perkebunan PTPN

Inilah Perubahan Komposisi Direksi Holding BUMN Perkebunan PTPN

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 14:08 WIB

Holding PTPN Targetkan Laba Konsolidasi 2017 Capai Rp700 Miliar

Holding PTPN Targetkan Laba Konsolidasi 2017 Capai Rp700 Miliar

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 14:01 WIB

Rini Dikritik Sebabkan Kinerja Holding BUMN Perkebunan Merosot

Rini Dikritik Sebabkan Kinerja Holding BUMN Perkebunan Merosot

Bisnis | Senin, 27 Februari 2017 | 20:26 WIB

Selama 12 Tahun, PT PG Candi Baru Klaim Tak Pernah Rugi

Selama 12 Tahun, PT PG Candi Baru Klaim Tak Pernah Rugi

Bisnis | Rabu, 08 Februari 2017 | 16:05 WIB

Terkini

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:41 WIB

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:27 WIB

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:24 WIB

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:11 WIB