Array

Senegal akan Jalin Kerjasama Migas dengan Indonesia

Adhitya Himawan Suara.Com
Sabtu, 18 Maret 2017 | 14:47 WIB
Senegal akan Jalin Kerjasama Migas dengan Indonesia
Ilustrasi kilang minyak. (Shutterstock)

Menteri Energi dan Pengembangan Energi Terbarukan Senegal, Thierno Alassane Sall mengatakan negaranya memerlukan investasi besar di bidang energi untuk memenuhi kebutuhan energi nasionalnya yang saat ini mencapai 500 MW per hari, sehingga bisa kerja sama dengan Indonesia.

Hal itu disampaikan Menteri Thierno Alassane Sall, dalam pertemuannya dengan Dubes RI Dakar, Mansyur Pangeran di kantor Kementerian Energi dan Pengembangan Energi Terbarukan Senegal, demikian Sekretaris Dua Pensosbud KBRI Dakar, Dimas Prihadi di London, Inggris, Sabtu (18/3/2017).

Dikatakannya pertemuan dengan Menteri Alassane Sall tersebut dalam rangka kunjungan kerja guna menggarap kemungkinan kerja sama dan promosi potensi masing-masing negara di bidang pengadaan dan pengolahan sumber energi yang ada.

Senegal melihat Indonesia sebagai negara yang sudah "advanced" dalam penggunaan teknologi eksplorasi minyak bumi di "offshore" dan pengolahan gas LNG.

Senegal masih menghadapi kendala dalam hal distribusi energi karena instalasi jalur distribusi listrik yang ada saat ini sudah cukup tua.

Oleh karena itu, Senegal memerlukan adanya investasi dari mitra asing dan negara sahabat untuk memperbaharui instalasi jalur distribusi listrik di Senegal.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan energinya, Senegal merencanakan untuk mengembangkan energi surya dan angin yang realisasinya akan dimulai tahun 2018. Senegal belum lama ini berhasil menemukan cadangan minyak dan gas bumi di wilayah utara yang diperkirakan mencapai 500 juta barel.

Eksplorasi terhadap cadangan minyak dan gas bumi tersebut saat ini sedang dilakukan bekerja sama dengan perusahaan dari Skotlandia dan baru akan operasional pada tahun 2021. Produksi minyak Senegal saat ini mencapai 100 ribu barel per hari.

Baca Juga: Kementerian ESDM Percepat Pengalihan Inspektur Tambang dan Migas

Menteri Alassane Sall mengharapkan Indonesia dapat bekerja sama dengan Senegal di sektor migas seperti pembuatan anjungan minyak lepas pantai.

Diharapkan kerja sama tersebut nantinya akan dilakukan melalui perusahaan negara, Indonesia dalam hal ini diwakili Pertamina dan Senegal oleh Petrosen.

Menanggapi usulan kerja sama tersebut, Dubes Mansyur menyampaikan Indonesia memiliki potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang cukup besar, antara lain energi panas bumi, mini/mikrohidro, Biomass, energi surya, energi angin dan energi nuklir.

Terkait pembangunan anjungan minyak, Dubes Mansyur Pangeran mengusulkan untuk dijajaki kerja sama antara Petrosen dengan PT. PAL Indonesia, Pertamina dan perusahaan BUMN dan swasta nasional yang bergerak di bidang energi.

Menteri Alassane Sall akan membicarakan usulan kerja sama tersebut secara lebih detail dengan Dirjen Petrosen. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI